<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067</id><updated>2012-02-16T00:06:52.061-08:00</updated><category term='Madah Cinta'/><category term='Bisnis Online'/><category term='Kisah Teladan'/><category term='Pojok Inspirasi'/><category term='Pojok Photoshop'/><category term='Kisah Teladan 2'/><category term='Khalil Gibran'/><category term='Infrared Photography'/><title type='text'>Warung Pojok</title><subtitle type='html'>Tempat inspirasi, berkumpul, belajar, berbisnis dan berbagi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>64</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-51209056033042188</id><published>2011-01-09T07:02:00.000-08:00</published><updated>2011-01-09T07:02:22.453-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>TIPS BERMAIN VALAS</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mh3yTesh6dw/TLzokdmJhXI/AAAAAAAAAKg/ImED-w_BBPs/s1600/penukaran_valas.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mh3yTesh6dw/TLzokdmJhXI/AAAAAAAAAKg/ImED-w_BBPs/s320/penukaran_valas.jpg" width="306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;INFO DAN TIPS ANDA:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hati-hati ketika anda sudah mulai menanamkan uang anda ke investasi yang satu ini, karena dalam bermain valas kita akan memiliki 2 peluang, yaitu memperoleh kerugian yang tidak dapat di tawar-tawar lagi dan peluang yang kedua keuntungan yang berlipat dari modal yang kita investasikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, kadang ada orang yang nafsu ketika bermain valas, sampai-samapi mereka mengivestasikan semua uang mereka hingga tak bersisa, namun jangan coba-coba cara ini karena bisa bahaya, saya pernah mendengar cerita sesorang yang memulai dengan modal 1 Milyar namun dia masih pemula, sampai dananya menciut hingga 80juta rupaih , So, hati-hati ya .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;nah berikut ini adalah tips aman bermain valas:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. main dengan jumlah lots kecil, maksimal 0,1.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. pastikan modal anda juga lumayan besar bergantung dari jumlah lots yang anda mainkan, yang saya sarankan adalah 0,1 nah untuk 0,1 silahkan paling tidak anda memulai dengan modal 25juta rupiah, karena bermain valas dengan modal kecil hanya akan membuang-buang uang anda, karena pergerakan &lt;a href="http://infokeluargaanda.blogspot.com/2010/10/tips-bermain-valasforex.html"&gt;valas&lt;/a&gt; itu galak .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Pasang investasi ketika berita sedang bertaraf besar, maksudnya apabila ada berita besar yang memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan valas maka silahkan anda berinvestasi sesuai prediksi dari pergerakan nilai mata uang (silahkan lihat berita di forum-forum diskusi seperti kaskus).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Jangan gunakan robot!.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. jangan investasikan uang anda ketika pasar sedang stabil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Jangan terlalu lama menahan Loss.&lt;/div&gt;Dengan cara diatas anda dapat bermain valas dengan aman, dan bermain dengan perhitungan (karena menggunakan berita, bukan reka-reka . Dan modal yang digunakan besar namun investasi yang dipasang kecil, lebih lentur kalo loss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena fluktuasi pergerakan harganya lebih dinamis dibanding dengan part yang lain. Jangan kaget kalau saya tidak memilih GBP/USD atau mungkin GBP/JPY. Alasannya mungkin sebagian besar profesional trader valas meng-amini, saya berpendapat rata-rata investor yang kalah dibisnis Trading Valas bermain di part GBP/USD atau GBP/JPY. Anda setuju?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita memilih GBP/USD atau GBP/JPY untuk transaksi trading dengan alasan karena fluktuasinya yang cepat, kenapa tidak memilih trading Index (hangseng atau mungkin Nikkei) saja yang fluktuasinya jauh lebih cepat atau mungkin sekalian CfDs (Saham Bluechip US)? &lt;br /&gt;Akan tetapi di bisnis ini Index /CfDs kita harus siap berani menanggung resiko yang jauh lebih besar dari trading valas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udahlah, lupakan kesalahan kita, dan jangan pernah dendam dengan kekalahan kita.Karena itu hanya akan membuat psikologi trading kita terganggu. Didalam bisnis ini selain kita harus menghindari sifat yang idealis, tidak mau menerima kesalahan sendiri, anda pasti tau didalam bisnis ini emosi sangat mempengaruhi hasil trading kita, didalam bisnis ini yang sangat perlu diperhatikan adalah harus sabar, tenang dan yakin, dan juga jangan terlalu serakah dan jangan terlalu takut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, kita lanjutkan ke strategi, saya lebih memilih sell diatas daripada buy dibawah (khusus untuk part EUR/USD, EUR/JPY &amp;amp; USD/JPY). Karena, anda perhatikan saja pergerakan ketiga part diatas, naiknya perlahan-lahan tetapi kalau sudah jenuh diatas kemudian turunnya cepat sekali, artinya apa? Posisi sell diatas lebih cepat close trade dari buy di bawah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-51209056033042188?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/51209056033042188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2011/01/tips-bermain-valas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/51209056033042188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/51209056033042188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2011/01/tips-bermain-valas.html' title='TIPS BERMAIN VALAS'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mh3yTesh6dw/TLzokdmJhXI/AAAAAAAAAKg/ImED-w_BBPs/s72-c/penukaran_valas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-1602116978386619914</id><published>2011-01-01T00:07:00.001-08:00</published><updated>2011-01-01T00:08:03.124-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Kiat Meningkatkan Page Rank</title><content type='html'>Untuk meningkatkan pagerank Anda, Submit link Anda ke sini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. dmoz.org PR9&lt;br /&gt;2. stpt.com PR8&lt;br /&gt;3. lii.org/pub/htdocs/home.htm PR8&lt;br /&gt;4. yahooligans.yahoo.com PR8&lt;br /&gt;5. blogwise.com PR8&lt;br /&gt;6. open-site.org PR8&lt;br /&gt;7. bloggernity.com PR7&lt;br /&gt;8. podcastzoom.com PR7&lt;br /&gt;9. blogrankings.com PR7&lt;br /&gt;10. bloguniverse.com PR7&lt;br /&gt;11. femina.com PR7&lt;br /&gt;12. gogreece.com PR7&lt;br /&gt;13. lanic.utexas.edu PR7&lt;br /&gt;14. polishworld.com PR7&lt;br /&gt;15. nationaldirectory.com PR7&lt;br /&gt;16. sacentral.sa.gov.au/site/page PR7&lt;br /&gt;17. worldhot.com PR7&lt;br /&gt;18. 123india.com PR7&lt;br /&gt;19. kinderstart.com PR7&lt;br /&gt;20. portal.eatonweb.com PR7&lt;br /&gt;21. businessweek.directorym.com PR7&lt;br /&gt;22. elib.org PR7&lt;br /&gt;23. ezilon.com PR6&lt;br /&gt;24. yourwebloghere.com PR6&lt;br /&gt;25. epooch.com PR6&lt;br /&gt;26. christiansunite.com PR6&lt;br /&gt;27. toronto1.biz PR6&lt;br /&gt;28. vxbox.com PR6&lt;br /&gt;29. canadianeh.com PR6&lt;br /&gt;30. aardvark.co.za PR6&lt;br /&gt;31. nzs.com PR6&lt;br /&gt;32. aigam.com PR6&lt;br /&gt;33. linkcentre.com PR6&lt;br /&gt;34. info-listings.com PR6&lt;br /&gt;35. zensearch.com PR6&lt;br /&gt;36. bluedir.com PR6&lt;br /&gt;37. imegamall.com PR6&lt;br /&gt;38. payvand.com/yp/&amp;gt; PR6&lt;br /&gt;39. globalgateway.com PR6&lt;br /&gt;40. canlinks.net PR6&lt;br /&gt;41. albanywebsites.com PR6&lt;br /&gt;42. searchsight.com PR6&lt;br /&gt;43. siteranking.com PR6&lt;br /&gt;44. findingblog.com PR6&lt;br /&gt;45. link-ads.com PR6&lt;br /&gt;46. directoryforce.com PR6&lt;br /&gt;47. gimpsy.com PR6&lt;br /&gt;48. iguide.co.il PR6&lt;br /&gt;49. webworldindex.com PR6&lt;br /&gt;50. canadopedia.com PR6&lt;br /&gt;51. indiafocus.indiainfo.com PR6&lt;br /&gt;52. americasbest.com PR6&lt;br /&gt;53. great-british-pages.co.uk PR6&lt;br /&gt;54. somuch.com PR6&lt;br /&gt;55. illumirate.com PR5&lt;br /&gt;56. christianlinks.com PR5&lt;br /&gt;57. click2directory.com PR5&lt;br /&gt;58. axelis.com PR5&lt;br /&gt;59. eurofind.biz PR5&lt;br /&gt;60. abilogic.com PR5&lt;br /&gt;61. gandalfdir.com PR5&lt;br /&gt;62. josh.nu PR5&lt;br /&gt;63. linketeria.com PR5&lt;br /&gt;64. londinium.com PR5&lt;br /&gt;65. jamjaa.com PR5&lt;br /&gt;66. megri.com PR5&lt;br /&gt;67. mavicanet.com/directory/eng PR5&lt;br /&gt;68. poddys.com PR5&lt;br /&gt;69. pedsters-planet.co.uk PR5&lt;br /&gt;70. directory.portalit.net PR5&lt;br /&gt;71. tsection.com PR5&lt;br /&gt;72. addurl-free.com PR5&lt;br /&gt;73. worldsbiggestdirectory.com PR5&lt;br /&gt;74. 777media.com PR5&lt;br /&gt;75. buzznick.com PR5&lt;br /&gt;76. directory.ldmstudio.com PR5&lt;br /&gt;77. evenseek.com PR5&lt;br /&gt;78. forage.in PR5&lt;br /&gt;79. global-weblinks.com PR5&lt;br /&gt;80. network-room.com/links PR5&lt;br /&gt;81. rdirectory.net PR5&lt;br /&gt;82. search.able2know.com PR5&lt;br /&gt;83. siteinclusion.com PR5&lt;br /&gt;84. mddccommunity.com PR5&lt;br /&gt;85. slsites.com PR5&lt;br /&gt;86. finditireland.com PR5&lt;br /&gt;87. dirdir.info PR5&lt;br /&gt;88. my-kerala.com PR5&lt;br /&gt;89. a-free-directory.info PR5&lt;br /&gt;90. webdirectory-submit.com PR5&lt;br /&gt;91. my-india.net PR5&lt;br /&gt;92. dramba.com PR5&lt;br /&gt;93. worthwhilelink.com PR5&lt;br /&gt;94. allfreethings.com PR5&lt;br /&gt;95. eu-directweb.com PR5&lt;br /&gt;96. directory.lonelyway.com PR5&lt;br /&gt;97. uk-web-index.co.uk PR5&lt;br /&gt;98. infignos.com PR5&lt;br /&gt;99. singaporesearchengine.com PR5&lt;br /&gt;100. searchwarp.com PR5&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-1602116978386619914?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/1602116978386619914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2011/01/kiat-meningkatkan-page-rank.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1602116978386619914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1602116978386619914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2011/01/kiat-meningkatkan-page-rank.html' title='Kiat Meningkatkan Page Rank'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-1740722776717180239</id><published>2010-12-31T23:58:00.001-08:00</published><updated>2010-12-31T23:59:16.142-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>7 Alasan Utama Kegagalan Para Pemula Dalam berbisnis Affiliasi.</title><content type='html'>7 Alasan Utama Kegagalan Dalam dunia Affiliate Marketing Oleh para marketer Baru.&lt;br /&gt;Sudah menjadi rahasia umum bahwa yang berhasil mencapai puncak dan mendapatkan extra income dalam mengikuti program affiliasi kurang lebih hanya 10% saja. Begitu banyak para pemula mencoba mendulang emas lewat program affiliasi ini dikarenakan menurut mereka program affiliasi ini sangatlah mudah. Begitu mudah diikuti! Tapi mengapa begitu banyak para marketer jatuh tersungkur dan gak dapetin apa-apa yang diimpikan? Mengapa demikian? Mari kita diskusikan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program pemasaran seperti ini memang mempunyai daya tarik besar bagi banyak pemula karena kesederhanaannya untuk diikuti. Sayangnya, ini terlepas dari dorongan untuk menjadi afiliasi marketer serta kurangnya pengetahuan dan strategi yang tidak benar telah menjadi penyebab kegagalan loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah alasan utama kegagalan dapat disebabkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memilih Program Affiliasi yang salah:&lt;br /&gt;Memilih program affiliasi yang salah merupakan penyebab kegagalan dalam berbisnis di internet.&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui Internet sangat banyak dibanjiri penipuan dari berbagai jenis program affiliasi atau yang lain dan hype yang begitu kuat sehingga banyak Newbies terpancing untuk mengikutinya. Boleh dibilang kail mereka termakan oleh kita. Setelah mereka berhasil memancing dan kita sudah begitu banyak menghabiskan uang, mereka pergi begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Terlalu banyak bergabung dengan Program Afiliasi:&lt;br /&gt;Seringkali kita sebagai pemula terlalu semangat , sehingga permulaan untuk berbisnis terlalu banyak kita mengikuti program affiliasi. Nah Penanganan terlalu banyak program afiliasi di awal bisa sangat sulit dan menegangkan terutama jika kita tidak memiliki pengalaman sebelumnya. Hal ini dapat mengakibatkan kegagalan dan kekecewaan. Bolehlah kita untuk mempromosikan beberapa program tetapi lebih baik Kita memiliki satu program afiliasi utama di mana kita bisa dan harus mengarahkan semua energi dan keahlian kita dalam mempromosikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tidak mempunyai tujuan yang pasti:&lt;br /&gt;Sebagian besar pengusaha baru tidak memiliki tujuan. Kita melakukan hal-hal dengan cara gambling berharap untuk membuat atau memperoleh uang dalam waktu singkat. Sikap ini tidak akan pernah membawa keberhasilan. Kita harus mempunyai tujuan dan rencana untuk mencapai itu, akan lebih baik jika mempunyai rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak siap untuk Berinvestasi Waktu dan Pengetahuan:&lt;br /&gt;Banyak orang menjadi affiliasi dengan harapan memperoleh uang dalam jumlah besar. Tidak ada yang salah dengan itu, tapi ironisnya adalah bahwa kita tidak siap untuk meluangkan waktu guna belajar tentang afiliasi ,pemasaran dan meningkatkan pengetahuan, yang merupakan persyaratan dasar yang bisa menjamin keberhasilan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Iklan dan Strategi Promosi.&lt;br /&gt;Keberhasilan affiliasi marketer adalah untuk sebagian besar tergantung pada seberapa baik produk-produknya dan layanan yang dibuat agar dikenal masyarakat dan dunia internet.&lt;br /&gt;Penyebab kegagalan kebanyakan para affiliate adalah karena tidak mencukupi dan tidak efisien ketika menjalankan strategi promosi. Ada banyak iklan gratis dan rendah&lt;br /&gt;biayanya untuk iklan dan mempromosikan “Home Business”, namun fakta menunjukkan bahwa Anda harus menghabiskan uang untuk menghasilkan uang bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketidaktahuan dan Kelalaian Promosi Situs Web:&lt;br /&gt;Website promosi adalah salah satu cara termurah dan terbaik untuk mempromosikan produk dan jasa Anda. Namun dengan hanya memiliki banner dan link ke produk Anda tidak akan membawa traffik yang Anda butuhkan.&lt;br /&gt;Ketidaktahuan atau kelalaian dari strategi promosi adalah alasan lain untuk kegagalan dibidang ini. Anda harus memiliki niche yang unik, segar dan konten yang relevan untuk menarik Search Engine dan pengunjung ke website anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Menyerah Terlalu Dini:&lt;br /&gt;Beberapa afiliasi menyerah setelah satu atau dua bulan, setelah menyadari bahwa mereka tidak dapat membuat ribuan dolar semalam seperti yang ditunjukkan dalam beberapa program affiliasi tersebut. Di sisi lain ada affiliasi yang telah benar-benar melakukan segala upaya untuk berhasil, tetapi memutuskan untuk menyerah hanya ketika kerja keras mereka mulai berbuah. Sangat disayangkan, padahal sedikit lagi mereka akan berhasil. Jangan terlalu cepat menyerah jika ingin berhasil dalam program ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jika affiliasi adalah pilihan Anda, jangan menyerah dengan kegagalan-kegagalan yang telah Anda alami. Teruslah bersemangat untuk memperoleh tujuan Anda. Jangan ikuti kemunduran dan keputus asaan teman-teman Anda. Bukankah Anda tidak mau Drop Out.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-1740722776717180239?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/1740722776717180239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/7-alasan-utama-kegagalan-para-pemula.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1740722776717180239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1740722776717180239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/7-alasan-utama-kegagalan-para-pemula.html' title='7 Alasan Utama Kegagalan Para Pemula Dalam berbisnis Affiliasi.'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-5693238605328969114</id><published>2010-12-31T23:56:00.000-08:00</published><updated>2010-12-31T23:56:24.908-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Program Affiliasi Juga Butuh Modal</title><content type='html'>Hal ini membutuhkan sedikit uang namun manfaat yang didapatkan darinya dapat berlipat ganda. Perhatikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Produk dan jasa yang sedang digandrungi terutama yang anda kuasai.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. perhatikan sturktur komisi, terutama dengan dasar recurring dan pendapatan perbulan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3. Promosikan lebih dari satu produk, namun masih dalam lini yang sama. Sehingga tidak membingungkan oprang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kita punya situs tentang golf, buat artikel tenatang peralatan golf dan buat link nya, buat juga artikel perbandingan peralatan baru dan lama, dan juga buat linknya, bahkan anda dapat buat artikel tentang peralatan lama dan membuat linkmya. Jadi anda mempunyai kelipatan keuntungan hanya dari artikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa afiliasi program yang dapat anda lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Commission Junction www.cj.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CJ adalah direktori untuk produk dan download. Daftar pada CJ dan anda akan melihat BFAST. Buat link kemudian lihat struktur komisinya, mereka menyediakan banner, iklan dan link yang dapat dipasang pada situs adsense anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Clix Galore Clix Galore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;clixGalore memiliki lebih dari 3500 afiliasi barang pada direktori mereka dan mereka tidak memungut bayaran untuk bergabung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-5693238605328969114?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/5693238605328969114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/program-affiliasi-juga-butuh-modal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/5693238605328969114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/5693238605328969114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/program-affiliasi-juga-butuh-modal.html' title='Program Affiliasi Juga Butuh Modal'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-4951564078798690745</id><published>2010-12-31T20:58:00.000-08:00</published><updated>2010-12-31T20:59:20.729-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Tehnik Terbaik Dalam Pemasaran Affiliasi</title><content type='html'>Apakah anda tahu bahwa 20 persen dari pelaku afiliasi menghasilkan 80 persen dari seluruh omset produknya; sementara 80 persen dari pelaku afiliasi tersebut hanya menghasilkan 20 persennya. Ironis tetapi begitulah faktanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda keliru mengurus bisnis afiliasi anda, maka anda yang termasuk dalam 80 persen tersebut. Tapi, tentu anda ingin menjadi yang 20 persen itu bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut langkah dasar dalam memasarkan program afiliasi atau reseller anda sehingga sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Pelaku pemasaran afiliasi memperhatikan link mereka.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengunjung anda tidak akan mengklik link anda ketika mereka mengetahui bahwa link tersebut adalah link afiliasi anda. Mereka bisa mengetahuinya dengan menempatkan mousenya keatas link anda. Dalam pemasaran afiliasi ini disebut cloaking. Kecendrungan pengunjung anda adalah langsung menuju domain merchant anda. Menghiraukan ID afiliasi anda dari URL yang tampil. Cara terbaik untuk menghindari hal ini adalah dengan menutupi link URL anda.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada beberapa tool yang disedikan di internet yang bisa anda gunakan, yaitu layanan gratis menyingkat URL seperti www.ambil.info , www.tinyurl.com , www.co.cc dan sebagainya…&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;2. Pelaku pemasaran afiliasi yang sukses menciptakan dan mendistribusikan artikelnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menulis artikel dengan pasar yang anda tuju sangat penting untuk meningkatkan reputasi anda sebagai spesialis dalam bidangnya. Anda akan mendapatkan keuntungan besar tidak hanya dari menulis artikel tetapi juga dari situs lain yang mengambil artikel anda. Ini bisa orang lain lakukan dengan syarat mereka mencantumkan nama dan website anda. Artikel anda akan memberikan reputasi dan juga link dari situs lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; 3. Pelaku pemasaran afiliasi fokus pada pasar yang telah ditargetnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengisi situs anda dengan content yang fokus pada pasar anda adalah salah satu cara untuk mendapatkan lebih banyak traffik bagi website anda. Ada banyak tool di internet yang dapat membantu anda menentukan target pengunjung, seperti hitstats.com , extremetracking.com dsb…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pelaku pemasaran afiliasi mengunakan autoresponder.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Autoresponder merupakan tool yang sangat penting yang memungkinkan anda mengirim email secara berkala kepada prospek anda. Kebanyakan, autoresponder ini dikelola oleh penyedia layanan autoresponder.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Carilah penyedia layanan terbaik agar anda tidak kecewa. untuk yang gratis, direkomendasin www.freeautobot.com , dan yang berbayar ada beberapa yang bagus, seperti www.getresponse.com , www.aweber.com , untuk yang lokal ada www.mulxim.com seperti yang dipakai oleh Beli Rumah.net.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5. Pelaku pemasaran afiliasi yang cerdas membuat halaman web untuk pra-jual.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ciptakan halaman testimonial atau halaman review yang membahas produk anda dan mempromosikan produk atau service yang anda tawarkan. Ini adalah cara terbaik untuk meningkatkan order untuk program afiliasi yang anda pilih.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ini bisa dilakukan dengan menggunakan blog, baik www.blogger.com , maupun www.wordpress.com , bisa juga dengan menggunakan www.multiply.com, atau juga menggunakan jasa pembuatan website murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; 6. Pelaku pemasaran afiliasi yang oke mengumpulkan alamat e-mail.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mereka mendapatkannya dengan memberikan e-book gratis dengan autoresponder di dalamnya, hal ini seperti yang dilakukan oleh rekan kita di beli-rumah.net. Cara ini digunakan untuk membangun daftar alamat E-mail untuk di hubungi. Alamat email ini juga memungkinkan anda memfollow up calon konsumen anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; 7. Pelaku pemasaran afiliasi ada dimana-mana.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anda dapat beriklan menggunakan PPC (Pay Per Click) atau ezin (elektronik Magazine) tergantung dari target pasar anda. Beberapa kategori dari Pay-per-click bisa sangat mahal, tetapi beriklan memang dibutuhkan untuk mendapatkan traffik dengan cepat. Selain Yahoo Overture dan Google Adwords masih ada banyak lagi layanan PPC yang menawarkan harga lebih murah, saat ini sudah banyak yang lokal juga, seperti www.adsensecamp.com. www.kumpulblogger.com dsb, anda juga dapat memasang iklan di situs iklan baris gratis dengan menjadi sponsor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pelaku pemasaran afiliasi mengoptimalkan penggunaan search engine.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Optimasi Search engine sekarang menjadi semakin komplek ketika semakin banyak webmaster yang terlibat. Dari banyak tehnik SEO (search engine optimation) yang terpenting adalah penggunaan tag title yang menunjukkan isi dari halaman web. Banyak webmaster menulis master tag title dan mencakup pasar yang amat sangat luas. Ini sangat buruk untuk ranking search engine anda.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;9. Pelaku pemasaran afiliasi memiliki mailing listnya sendiri. Pelaku pemasaran afiliasi terbaik memiliki newslettrnya sendiri atau ezine dan mendapatkan alamat email dari website mereka. Memiliki daftar ini memungkinkan kontak reguler dengan calon konsumen yang potensial yang sudah menunjukkan ketertarikannya pada situs anda dan produk anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak teknik reseller yang tips-tips memasarkan program afiliasi atau reseller anda yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini dipersembahkan oleh Beli Rumah.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-4951564078798690745?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/4951564078798690745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/tehnik-terbaik-dalam-pemasaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4951564078798690745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4951564078798690745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/tehnik-terbaik-dalam-pemasaran.html' title='Tehnik Terbaik Dalam Pemasaran Affiliasi'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-4523012714963721896</id><published>2010-12-30T06:25:00.000-08:00</published><updated>2010-12-30T06:27:52.758-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Tulis Iklan Untuk Mendapatkan Perhatian</title><content type='html'>Aspek yang paling penting dari setiap bisnis adalah menjual produk atau jasa. &lt;br /&gt;Tanpa penjualan, Anda tidak menghasilkan pendapatan apapun dan bisnis Anda akan mati. &lt;br /&gt;Semua penjualan dimulai dengan iklan. &lt;br /&gt;Untuk membangun penjualan iklan harus bertindak untuk mendapatkan pembeli. &lt;br /&gt;Penulis iklan harus tahu apa yang di inginkan oleh&amp;nbsp; pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua iklan ditulis dengan formula dasar, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menarik perhatian prospek Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bunga prospek Anda dalam produk / jasa Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penyebab Anda prospek untuk "keinginan" produk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Permintaan "aksi" dari prospek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa aturan dasar copywriting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika iklan tidak dibaca, tidak akan menghasilkan penjualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika iklan tidak terlihat tidak akan dibaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika iklan tidak mendapat perhatian pembaca, maka hal itu tidak akan terlihat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, lebih lama tidak selalu lebih baik. Jika Anda dapat mengatakan apa yang &lt;br /&gt;Anda butuhkan untuk mengatakan dengan kata-kata lebih sedikit maka lakukanlah. &lt;br /&gt;Orang-orang bergegas hari ini dan mereka tidak punya waktu untuk membaca iklan panjang dan bertele-tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By DeAnna Spencer&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-4523012714963721896?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/4523012714963721896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/tulis-iklan-untuk-mendapatkan-perhatian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4523012714963721896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4523012714963721896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/tulis-iklan-untuk-mendapatkan-perhatian.html' title='Tulis Iklan Untuk Mendapatkan Perhatian'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-4222736881564553630</id><published>2010-12-28T17:45:00.001-08:00</published><updated>2010-12-28T17:45:44.128-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan 2'/><title type='text'>Tugas Murid Junaid</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: #20124d;"&gt;Junaid Al-Baghdadi, seorang tokoh sufi, mempunyai anak didik yang amat ia senangi.&lt;br /&gt;Santri-santri Junaid yang lain menjadi iri hati. Mereka tak dapat mengerti mengapa&lt;br /&gt;Syeikh memberi perhatian khusus kepada anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, Junaid menyuruh semua santrinya untuk membeli ayam di&lt;br /&gt;pasar untuk kemudian menyembelihnya. Namun Junaid memberi syarat&lt;br /&gt;bahwa mereka harus menyembelih ayam itu di tempat di mana tak ada yang dapat melihat mereka.&lt;br /&gt;Sebelum matahari terbenam, mereka harus dapat menyelesaikan tugas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu demi satu santri kembali ke hadapan Junaid, semua membawa ayam yang telah tersembelih.&lt;br /&gt;Akhirnya ketika matahari tenggelam, murid muda itu baru datang, dengan ayam yang masih hidup.&lt;br /&gt;Santri-santri yang lain menertawakannya dan mengatakan bahwa santri itu tak boleh melaksanakan&lt;br /&gt;perintah Syeikh yang begitu mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Junaid lalu meminta setiap santri untuk menceritakan bagaimana mereka melaksanakan tugasnya.&lt;br /&gt;Santri pertama berkata bahwa ia telah pergi membeli ayam, membawanya ke rumah, lalu mengunci pintu,&lt;br /&gt;menutup semua jendela, dan membunuh ayam itu. Santri kedua bercerita bahwa ia membawa pulang seekor ayam,&lt;br /&gt;mengunci rumah, menutup jendela, membawa ayam itu ke kamar mandi yang gelap, dan menyembelihnya di sana.&lt;br /&gt;Santri ketiga berkata bahwa ia pun membawa ayam itu ke&lt;br /&gt;kamar gelap tapi ia juga menutup matanya sendiri.&lt;br /&gt;Dengan itu, ia fikir, tak ada yang dapat melihat penyembelihan ayam itu.&lt;br /&gt;Santri yang lain pergi ke hutan yang&lt;br /&gt;lebat dan terpencil, lalu memotong ayamnya.&lt;br /&gt;Santri yang lain lagi mencari gua yang amat gelap dan membunuh ayam di sana.&lt;br /&gt;Tibalah giliran santri muda yang tak berhasil memotong ayam.&lt;br /&gt;Ia menundukkan kepalanya, malu karena tak dapat menjalankan perintah guru,&lt;br /&gt;Aku membawa ayam ke rumahku. Tapi di rumahku tak ada tempat di mana Dia tak melihatku.&lt;br /&gt;Aku pergi ke hutan lebat, tapi Dia masih bersamaku. Bahkan di tengah gua yang teramat gelap,&lt;br /&gt;Dia masih menemaniku. Aku tak boleh pergi ke tempat di mana tak ada yang melihatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-4222736881564553630?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/4222736881564553630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/tugas-murid-junaid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4222736881564553630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4222736881564553630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/tugas-murid-junaid.html' title='Tugas Murid Junaid'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-231314037235512477</id><published>2010-12-28T17:43:00.001-08:00</published><updated>2010-12-28T17:43:30.364-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan 2'/><title type='text'>Bahlul dan Tahta Raja</title><content type='html'>&lt;div style="color: #4c1130;"&gt;Bahlul, si tolol yang bijaksana, sering menyembunyikan kecendekiaannya di balik tabir kegilaan.&lt;br /&gt;Dengan itu, ia dapat keluar masuk istana Harun Al-Rasyid dengan bebasnya.&lt;br /&gt;Sang Raja pun amat menghargai bimbingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Bahlul masuk ke istana dan menemukan singgasana Raja kosong.&lt;br /&gt;Dengan enteng, ia langsung mendudukinya.&lt;br /&gt;Menempati tahta Raja termasuk ke dalam kejahatan berat dan boleh dihukum mati.&lt;br /&gt;Para pengawal menangkap Bahlul, menyeretnya turun dari tahta, dan memukulinya.&lt;br /&gt;Mendengar teriakan Bahlul yang kesakitan, Raja segera menghampirinya.&lt;br /&gt;Bahlul masih menangis keras ketika Raja menanyakan sebab keributan ini kepada para pengawal.&lt;br /&gt;Raja berkata kepada yang memukuli Bahlul, Kasihan! Orang ini gila.&lt;br /&gt;Mana ada orang waras yang berani menduduki singgasana Raja? Ia lalu berpaling ke arah Bahlul,&lt;br /&gt;Sudahlah, tak usah menangis. Jangan kuatir, cepat hapus air matamu. Bahlul menjawab,&lt;br /&gt;Wahai Raja, bukan pukulan mereka yang membuatku menangis.&lt;br /&gt;Aku menangis karena kasihan terhadapmu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mengasihaniku? Harun mengherdik, Mengapa engkau harus menangisiku? Bahlul menjawab,&lt;br /&gt;Wahai Raja, aku cuma duduk di tahtamu sekali tapi mereka telah memukuliku dengan begitu keras.&lt;br /&gt;Apalagi kau, kau telah menduduki tahtamu selama dua puluh tahun.&lt;br /&gt;Pukulan seperti apa yang akan kau terima? Aku menangis karena memikirkan nasibmu yang malang&amp;amp;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-231314037235512477?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/231314037235512477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/bahlul-dan-tahta-raja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/231314037235512477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/231314037235512477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/bahlul-dan-tahta-raja.html' title='Bahlul dan Tahta Raja'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-7564977724753337269</id><published>2010-12-28T17:41:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:41:37.935-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan 2'/><title type='text'>Tuhan Melihat Hatimu</title><content type='html'>Pada suatu hari, Hasan Al-Basri pergi mengunjungi Habib Ajmi, seorang sufi besar lain.&lt;br /&gt;Pada waktu salatnya, Hasan mendengar Ajmi banyak melafalkan bacaan salatnya dengan keliru.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Hasan memutuskan untuk tidak salat berjamaah dengannya.&lt;br /&gt;Ia menganggap kurang pantaslah bagi dirinya untuk salat bersama orang yang&lt;br /&gt;tak boleh mengucapkan bacaan salat dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di malam harinya, Hasan Al-Basri bermimpi. Ia mendengar Tuhan berbicara kepadanya,&lt;br /&gt;“Hasan, jika saja kau berdiri di belakang Habib Ajmi dan menunaikan salatmu,&lt;br /&gt;kau akan memperoleh keridaan-Ku, dan salat kamu itu akan memberimu manfaat&lt;br /&gt;yang jauh lebih besar daripada seluruh salat dalam hidupmu.&lt;br /&gt;Kau mencoba mencari kesalahan dalam bacaan salatnya,&lt;br /&gt;tapi kau tak melihat kemurnian dan kesucian hatinya. Ketahuilah,&lt;br /&gt;Aku lebih menyukai hati yang tulus daripada pengucapan tajwid yang sempurna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-7564977724753337269?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/7564977724753337269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/tuhan-melihat-hatimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7564977724753337269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7564977724753337269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/tuhan-melihat-hatimu.html' title='Tuhan Melihat Hatimu'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-6987083298593625309</id><published>2010-12-28T17:35:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:35:52.614-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Menulis Di Atas Pasir</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: #4c1130;"&gt;Kisah tentang 2 orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir.&lt;br /&gt;Ditengah perjalanan, mereka bertengkar dan salah seorang tanpa dapat menahan diri menampar temannya.&lt;br /&gt;Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir :&lt;br /&gt;" Hari Ini, Sahabat Terbaik Ku Menampar Pipiku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang untuk menyejukkan galaunya.&lt;br /&gt;Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Namun,&lt;br /&gt;ternyata oasis tersebut cukup dalam sehingga ia nyaris tenggelam, dan diselamatkanlah ia oleh sahabatnya.&lt;br /&gt;Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu :&lt;br /&gt;" Hari Ini, Sahabat Terbaik Ku Menyelamatkan Nyawaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si penolong yang pernah menampar sahabatnya tersebut bertanya,&lt;br /&gt;" Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu? "&lt;br /&gt;Temannya sambil tersenyum menjawab,&lt;br /&gt;" Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf&lt;br /&gt;datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila dalam antara sahabat terjadi sesuatu kebajikan sekecil apa pun,&lt;br /&gt;kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tetap terkenang tidak hilang tertiup waktu. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda.&lt;br /&gt;Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu.&lt;br /&gt;Marilah kita belajar menulis diatas pasir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: anonimous&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-6987083298593625309?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/6987083298593625309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/menulis-di-atas-pasir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/6987083298593625309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/6987083298593625309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/menulis-di-atas-pasir.html' title='Menulis Di Atas Pasir'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-6411294550064334733</id><published>2010-12-28T17:32:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:32:08.111-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Nelayan Jepang</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d;"&gt;Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Tetapi tidak banyak ikan yang&lt;br /&gt;tersedia di perairan yang dekat dengan Jepang dalam beberapa dekade ini.&lt;br /&gt;Jadi untuk memberi makan populasi Jepang, kapal-kapal penangkap ikan&lt;br /&gt;bertambah lebih besar dari sebelumnya. Semakin jauh para nelayan pergi,&lt;br /&gt;semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa hasil tangkapan itu kedaratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika perjalanan pulang mencapai beberapa hari, ikan tersebut tidak&lt;br /&gt;segar lagi. Orang Jepang tidak menyukai rasanya. Untuk mengatasi masalah&lt;br /&gt;ini, perusahaan perikanan memasang freezer di kapal mereka. Mereka akan&lt;br /&gt;menangkap ikan dan langsung membekukannya di laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi semakin jauh dan lama.&lt;br /&gt;Namun, orang Jepang dapat merasakan perbedaan rasa antara ikan segar dan&lt;br /&gt;beku, dan mereka tidak menyukai ikan beku. Ikan beku harganya menjadi lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga perusahaan perikanan memasang tangki-tangki penyimpan ikan&lt;br /&gt;di kapal mereka. Para nelayan akan menangkap ikan dan langsung&lt;br /&gt;menjejalkannya ke dalam tangki hingga berdempet-dempetan. Setelah selama&lt;br /&gt;beberapa saat saling bertabrakan, ikan-ikan tersebut berhenti bergerak.&lt;br /&gt;Mereka kelelahan dan lemas, tetapi tetap hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, orang Jepang masih tetap dapat merasakan perbedaannya.&lt;br /&gt;Karena ikan tadi tidak bergerak selama berhari-hari, mereka kehilangan rasa ikan segarnya.&lt;br /&gt;Orang Jepang menghendaki rasa ikan segar yang lincah, bukan ikan yang lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakan perusahaan perikanan Jepang mengatasi masalah ini?&lt;br /&gt;Bagaimana mereka membawa ikan dengan rasa segar ke Jepang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menjadi konsultan bagi industri perikanan, apakah yang anda&lt;br /&gt;rekomendasikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu anda mencapai tujuan-tujuan anda, seperti mendapatkan jodoh -&lt;br /&gt;memulai perusahaan yang sukses - membayar hutang-hutang anda - atau apapun,&lt;br /&gt;anda dapat kehilangan gairah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak perlu bekerja demikian keras sehingga anda bersantai.&lt;br /&gt;Anda mengalami masalah yang sama dengan para pemenang lotere yang menghabiskan uang mereka, pewaris kekayaan yang tidak&lt;br /&gt;pernah tumbuh dewasa, dan para ibu rumah tangga jemu yang kecanduan&lt;br /&gt;obat-obatan resep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti masalah ikan di Jepang tadi, solusi terbaiknya sederhana. Hal ini&lt;br /&gt;diamati oleh L. Ron Hubbard di awal 1950-an. ¢Orang berkembang, anehnya,&lt;br /&gt;hanya dalam kondisi lingkungan yang menantang¢ -L. Ron Hubbard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan dari sebuah Tantangan:&lt;br /&gt;Semakin cerdas, tabah dan kompeten diri anda, semakin anda menikmati&lt;br /&gt;masalah yang rumit. Jika takarannya pas, dan anda terus menaklukan&lt;br /&gt;tantangan tersebut, anda akan bahagia. Anda akan memikirkan&lt;br /&gt;tantangan-tantangan tersebut dan merasa bersemangat. Anda tertarik untuk&lt;br /&gt;mencoba solusi-solusi baru. Anda senang. Anda hidup!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Ikan Jepang Tetap Segar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga agar rasa ikan tersebut tetap segar, perusahaan perikanan&lt;br /&gt;Jepang tetap menyimpan ikan di dalam tangki. Tetapi kini mereka memasukkan&lt;br /&gt;seekor ikan hiu kecil ke dalam masing-masing tangki. Memang ikan hiu&lt;br /&gt;memakan sedikit ikan, tetapi kebanyakan ikan sampai dalam kondisi yang&lt;br /&gt;sangat hidup. Ikan-ikan tersebut tertantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menghindari tantangan, melompatlah ke dalamnya dan taklukanlah.&lt;br /&gt;Nikmatilah permainannya. Jika tantangan anda terlalu besar atau terlalu banyak,&lt;br /&gt;jangan menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan jangan membuat anda lelah, sebaliknya, atur kembali strategi.&lt;br /&gt;Temukanlah lebih banyak keteguhan, pengetahuan, dan bantuan.&lt;br /&gt;Jika anda telah mencapai tujuan anda, rencanakanlah tujuan yang lebih besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kebutuhan pribadi atau keluarga anda terpenuhi, berpindahlah ke&lt;br /&gt;tujuan untuk kelompok anda, masyarakat, bahkan umat manusia.&lt;br /&gt;Jangan ciptakan kesuksesan dan tidur di dalamnya.&lt;br /&gt;Anda memiliki sumber daya, keahlian, dan kemampuan untuk membuat perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, masukkanlah seekor ikan hiu di tangki anda dan lihat berapa jauh yang&lt;br /&gt;dapat anda lakukan dan capai !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : anonimous&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-6411294550064334733?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/6411294550064334733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/nelayan-jepang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/6411294550064334733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/6411294550064334733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/nelayan-jepang.html' title='Nelayan Jepang'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-8466263925547867959</id><published>2010-12-28T17:30:00.001-08:00</published><updated>2010-12-28T17:30:47.319-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Nilai Kasih Ibu</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d;"&gt;Seorang anak mendapatkan ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur&lt;br /&gt;lalu menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ibu segera mengesatkan tangan di meja menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak lalu membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ongkos membantu ibu:&lt;br /&gt;Tolong pergi ke kedai Rp 1.000&lt;br /&gt;Tolong jaga adik Rp 1.000&lt;br /&gt;Tolong buang sampah Rp 2.000&lt;br /&gt;Tolong membershakan tempat tidur Rp 2.000&lt;br /&gt;Tolong siram bunga Rp 2.000&lt;br /&gt;Tolong sapu sampah Rp 3.000&lt;br /&gt;Jumlah : Rp 11.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak sambil sesuatu membelai kepala sang anak.&lt;br /&gt;Si ibu mengambil sebatang pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ongkos mengandungmu selama 9 bulan - GRATIS&lt;br /&gt;Ongkos berjaga malam kerana menjagamu - GRATIS&lt;br /&gt;Ongkos air mata yang menetes keranamu - GRATIS&lt;br /&gt;Ongkos kegusaran karena menghawatirkanmu - GRATIS&lt;br /&gt;Ongkos menyediakan makan minum, pakaian, dan keperluanmu - GRATIS&lt;br /&gt;Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu.&lt;br /&gt;Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, ¢Saya Sayang Ibu¢.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian si anak mengambil pen dan menulis LUNAS pada muka surat yang ditulisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : anonimous&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-8466263925547867959?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/8466263925547867959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/nilai-kasih-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/8466263925547867959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/8466263925547867959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/nilai-kasih-ibu.html' title='Nilai Kasih Ibu'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-2157526148146438469</id><published>2010-12-28T17:28:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:28:58.888-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Pemburu yang Tamak</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: #274e13;"&gt;Pada satu hari, seorang pemburu telah menangkap seekor burung murai.&lt;br /&gt;Dengan perasaan sedih burung murai itu merayu kepada si pemburu.&lt;br /&gt;Burung itu bertanya, " Apa yang ingin engkau lakukan pada diriku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu menjawab " Akan aku sembelih engkau dan makan engkau sebagai lauk"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Percayalah, engkau tidak akan begitu berselera memakanku dan aku tidak akan mengenyangkan engkau.&lt;br /&gt;Jangan engkau makan aku, tetapi akan aku beritahu engkau tiga nasihat yang lebih baik dari engkau memakanku "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si burung berjanji akan memberikan nasihat pertama ketika berada dalam genggaman orang itu.&lt;br /&gt;Yang kedua akan diberikannya kalau ia sudah berada di cabang pohon dan yang ketiga ketika ia sudah mencapai puncak bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpengaruh dengan rayuan si murai itu, si pemburu pun bersetuju.&lt;br /&gt;Lalu dia meminta nasihat pertama. Kata burung itu, "Kalau kau kehilangan sesuatu,&lt;br /&gt;meskipun engkau menghargainya seperti hidupmu sendiri, jangan menyesal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu pun melepaskannya dan burung itu segera melompat ke dahan.&lt;br /&gt;Di sampaikannya nasihat yang kedua,&lt;br /&gt;"Jangan percaya kepada segala yang bertentangan dengan akal, apabila tak ada bukti."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian burung itu terbang ke puncak gunung. Dari sana ia berkata,&lt;br /&gt;"Wahai manusia malang ! Jika tadi engkau sembelih aku,&lt;br /&gt;nescaya engkau akan dapati dalam tubuhku ada dua biji mutiara.&lt;br /&gt;Berat setiap mutiara itu adalah dua puluh gram."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terperanjat sungguh si pemburu itu mendengar kata-kata si burung murai..&lt;br /&gt;Si pemburu berasa dirinya telah tertipu. "Bodohnya aku! Bagaimana aku boleh terlepas peluang yang begitu baik!"&lt;br /&gt;Pemburu itu sangat menyesal memikirkan kehilangannya. Namun katanya, "Setidaknya, katakan padaku nasihat yang ketiga itu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si burung murai menjawab,"Alangkah tololnya kau meminta nasihat ketiga sedangkan yang kedua pun belum kau renungkan sama sekali.&lt;br /&gt;Sudah kukatakan padamu agar jangan kecewa kalau kehilangan dan jangan mempercayai hal yang bertentangan dengan akal.&lt;br /&gt;Kini kau malah melakukan keduanya. Kau percaya pada hal yang tak masuk akal dan menyesali kehilanganmu. engkau fikirkan, hai orang yang dungu.&lt;br /&gt;Aku, dagingku, darahku dan buluku tidak logik seberat dua puluh gram. Oleh itu, bagaimana mungkin akan ada dalam perutku dua biji mutiara yang&lt;br /&gt;masing-masing seberat dua puluh gram? Aku tidak cukup besar untuk menyimpan dua butir mutiara besar! Kau tolol!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh kerananya kau harus tetap berada dalam keterbatasan yang disediakan bagi manusia."&lt;br /&gt;Murai menyambung lagi, "Nasihatku yang ketiga adalah, memberi nasihat kepada sedozen bahlul seperti engkau ini&lt;br /&gt;adalah seperti menabur benih di tanah usang, tidak akan memberi faedah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian terbanglah si burung murai yang bijak itu meninggalkan si lelaki yang termenung akan ketamakannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;Itulah contoh betapa halobanya anak Adam yang jadi kelabu mata dari mengetahui kebenaran.&lt;br /&gt;Jika seseorang menginginkan yang serba banyak atau terlalu panjang angan-angannya atas sesuatu yang lebih,&lt;br /&gt;nescaya hilanglah sifat qana' (merasa cukup dengan yang ada).&lt;br /&gt;Dan tidak mustahil ia menjadi kotor akibat haloba dan hina akibat rakus sebab kedua sifat itu&lt;br /&gt;mengheret kepada pekerti yang jahat untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan mungkar, yang merosakkan maruah (harga diri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Anonimous.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-2157526148146438469?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/2157526148146438469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/pemburu-yang-tamak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/2157526148146438469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/2157526148146438469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/pemburu-yang-tamak.html' title='Pemburu yang Tamak'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-3045884713836949069</id><published>2010-12-28T17:27:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:27:00.803-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Saling Berbagi</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #cfe2f3; color: #660000;"&gt;Seperti hari-hari kerja sebelumnya saat jari-jari mentari mengusap lembut pegunungan di utara Hokkaido ,&lt;br /&gt;Kesha yang hidup dengan ekonomi yang serba cukup baru saja ke kesekolah dengan diantar oleh pamannya&lt;br /&gt;sendiri yang kebetulan sebagai sopir pribadi keluarga mereka. Di perjalanan sebelum ke sekolah, beberapa kali&lt;br /&gt;Pamannya menanyakan kesediaan pada Kesha untuk berhenti di depan rumah Juna untuk sekedar memberikan&lt;br /&gt;tumpangan pada teman sekelasnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena orang tua Juna kebetulan tidak punya mobil untuk mengantar Juna kesekolah.&lt;br /&gt;Dan untuk kesekolah setiap hari Juna harus menunggu Bis di Halte depan Bank di kota tersebut.&lt;br /&gt;Jadwal Bis kesekolah hanya ada 2 kali dalam sehari. Ini karena lokasi sekolah yang berada di kota lain&lt;br /&gt;yang berdekatan dengan kota tempat mereka tinggal.&lt;br /&gt;“Tidak usah berhenti ambil jalur lain saja, nanti saya bisa telat kesekolah !” kata Kesha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamannya sendiri tidak mengerti kenapa Kesha begitu keras kepala dan tidak mau walau hanya&lt;br /&gt;memberi tumpangan pada teman sekolahnya tersebut, padahal kadang mereka cukup akur dan sering belajar bersama.&lt;br /&gt;Kesha sendiri sering merasa berdosa namun kadang keegoannya mengalahkan sikap kasiannya pada Juna.&lt;br /&gt;Setiap hari kalau kebetulan telat kesekolah Juna harus mengejar jadwal kereta yang berhenti di pinggiran kota tersebut&lt;br /&gt;dan harus berjalan kaki sekitar 20 menit kesekolah. Dengan ketatnya peraturan sekolah di Hokkaido-,&lt;br /&gt;Juna terkadang harus mengerjakan beberapa tugas yang di berikan kalau kebetulan dia harus terlambat masuk pada jam pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum’at pagi itu Juna kembali terlambat dan harus membersihkan Kelas sendirian diakhir sekolah.&lt;br /&gt;Entah mengapa saat itu pula Kesha merasa iba dengan teman yang tinggal sekota dengannya tersebut dan&lt;br /&gt;berjanji dalam hatinya mulai senin minggu depan, dia akan menjemput Juna untuk sama-sama kesekolah.&lt;br /&gt;Kasus Flu burung yang melanda Jepang pada tahun 2004 membuat perusahaan peternakan ayah Kasha harus gulung tikar&lt;br /&gt;dan membuat keluarga mereka jatuh miskin, bahkan mobil yang biasa di gunakan untuk mengantar Kesha kesekolah harus di jual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini membuat Kesha sedikit shok karena dia harus menunggu Bis kesekolah.&lt;br /&gt;Ditambah keinginannya untuk menjemput Juna tidak bisa terlaksana.&lt;br /&gt;Dan pagi itu, karena tidak terlalu tahu dengan jadwal Bis,&lt;br /&gt;Kesha terlambat untuk naik Bis kesekolah, dan sialnya lagi jadwal kereta pun tak terkejar.&lt;br /&gt;Hari itu Kesha harus terlambat untuk mengikuti jam pertama dan kedua,&lt;br /&gt;yang pada jam kedua adalah jam ulangan untuk mata pelajaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesha harus melakukan pembersihan perpustakaan sekolah dan harus pula mengerjakan tugas lain karena tidak mengikuti ulangan.&lt;br /&gt;Penyesalan pun mengalir kuat pada Kesha karena dia belum sempat memberikan walau hanya tempat duduk disebelahnya pada Juna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral :&lt;br /&gt;Kadang memang keegoan mengenggam erat hati kita saat kita merasa memiliki sesuatu yang lebih dari orang lain.&lt;br /&gt;Dan tidak jarang kita terlambat menyadari dan akhirnya terlambat untuk bisa berbagi pada orang lain.&lt;br /&gt;Kadang kita baru mau berbagi ketika kita tidak memiliki sesuatu untuk berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak akan merasa rugi atau kehilangan sesuatu jika kita mau berbagi pada oarng lain,&lt;br /&gt;karena hakekatnya sesuatu yang kita miliki adalah pinjaman yang sewaktu-waktu dapat saja&lt;br /&gt;Sang pemilik segala sesuatu mengambilnya kembali tanpa sepengetahuan kita.&lt;br /&gt;Semoga mulai hari ini kita bisa saling berbagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-3045884713836949069?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/3045884713836949069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/saling-berbagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3045884713836949069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3045884713836949069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/saling-berbagi.html' title='Saling Berbagi'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-6174053398534461138</id><published>2010-12-28T17:25:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:25:05.021-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Seorang Gadis Bernama Li-Li</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: #4c1130;"&gt;Seorang gadis Cina bernama Li-Li menikah dan tinggal bersama suami dan ibu mertua.&lt;br /&gt;Semenjak itu, Li-Li menyedari bahwa dia tidak dapat menyesuaikan diri dengan ibu mertuanya dalam semua perkara.&lt;br /&gt;Sikap dan prinsip mereka berbeda dan Li-Li sangat marah dan tidak begitu menyenangi ibu mertuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li-Li juga sering dikritik ibu mertuanya. Hari demi hari, minggu demi minggu,&lt;br /&gt;Li-Li dan ibu mertua tidak pernah berhenti berleter dan bertengkar. Keadaan menjadi bertambah buruk,&lt;br /&gt;kerana berdasarkan tradisi Cina, Li-Li harus taat kepada setiap permintaan ibu mertua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ketegangan dan pertengkaran di dalam rumah menyebabkan si suami yang miskin itu berada di dalam tekanan.&lt;br /&gt;Akhirnya, Li-Li tidak tahan lagi dengan sikap panas baran dan dominasi ibu mertuanya, dan dia memutuskan untuk melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li-Li pergi menemui teman baik ayahnya, Mr. Huang, yang menjual herba ubatan Cina. Li-Li menceritakan segala masalah yang dialaminya dan meminta Mr.Huang memberinya&lt;br /&gt;sejumlah racun supaya masalahnya dapat diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. Huang berfikir sejenak dan tersenyum dan akhirnya berkata, ¢Li-Li, saya akan menolong kamu,&lt;br /&gt;tapi kamu harus dengar dengan teliti dan melakukan apa yang saya suruh¢&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li-Li menjawab, ¢Baik, saya akan melakukan apa saja yang pakcik minta.¢&lt;br /&gt;Mr. Huang mencari-cari sesuatu di dalam sebuah bilik dan kembali beberapa&lt;br /&gt;menit kemudian dengan membawa sejumlah herba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memberitahu Li-Li, ¢Kamu tidak boleh menggunakan racun yang bertindak-balas cepat untuk membunuh ibu mertuamu,&lt;br /&gt;kerana nanti akan menyebabkan orang berasa curiga. Oleh sebab itu saya memberi kamu sejumlah herba yang secara perlahan&lt;br /&gt;akan meracuni tubuh ibu mertuamu. Setiap hari masakkan daging atau ayam dan kemudian campurkan sedikit herba ini.&lt;br /&gt;Untuk memastikan bahawa tidak ada orang yang mencurigaimu, kamu harus berhati-hati dan berbuat baik dengan ibu mertuamu.&lt;br /&gt;Jadikan dia sebagai sahabat. Jangan berdebat dengannya, taati dia, dan layani dia seumpama seorang ratu.¢&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li-Li berasa sangat senang. Dia kembali ke rumah dan mula merancang pembunuhan ibu mertuanya.&lt;br /&gt;Minggu demi minggu berlalu, bulan berganti bulan, dan setiap hari, Li-Li memasakkan ibu mertuanya&lt;br /&gt;dengan masakan yang dibuat secara khusus. Li-Li ingat segala pesanan Mr. Huang. Untuk mengelakkan sebarang kecurigaan,&lt;br /&gt;Li-Li berhati-hati mengawal emosinya, mentaati ibu mertuanya, melayan ibu mertuanya seperti ibunya sendiri dan bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah enam bulan berlalu, suasana rumah berubah menjadi ceria. Li-Li telah belajar mengawal emosinya&lt;br /&gt;dengan baik sehingga hampir tidak pernah meledak dalam amarah atau kekecewaan.&lt;br /&gt;Dia tidak bertengkar sekalipun dengan ibu mertuanya, yang sekarang kelihatan jauh lebih baik dan mudah bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap ibu mertua terhadap Li-Li juga berubah. Dia mula menyayangi Li-Li seperti anaknya sendiri.&lt;br /&gt;Dia semakin senang memberitahu teman-teman dan kenalannya bahawa Li-Li adalah menantu terbaik yang pernah ditemuinya.&lt;br /&gt;Li-Li dan ibu mertuanya sekarang sangat rapat di antara satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami Li-Li turut gembira melihat perubahan yang berlaku. Suatu hari, Li-Li datang menemui Mr. Huang dan minta pertolongan lagi.&lt;br /&gt;Dia berkata, ¢Mr. Huang, tolonglah saya untuk mencegah racun itu membunuh ibu mertua saya. Dia telah berubah menjadi seorang wanita&lt;br /&gt;yang sangat baik dan saya mengasihinya seperti ibu saya sendiri. Saya tidak ingin dia mati kerana racun yang saya berikan.¢&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. Huang tersenyum dan mengangkat kepalanya. ¢Li-Li, tidak usah bimbang. Saya tidak pernah memberimu racun.&lt;br /&gt;Herba yang saya berikan dulu adalah vitamin untuk meningkatkan kesihatannya. Satu-satunya racun yang pernah ada&lt;br /&gt;ialah di dalam fikiran dan sikapmu terhadapnya, tapi semuanya sudah lenyap dibersihkan oleh kasih sayang dan perhatian&lt;br /&gt;yang kamu berikan padanya.¢&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;Pernahkah anda menyedari bahawa sebagaimana perlakuanmu terhadap orang lain akan&lt;br /&gt;sama dengan apa yang akan mereka lakukan terhadap kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;¢Pepatah China berkata: Orang yang mengasihi orang lain akan dikasihi¢&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : anonimous&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-6174053398534461138?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/6174053398534461138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/seorang-gadis-bernama-li-li.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/6174053398534461138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/6174053398534461138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/seorang-gadis-bernama-li-li.html' title='Seorang Gadis Bernama Li-Li'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-2231850200344609912</id><published>2010-12-28T17:22:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:22:56.527-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>KUPU KUPU ( Renungan tentang Kebahagiaan )</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #f4cccc; color: #4c1130;"&gt;Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga.&lt;br /&gt;Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya.&lt;br /&gt;Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas.&lt;br /&gt;Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sedang apa kau disini anak muda?" tanya seseorang. Rupanya ada seorang kakek tua.&lt;br /&gt;"Apa yang kau risaukan..?" Anak muda itu menoleh ke samping, "Aku lelah Pak Tua.&lt;br /&gt;Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuh untuk mencari kebahagiaan,&lt;br /&gt;namun tak juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah,&lt;br /&gt;tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemana kah aku harus mencarinya?&lt;br /&gt;Bilakah kutemukan rasa itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek Tua duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian.&lt;br /&gt;Di pandangnya wajah lelah di depannya. Lalu, ia mulai bicara, "di depan sana, ada sebuah taman.&lt;br /&gt;Jika kamu ingin jawaban dari pertanyaanmu, tangkaplah seekor kupu-kupu buatku. Mereka berpandangan.&lt;br /&gt;"Ya...tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan tanganmu" sang Kakek mengulang kalimatnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman.&lt;br /&gt;Tak berapa lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan bunga-bunga yang bermekaran.&lt;br /&gt;Tak heran, banyak kupu-kupu yang berterbangan disana.&lt;br /&gt;Sang kakek, melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang diperbuat pemuda yang sedang gelisah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah sasaran.&lt;br /&gt;Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Di kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain.&lt;br /&gt;Ia tak mau kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Ia gagal. Ia mulai berlari tak beraturan.&lt;br /&gt;Diterjangnya sana-sini. Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk mendapatkan kupu-kupu itu.&lt;br /&gt;Diterobosnya semak dan perdu di sana. Gerakannya semakin liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat ditangkap.&lt;br /&gt;Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak naik-turun dengan cepat.&lt;br /&gt;Sampai akhirnya ada teriakan, "Hentikan dulu anak muda. Istirahatlah.&lt;br /&gt;" Tampak sang Kakek yang berjalan perlahan.&lt;br /&gt;Tapi lihatlah, ada sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi kanan-kiri kakek itu.&lt;br /&gt;Mereka terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang?&lt;br /&gt;Menabrak-nabrak tak tentu arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rusak?"&lt;br /&gt;Sang Kakek menatap pemuda itu. "Nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu.&lt;br /&gt;Semakin kau terjang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu.&lt;br /&gt;Karena kebahagiaan itu bukan benda yang dapat kau genggam,&lt;br /&gt;atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu.&lt;br /&gt;Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari kemana-mana.&lt;br /&gt;Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datang sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek Tua itu mengangkat tangannya.&lt;br /&gt;Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di ujung jari.&lt;br /&gt;Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan.&lt;br /&gt;Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang mengalun perlahan,&lt;br /&gt;layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah,&lt;br /&gt;seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu.&lt;br /&gt;Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah,&lt;br /&gt;bagi mereka yang tahu apa yang mereka cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana-sini, menabrak sana-sini,&lt;br /&gt;atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat saja mengejarnya dengan berlari kencang,&lt;br /&gt;ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu,&lt;br /&gt;seperti menangkap buruan yang dapat kita santap setelah mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita belajar. Kita belajar bahwa kebahagiaan tak bisa di dapat dengan cara-cara seperti itu.&lt;br /&gt;Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat di genggam atau benda yang dapat disimpan.&lt;br /&gt;Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan adalah aroma dari udara itu.&lt;br /&gt;Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya,&lt;br /&gt;semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita berusaha meraihnya,&lt;br /&gt;semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu.&lt;br /&gt;Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi dalam hati kita.&lt;br /&gt;Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang kita lakukan.&lt;br /&gt;Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani hidup kita.&lt;br /&gt;Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh.&lt;br /&gt;Temukanlah bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana.&lt;br /&gt;Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan mungkin, bahagia itu "hinggap" di hati kita,&lt;br /&gt;namun kita tak pernah memperdulikannya. Mungkin juga,&lt;br /&gt;bahagia itu berterbangan di sekeliling kita,&lt;br /&gt;namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Anonymous)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-2231850200344609912?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/2231850200344609912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kupu-kupu-renungan-tentang-kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/2231850200344609912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/2231850200344609912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kupu-kupu-renungan-tentang-kebahagiaan.html' title='KUPU KUPU ( Renungan tentang Kebahagiaan )'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-2577982901782618389</id><published>2010-12-28T17:20:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:20:15.475-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Kuil Seribu Lonceng</title><content type='html'>&lt;div style="color: #20124d;"&gt;Kuil seribu lonceng kini menjadi legenda dan keberadaannya tetap menjadi rahasia.&lt;br /&gt;Namun, ada seorang pemuda yg percaya dengan kisah itu. Ia ingin sekali mendengar suara lonceng itu.&lt;br /&gt;Kini ia berdiri dibibir pantai, mendengar dgn seksama, berharap dpt didengarnya bunyi lonceng itu.&lt;br /&gt;Tapi, telah beberapa jam ia berdiri disana, tak satu suara lonceng pun terdengar.&lt;br /&gt;Keesokan hari, sang pemuda mencoba lagi. Namun, tetap saja hanya debur ombak dan suara angin yg didengarnya.&lt;br /&gt;Orang2 disana pun mulai mencemooh si pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ada satu orang tua yg peduli dengannya, mendukung si pemuda, "jangan menyerah, Nak.&lt;br /&gt;Temukan suara itu didalam heningmu. Dengarlah keindahannya dalam damai hatimu "&lt;br /&gt;Sang pemuda kembali melanjutkan pencariannya setiap mlm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika ia kembali duduk dipinggir pantai mnatap laut didpnnya. Pendengarannya dipasang kuat.&lt;br /&gt;Matanya terbuka tapi tetap terjaga. Hening. Kupingnya mulai tlatih utk membedakan suara buih dan deru angin.&lt;br /&gt;Sesaat lirih terdengar suara lonceng di telinganya. Sayup2 suara itu mkn keras. Satu, dua, tiga lonceng yg berdentang.&lt;br /&gt;Sang pemuda terus berkonsentrasi. Suara2 itu mulai jelas. Ah,kini ia mulai mnikmati suara yg berdentang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuil 1000 lonceng itu terlihat nyata dlm pendengarannya. Pencarian sang anak muda kini berakhir.&lt;br /&gt;Suara genta itu bersahutan ditelinga. Ada harmoni keindahan musik yg sdang menjalar dlm hatinya.&lt;br /&gt;Kuil itu tlh ditemukan dan hal itu membutuhkn banyak perjuangan.&lt;br /&gt;Kuil lonceng itu hanya bisa didapatkn oleh mrk yg mau sabar utk mnekuni setiap suara yg datang.&lt;br /&gt;Kuil lonceng itu hanya bisa didengar oleh mrk yg berada dlm kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya disetiap hati kita ada seribu lonceng yg berdentang dan bercerita ttg kebahagiaan.&lt;br /&gt;Saya pun percaya didlm kalbu kita itu akan selalu terdengar seribu lonceng yg memainkan nada ketentraman.&lt;br /&gt;Dilubuk hati kita akan selalu ada seribu lonceng yang bersahutan membunyikn kedamaian.&lt;br /&gt;Dan disana akan terdengar genta2 itu dgn setia bsenandung kpd kita ttg kebijaksanaan.&lt;br /&gt;Saya percaya tak hanya butuh telinga utk dpt mendengarkn semua keindahan itu.&lt;br /&gt;Tapi kita jug butuh nurani yg bersih,dan kalbu yg suci. Kita juga akan butuh ketekunan dan kesabaran.&lt;br /&gt;Suara seribu"keindahan" itu hanya akan didengar oleh mrk yg terbiasa utk membedakn antara amarah dan cinta.&lt;br /&gt;Bunyi seribu nada "kedamaian" itu hnya akn mengisi mrk yg mampu memilah mana percaya diri dan putus asa.&lt;br /&gt;Temukanlah dalam hening dan damai hati kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Anonymous) .&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-2577982901782618389?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/2577982901782618389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kuil-seribu-lonceng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/2577982901782618389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/2577982901782618389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kuil-seribu-lonceng.html' title='Kuil Seribu Lonceng'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-8797679889740543861</id><published>2010-12-28T17:18:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:18:28.175-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Kisah Tiga Budak Hitam</title><content type='html'>&lt;div style="color: #274e13;"&gt;Tiga orang budak hitam berjalan-jalan di atas pasir di persisiran sebuah pantai.&lt;br /&gt;Tiba-tiba seorang dari mereka tertendang sebiji botol.&lt;br /&gt;Beliaupun mengambil botol tersebut.&lt;br /&gt;Botol tersebut tertutup rapat dengan penutup gabus.&lt;br /&gt;Kesemua mereka keheranan dan tertanya-tanya apa yang ada di dalam botol tersebut.&lt;br /&gt;Lalu salah seorang dari mereka pun membukanya.&lt;br /&gt;Terbuka sahaja botol tersebut, keluarlah jin yang amat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jin tersebut ketawa-terbahak-bahak lalu berkata&lt;br /&gt;" Siapakah engkau hai manusia yang telah membebaskan aku?&lt;br /&gt;Aku telah terkurung dalam botol ini selama 100 tahun.&lt;br /&gt;Dalam masa terkurung aku telah bersumpah akan memberikan 3 permintaan&lt;br /&gt;siapa yang membebaskan aku dari botol ini..&lt;br /&gt;Nah! Sekarang kamu semua pintalah apa-apa, akan aku tunaikan permintaanmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga-tiga budak hitam itu mulanya terkejut tetapi bergembira apabila jin tersebut&lt;br /&gt;menawarkan untuk menunaikan permintaan mereka.&lt;br /&gt;Jin pun berkata kepada budak yang pertama,&lt;br /&gt;" Pintalah!" Budak hitam pertama pun berkata .&lt;br /&gt;"Tukarkanlah aku menjadi putih supaya aku kelihatan lebih gagah"&lt;br /&gt;Jin pun menunaikan permintaannya.&lt;br /&gt;Lalu budak itu pun menjadi putih.&lt;br /&gt;Jin pun berkata kepada budak hitam kedua,"Pintalah!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budak hitam kedua pun berkata .&lt;br /&gt;" Tukarkanlah aku menjadi putih dan kelihatan gagah,&lt;br /&gt;lebih putih dan gagah daripada budak yang pertama".&lt;br /&gt;Jin pun menunaikan permintaannya.&lt;br /&gt;Lalu budak itu pun menjadi putih dan gagah lebih dari pada budak yang pertama.&lt;br /&gt;Jin pun berkata kepada budak hitam ketiga, "Pintalah!".&lt;br /&gt;Budak hitam ketiga pun berkata .&lt;br /&gt;"Tukarkanlah aku menjadi putih dan kelihatan gagah,&lt;br /&gt;lebih putih dan gagah daripada budak yang pertama dan kedua".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jin pun berkata. " Tidak, permintaan itu tidak dapat aku perkenankan. Pintalah yang lain..."&lt;br /&gt;Budak hitam ketiga keheranan dan terfikir-fikir apa yang mahu dipintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lama berfikir, budak hitam ketiga pun berkata&lt;br /&gt;" Kalau begitu, aku pinta kau hitamkan kembali rakan aku yang dua orang itu"&lt;br /&gt;Lalu jin pun tunaikan permintaannya. Kembalilah asal hitam kedua-duanya.&lt;br /&gt;Jin pun berlalu dari situ dan ketiga-tiga mereka tercengang-cengang dan&lt;br /&gt;tidak memperolehi sesuatu apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;Sikap dengki, cemburu dan irihati seringkali bersarang di hati manusia.&lt;br /&gt;Manusia tidak suka melihat orang lain lebih dari mereka dan&lt;br /&gt;mengharapkan mereka lebih dari orang lain.&lt;br /&gt;Mereka juga suka melihat nikmat orang lain hilang.&lt;br /&gt;Sikap ini sebenarnya pada akhirnya merugikan manusia sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Anonimous)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-8797679889740543861?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/8797679889740543861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-tiga-budak-hitam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/8797679889740543861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/8797679889740543861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-tiga-budak-hitam.html' title='Kisah Tiga Budak Hitam'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-3826138576436163876</id><published>2010-12-28T17:15:00.001-08:00</published><updated>2010-12-28T17:15:46.831-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Kisah Seekor Kupu-kupu</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d;"&gt;Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul.&lt;br /&gt;Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang&lt;br /&gt;dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.&lt;br /&gt;Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan.&lt;br /&gt;Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.&lt;br /&gt;Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya.&lt;br /&gt;Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.&lt;br /&gt;Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut.&lt;br /&gt;Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa,&lt;br /&gt;pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar&lt;br /&gt;sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan&lt;br /&gt;berkembang seiring dengan berjalannya waktu.&lt;br /&gt;Semuanya tak pernah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya&lt;br /&gt;dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut.&lt;br /&gt;Dia tidak pernah bisa terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa&lt;br /&gt;kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk&lt;br /&gt;melewati lubang kecil adalah proses Alami yang di gariskan Allah SWT,&lt;br /&gt;untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian&lt;br /&gt;sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-3826138576436163876?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/3826138576436163876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-seekor-kupu-kupu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3826138576436163876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3826138576436163876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-seekor-kupu-kupu.html' title='Kisah Seekor Kupu-kupu'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-5939245676115487979</id><published>2010-12-28T17:13:00.001-08:00</published><updated>2010-12-28T17:13:29.878-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>KISAH SEBUAH JAM</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d;"&gt;Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.&lt;br /&gt;"Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetik paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?"&lt;br /&gt;"Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?" tanya si pembuat jam.&lt;br /&gt;"Lapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?"&lt;br /&gt;jawab jam penuh keraguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?" cadang si pembuat jam.&lt;br /&gt;"Dalam satu jam harus berdetik 3,600 kali? Banyak sekali itu"&lt;br /&gt;tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.&lt;br /&gt;Tukang jam dengan penuh kesabaran kemudian berkata lagi kepada si jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetik satu kali setiap detik?"&lt;br /&gt;"Oh, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetik satu kali setiap detik.&lt;br /&gt;Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa&lt;br /&gt;kerana ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetik tanpa henti.&lt;br /&gt;Dan itu berarti ia telah berdetik sebanyak 31,104,000 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat.&lt;br /&gt;Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu.&lt;br /&gt;Bahkan yang kita anggap mustahil untuk dilakukan sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(anonimous)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-5939245676115487979?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/5939245676115487979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-sebuah-jam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/5939245676115487979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/5939245676115487979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-sebuah-jam.html' title='KISAH SEBUAH JAM'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-229146204781563033</id><published>2010-12-28T17:11:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:11:25.690-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>KISAH AYAM DAN LEMBU</title><content type='html'>&lt;div style="color: #274e13;"&gt;Seorang kaya duduk termenung di dalam sebuah restoran.&lt;br /&gt;Wajahnya serius seperti memikirkan sesuatu.&lt;br /&gt;"Kenapa semua orang mengatakan aku kikir.&lt;br /&gt;Padahal semua orang tahu jika aku sudah tiada lagi di dunia nanti,&lt;br /&gt;aku akan memberikan semua harta kekayaanku pada Yayasan Kemanusiaan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" kata orang kaya tersebut kepada seorang pelayan.&lt;br /&gt;Pelayan terdiam sejenak dan kemudian berbicara,&lt;br /&gt;"Akan saya ceritakan kepada tuan tentang kisah ayam dan lembu,"&lt;br /&gt;Lalu dia pun bercerita. Pada zaman dahulu,&lt;br /&gt;terdapat sekumpulan ayam dan lembu di sebuah ladang.&lt;br /&gt;Lembu begitu popular dan disenangi, sedangkan sang ayam tidak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mengherankan si ayam.&lt;br /&gt;Ia merasa cemburu dengan si lembu. Ia berkata kepada sang lembu,&lt;br /&gt;"Semua orang berkata begitu manis tentang dirimu dan mereka&lt;br /&gt;menganggap kamu murah hati, kerana setiap hari kamu memberi mereka krim dan susu.&lt;br /&gt;Tapi bagaimana dengan aku? Aku memberikan semua yang aku punya.&lt;br /&gt;Aku memberikan manusia dagingku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku turut memberikan mereka bulu-buluku.&lt;br /&gt;Bahkan mereka memasak dan membuat sup dengan kakiku untuk kesehatan.&lt;br /&gt;Tidak ada hewan yang berbakti sebegitu banyak seperti itu.&lt;br /&gt;Kenapa aku masih tidak dihargai?" "Adakah tuan tahu apa jawapan sang lembu?,&lt;br /&gt;"tanya si pelayan itu kepada orang kaya tersebut.&lt;br /&gt;Orang kaya yang mendengar cerita itu dengan penuh perhatian hanya menggeleng kepala.&lt;br /&gt;"Sang lembu berkata tenang, "Mungkin kerana aku memberikannya sewaktu aku masih hidup..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbuatlah kebajikan sementara kita masih hidup dan sehat.&lt;br /&gt;Jangan menunggu ketika kita sudah meninggal dunia,&lt;br /&gt;baru mengharapkan orang lain menghargai kita untuk suatu kebaikan yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Anonymous)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-229146204781563033?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/229146204781563033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-ayam-dan-lembu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/229146204781563033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/229146204781563033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-ayam-dan-lembu.html' title='KISAH AYAM DAN LEMBU'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-7625106969908780633</id><published>2010-12-28T17:07:00.001-08:00</published><updated>2010-12-28T17:09:15.215-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>HARGA WAKTU AYAH</title><content type='html'>&lt;div style="color: #e06666;"&gt;&lt;b&gt;Seorang Bapak pulang ke rumah dlm keadaan letih disambut oleh&lt;br /&gt;anak lelakinya yg berusia 7 tahun dimuka pintu.&lt;br /&gt;Anak: Ayah, boleh nggak Amin bertanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah: "Ya...nak tanya apa?"&lt;br /&gt;Anak: "Berapa pendapatan ayah sejam?"&lt;br /&gt;Ayah: "Itu bukan urusan kamu, buat apa kamu sibuk tanya?"&lt;br /&gt;si ayah mulai marah karena merasa lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak: "Amin tidak tahu ayah. Tolonglah beri tahu berapa ayah dapat sejam&lt;br /&gt;bekerja di kantor?" si anak mulai merayu.&lt;br /&gt;Ayah: "Rp 10.000 sejam, memang kenapa?"&lt;br /&gt;Anak: "Oh..." si anak menjawab sambil tunduk ke bawah. Kemudian memandang&lt;br /&gt;wajah ayahnya sambil bertanya, "Ayah....boleh nggak Amin pinjam Rp 5000 dari ayah?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Ayah mulai menjadi berang dan berkata, " oh, itu sebabnya kamu tanya&lt;br /&gt;berapa pendapatan ayah, untuk apa uang sebanyak 5000 ? nak&lt;br /&gt;beli barang mainan lagi? Jangan mubazir. Ayah kerja capek-capek bukan&lt;br /&gt;untuk buang duit sebarangan. Sekarang pergi balik ke kamar dan tidur, dah lewat&lt;br /&gt;jam tidur nih..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanak-kanak 7 tahun itu terdiam dan perlahan-lahan&lt;br /&gt;melangkah kembali ke kamar tidurnya.&lt;br /&gt;Si ayah duduk di atas sofa dan mula memikirkan mengapa anaknya&lt;br /&gt;yg sekecil itu memerlukan duit sebanyak itu.&lt;br /&gt;Kira-kira dua jam kemudian si ayah kembali tenang dan terfikir kemungkinan&lt;br /&gt;anaknya benar-benar memerlukan uang untuk keperluan di sekolahnya kerana&lt;br /&gt;anaknya tidak pernah meminta uang sebanyak itu sebelumnya.&lt;br /&gt;Dengan perasaan bersalah si ayah melangkah menuju kamar anaknya dan membuka&lt;br /&gt;pintu. Didapati anaknya masih belum tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau kamu betul-betul perlu uang, nah ambillah Rp 5000 ini",kata si ayah.&lt;br /&gt;Amin segera bangun dan tersenyum girang. "Terimakasih banyak ayah",&lt;br /&gt;katanya begitu gembira. Kemudian dia mencari-cari sesuatu di bawah bantalnya&lt;br /&gt;dan mengeluarkan selembar lima ribuan yg sudah kusut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat di lihat uang itu oleh ayahnya, si ayah kembali marah.&lt;br /&gt;"kenapa kamu minta duit lagi sedangkan kamu sudah ada uang sebanyak itu?&lt;br /&gt;Dan dari mana kamu dapat uang di bawah bantal itu?" bentak si ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak tunduk tidak berani menatap wajah ayahnya. "uang ini Amin kumpul&lt;br /&gt;dari belanja sekolah yang ayah beri tiap hari. Amin minta lagi 5 ribu&lt;br /&gt;dari ayah sebab uang yang Amin ada sekarang tidak cukup", jawab si anak perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak cukup untuk beli apa??", si ayah bertanya balik.&lt;br /&gt;"Ayah, sekarang Amin sudah punya 10 ribu. Ayah ambil uang ini. Amin mau beli&lt;br /&gt;sejam waktu dari masa ayah. Amin ingin, ayah balik kerja lebih awal besok.&lt;br /&gt;Amin rindu mau makan malam bersama ayah. ", jawab si anak tanpa berani memandang wajah&lt;br /&gt;ayahnya. Terdiam dan hanya merasakan air bening jatuh dari matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras memang perlu , tapi berilah perhatian yang cukup buat anak di rumah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Anonim dr Malaysia).&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-7625106969908780633?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/7625106969908780633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/harga-waktu-ayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7625106969908780633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7625106969908780633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/harga-waktu-ayah.html' title='HARGA WAKTU AYAH'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-992877404283978556</id><published>2010-12-28T17:02:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.252-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>GAGAK, BAPAK DAN ANAK</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: #274e13;"&gt;Pada suatu petang seorang tua bersama anaknya yang baru menamatkan pendidikan tinggi&lt;br /&gt;duduk santai di halaman sambil memerhatikan suasana di sekitar mereka.&lt;br /&gt;Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pohon tepat di depan si Ayah dan si anak.&lt;br /&gt;Si ayah lalu menunjuk jarinya ke arah gagak sambil bertanya,&lt;br /&gt;"Nak, apakah benda itu?" "Burung gagak", jawab si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ayah mengangguk-angguk,&lt;br /&gt;namun sejurus kemudian sekali lagi mengulangi pertanyaan yang sama.&lt;br /&gt;Si anak mengira ayahnya kurang mendengar jawapannya tadi lalu menjawab&lt;br /&gt;dengan sedikit kuat, "Itu burung gagak ayah!"&lt;br /&gt;Tetapi sesaat kemudian si ayah bertanya lagi persoalan yang sama.&lt;br /&gt;Si anak merasa agak keliru dan sedikit pusing dengan pertanyaan yang sama diulang-ulang,&lt;br /&gt;lalu si anak menjawab dengan lebih kuat, "Burung Gagak!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ayah terdiam seketika.&lt;br /&gt;Namun tidak lama kemudian sekali lagi mengajukan pertanyaan yang serupa hingga membuatkan&lt;br /&gt;si anak hilang kesabaran dan menjawab dengan nada yang sedikit membentak si ayah,&lt;br /&gt;"Gagak la ayah.......". Tetapi agak mengejutkan si anak,&lt;br /&gt;apabila si ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanyakan pertanyaan yang sama.&lt;br /&gt;Dan kali ini si anak benar-benar hilang sabar dan menjadi marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah!!! Saya tak tahu apakah ayah faham atau tidak.&lt;br /&gt;Tapi sudah lima kali ayah bertanya persoalan tersebut dan saya sudah pun memberikan jawapannya.&lt;br /&gt;Apalagi yang ayah mahu saya katakan?&lt;br /&gt;Itu burung gagak, burung gagak la.....", kata si anak dengan nada yang begitu marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ayah terus bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang terpinga-pinga.&lt;br /&gt;Sebentar kemudian si ayah keluar semula dengan sesuatu di tangannya.&lt;br /&gt;Dia mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih geram dan tertanya-tanya. sebuah diary lama.&lt;br /&gt;Coba kamu baca apa yang pernah ayah tulis di dalam diari itu", pinta si ayah.&lt;br /&gt;Si anak akur dan membaca buku diary yang diberikan...&lt;br /&gt;"Hari ini aku di halaman duduk santai dengan anakku yang genap berumur lima tahun.&lt;br /&gt;Tiba-tiba seekor gagak hinggap di pohon didepan kami. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan bertanya,&lt;br /&gt;"Ayah, apa tu?". Dan aku menjawab, "Burung gagak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bagaimana pun, anak ku terus bertanya&lt;br /&gt;persoalan yang serupa dan setiap kali aku menjawab dengan jawaban yang sama.&lt;br /&gt;Sehingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi cinta dan sayangkupadanya,&lt;br /&gt;aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya.&lt;br /&gt;Aku berharap ini akan menjadi suatu pendidikan yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Setelah selesai membaca diary yang di berikan tersebut si anak&lt;br /&gt;mengangkat muka memandang wajah si ayah yang kelihatan sayu.&lt;br /&gt;Si ayah dengan perlahan bersuara,&lt;br /&gt;" Hari ini ayah baru bertanya kau soalan yang sama sebanyak lima kali,&lt;br /&gt;dan kau telah hilang sabar serta marah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;Jagalah hati kedua ibu bapak. Jangan sesekali menyinggung perasaan mereka&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-992877404283978556?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/992877404283978556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/gagak-bapak-dan-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/992877404283978556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/992877404283978556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/gagak-bapak-dan-anak.html' title='GAGAK, BAPAK DAN ANAK'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-1342689053061130149</id><published>2010-12-28T16:56:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.253-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>CINTA SEEKOR CICAK</title><content type='html'>&lt;div style="color: #741b47;"&gt;Ketika sedang merenovasi rumah, seorang pemuda coba meruntuhkan suatu tembok.&lt;br /&gt;Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang dibuat dari kayu.&lt;br /&gt;Ketika tembok itu mulai roboh, dia menemui seekor cicak yang terperangkap di antara ruang&lt;br /&gt;kosong itu kerana kakinya melekat pada sebatang paku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merasa kasihan sekaligus heran. Lalu dia memperhati paku itu,&lt;br /&gt;ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibuat.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan keadaan terperangkap selama 10 tahun???&lt;br /&gt;Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikit pun,&lt;br /&gt;itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu lalu berfikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun&lt;br /&gt;tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!&lt;br /&gt;Pemuda itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu,&lt;br /&gt;apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.&lt;br /&gt;kemudian, tidak tahu dari mana datangnya,&lt;br /&gt;seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya. AHHHH!......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu merasa terharu melihat hal itu.&lt;br /&gt;Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan&lt;br /&gt;cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.&lt;br /&gt;Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah.&lt;br /&gt;Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu.&lt;br /&gt;Apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti&lt;br /&gt;memperhatikan pasangannya selama 10 tahun.&lt;br /&gt;Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki kurnia yang begitu mengagumkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini.&lt;br /&gt;Lalu saya mulai berfikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga,&lt;br /&gt;teman, kekasih, saudara lelaki, saudara perempuan..&lt;br /&gt;Seiring dengan berkembangnya teknologi,&lt;br /&gt;akses kita untuk mendapatkan informasi berkembang sangat cepat.&lt;br /&gt;Tapi tak peduli sejauh apa jarak diantara kita,&lt;br /&gt;berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang kita kasihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!!!&lt;br /&gt;Kisah ini berasal dari Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : anonimous&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-1342689053061130149?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/1342689053061130149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/cinta-seekor-cicak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1342689053061130149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1342689053061130149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/cinta-seekor-cicak.html' title='CINTA SEEKOR CICAK'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-3136946088325902766</id><published>2010-12-28T16:54:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.253-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>CINTA, KESEDIHAN, KEGEMBIRAAN, KEKAYAAN</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: white; color: #660000;"&gt;&lt;b&gt;Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah benda abstrak.&lt;br /&gt;Ada Cinta, Kekayaan, Kecantikan, Kegembiraan, Kesedihan dan sebagainya.&lt;br /&gt;Pada awalnya mereka hidup bersama-sama dengan aman dan saling memerlukan.&lt;br /&gt;Namun pada suatu hari, badai datang menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba&lt;br /&gt;bergelombang dan menimbulkan ombak yang sangat besar dan akan menenggelamkan pulau itu.&lt;br /&gt;Semua penghuni di pulau itu segera berusaha menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sangat bimbang kerana ia tidak pandai berenang dan tidak memiliki perahu.&lt;br /&gt;Ia berdiri di tepi pantai untuk meminta bantuan. Sementara itu air semakin naik membasahi kaki Cinta.&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian kelihatan Kekayaan sedang mengayuh perahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan! Kekayaan! Tolonglah aku!?Eteriak Cinta. Dengan segera Kekayaan pun menjawab, ?&lt;br /&gt;Ohh! Maafkan aku Cinta?E kata Kekayaan. ? Perahuku telah penuh dengan semua hartaku.&lt;br /&gt;Aku tak dapat membawamu bersama, nanti perahu ini akan tenggelam.&lt;br /&gt;Lagi pun tak ada ruang lagi untuk kau di perahuku ini.?&lt;br /&gt;Cinta amat sedih sekali, namun kemudiannya dia melihat&lt;br /&gt;Kegembiraan melintasi di depannya dengan sebuah perahu.?&lt;br /&gt;Kegembiraan! Tolonglah aku!? teriak Cinta.&lt;br /&gt;Oleh kerana Kegembiraan terlalu gembira kerana dia telah menjumpai sebuah perahu,&lt;br /&gt;dia langsung tidak mendengari teriakan Cinta.&lt;br /&gt;Air semakin meninggi membasahi Cinta sampai ke paras pinggang dan Cinta semakin panik.&lt;br /&gt;Tidak lama selepas itu, lalulah Kecantikan di depannya.?&lt;br /&gt;Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!? teriak Cinta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, Cinta kamu sudah basah dan kotor. Aku tak boleh membawamu bersama.&lt;br /&gt;Nanti kau akan mengotorkan perahuku yang indah ini.? sahut Kecantikan.&lt;br /&gt;Cinta amat sedih mendengarnya. Cinta mula menangis terisak-isak.?&lt;br /&gt;Apa kesalahanku, mengapa semua orang tidak mempedulikan aku?? rintihnya sayu.&lt;br /&gt;Ketika Cinta sedang menangis, lalulah pulak Kesedihan dengan perahunya.?&lt;br /&gt;Ohh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu,?kata Cinta.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf, Cinta. Aku sedang bersedih dan aku ingin bersendirian?&lt;br /&gt;kata Kesedihan sambil terus mendayung perahunya. Cinta sudah mula putus asa.&lt;br /&gt;Air semakin naik dan akan menenggelamkannya.&lt;br /&gt;Cinta terus berharap agar dirinya akan diselamatkan orang.&lt;br /&gt;Dia berdoa kepada Tuhan. ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan tolonglah aku, apa akan terjadi pada dunia tanpa aku, tanpa Cinta?&lt;br /&gt;Pada saat yang kritikal itu, tiba-tiba terdengar suara memanggilnya, ?&lt;br /&gt;Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!.?&lt;br /&gt;Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua berjanggut&lt;br /&gt;panjang memutih sedang mendayung perahunya.&lt;br /&gt;Cinta pun naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setibanya di pulau yang berhampiran, orang tua itu menurunkan&lt;br /&gt;Cinta dan segera meninggalkan pulau itu. Pada ketika itulah,&lt;br /&gt;baru Cinta sedar bahawa dia tidak mengetahui siapakah gerangan&lt;br /&gt;orang tua itu yang baik hati dan telah menyelamatkannya itu.&lt;br /&gt;Cinta segera bertanya kepada seorang penduduk tua di pulau itu,&lt;br /&gt;siapa sebenarnya orang itu?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, orang tua tadi? Dia ialah Waktu! kata orang itu.&lt;br /&gt;Cinta pun bertanya lagi. ?Tapi mengapakah dia menyelamatkan aku?&lt;br /&gt;Aku tak kenal dia. Sedangkan kawan-kawan yang mengenaliku&lt;br /&gt;langsung tidak mahu menolongku,? tanya Cinta kehairanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, hanya Waktulah yang tahu betapa berharganya Cinta itu?&lt;br /&gt;kata orang itu. Setelah itu fahamlah Cinta akan kepentingannya di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;Adakah CINTA perlukan KEKAYAAN, KECANTIKAN, KESEDIHAN dan KEGEMBIRAAN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-3136946088325902766?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/3136946088325902766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/cinta-kesedihan-kegembiraan-kekayaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3136946088325902766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3136946088325902766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/cinta-kesedihan-kegembiraan-kekayaan.html' title='CINTA, KESEDIHAN, KEGEMBIRAAN, KEKAYAAN'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-5630988563884364207</id><published>2010-12-28T16:51:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.254-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>BERKORBAN ITU INDAH</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: white; color: blue;"&gt;&lt;b&gt;Telah dua bulan musim hujan berlalu sehingga di mana-mana pepohonan nampak menghijau.&lt;br /&gt;Kelihatan seekor ulat di antara dedaun menghijau yang bergoyang-goyang diterpa angin.&lt;br /&gt;Apa khabar daun hijau, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersentak daun hijau menoleh ke arah suara yang datang&lt;br /&gt;¢Oh, kamu ulat. Badanmu kelihatan kurus dan kecil, mengapa?¢ tanya daun hijau.&lt;br /&gt;¢Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku.&lt;br /&gt;Bolehkah engkau membantuku sahabat?¢ kata ulat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;¢Tentu.. tentu.. dekatlah kemari.¢ Daun hijau berfikir,&lt;br /&gt;¢Jika aku memberikan sedikit dari tubuhku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau.&lt;br /&gt;Hanya sahaja aku akan kelihatan berlubang-lubang. Tapi tak apalah.¢&lt;br /&gt;¢Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju daun hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah makan dengan kenyang ulat berteri makasih kepada daun hijau&lt;br /&gt;yang telah merelakan bahagian tubuhnya menjadi makanan si ulat.&lt;br /&gt;Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu,&lt;br /&gt;ada rasa puas di dalam diri daun hijau. Sekalipun tubuhnya kini berlubang di sana-sini namun&lt;br /&gt;ia bahagia dapat melakukan sesuatu bagi ulat kecil yang lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama berselang ketika musim panas datang daun hijau menjadi kering dan berubah warna.&lt;br /&gt;Akhirnya ia jatuh ke tanah, disapu orang dan dibakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;Apa yang terlalu bererti di hidup kita sehingga kita enggan berkorban sedikit sahaja bagi sesama?&lt;br /&gt;Nah akhirnya semua yang ada akan ¢mati¢ bagi sesamanya yang tidak menutup mata ketika sesamanya dalam kesukaran.&lt;br /&gt;Yang tidak membelakangi dan seolah tidak mendengar ketika sesamanya berteriak meminta tolong.&lt;br /&gt;Ia rela melakukan sesuatu untuk kepentingan orang lain dan sejenak mengabaikan kepentingan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merelakan kesenangan dan kepentingan diri sendiri bagi sesama memang tidak mudah, tetapi indah.&lt;br /&gt;Ketika berkorban diri kita sendiri menjadi seperti daun hijau yang berlobang namun itu sebenarnya&lt;br /&gt;tidak mempengaruhi hidup kita, kita akan tetap hijau, Tuhan akan tetap memberkati dan memelihara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi ¢daun hijau¢, berkorban merupakan sesuatu perkara yang mengesankan dan terasa indah serta memuaskan.&lt;br /&gt;Dia bahagia melihat sesamanya dapat tersenyum kerana pengorbanan yang ia lakukan.&lt;br /&gt;Ia juga melakukannya kerana menyedari bahawa ia tidak akan selamanya tinggal sebagai daun hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ia akan kering dan jatuh.&lt;br /&gt;Demikianlah kehidupan kita. Hidup ini hanya sementara, kemudian kita akan mati.&lt;br /&gt;Itu sebabnya isilah hidup ini dengan perbuatan-perbuatan baik, kasih, pengorbanan,&lt;br /&gt;pengertian, kesetiaan, kesabaran dan kerendahan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah berkorban itu sebagai sesuatu yang menyenangkan dan membawa sukacita tersendiri bagi anda.&lt;br /&gt;Kita dapat berkorban dalam banyak perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendahulukan kepentingan sesama, melakukan sesuatu bagi mereka,memberikan apa yang kita punyai dan&lt;br /&gt;masih banyak lagi pengorbanan yang dapat kita lakukan.&lt;br /&gt;Yang mana yang sering kita lakukan? Menjadi ulat kecil yang menerima kebaikan orang atau menjadi&lt;br /&gt;¢daun hijau¢ yang senang memberi.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-5630988563884364207?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/5630988563884364207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/berkorban-itu-indah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/5630988563884364207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/5630988563884364207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/berkorban-itu-indah.html' title='BERKORBAN ITU INDAH'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-2941368802644689301</id><published>2010-12-28T16:44:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.254-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>BELAJAR DARI KELEDAI</title><content type='html'>&lt;div style="color: #20124d;"&gt;&lt;b&gt;Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh kedalam sumur.&lt;br /&gt;Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam,&lt;br /&gt;sementara sipetani memikirkan apa yang harus dilakukannya.&lt;br /&gt;Akhirnya, ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan&lt;br /&gt;sumur itu perlu ditimbun(ditutup karena berbahaya),&lt;br /&gt;jadi tidak berguna untuk menolong si keledai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengajak tetangga - tetangganya untuk datang membantunya.&lt;br /&gt;Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah kedalam sumur.&lt;br /&gt;Pada mulanya ,ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi,&lt;br /&gt;ia menangis penuh kengerian.tetapi kemudian,semua orang takjub,&lt;br /&gt;karena si keledai menjadi diam. setelah beberapa sekop tanah dituangkan kedalam sumur,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sipetani melihat kedalam sumur dan tercengang atas apa yang dilihatnya.&lt;br /&gt;Walaupun punggungnya yang terus ditimpa oleh bersekop - sekop tanah dan kotoran,&lt;br /&gt;sikeledai melakukan sesuatu yang menabjubka.&lt;br /&gt;Ia menguncang - guncangkan badannya agar tanah&lt;br /&gt;yang menimpa punggungnya turun kebawah, lalu menaiki tanah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara tetangga -tetangga si petani&lt;br /&gt;terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu.&lt;br /&gt;si keledai terus menguncangkan badannya dan melangkah naik.&lt;br /&gt;segera saja,semua orang terpesona ketika si keledai meloncati&lt;br /&gt;tepi sumur dan melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MORAL&lt;br /&gt;Kehidupan terus saja menuangkan segala macam tanah dan kotoran kepadamu.&lt;br /&gt;cara untuk keluar dari sumur(kesedihan , masalah , beban pikiran) adalah dengan&lt;br /&gt;mengguncangkan hal - hal tersebut sebagai pijakan. setiap masalah dalam hidup kita&lt;br /&gt;merupakan batu pijakan untuk melangkah. kita dapat keluar dari sumur yang terdalam&lt;br /&gt;dengan terus berjuang. jangan pernah menyerah!&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-2941368802644689301?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/2941368802644689301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/belajar-dari-keledai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/2941368802644689301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/2941368802644689301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/belajar-dari-keledai.html' title='BELAJAR DARI KELEDAI'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-4718480996183746265</id><published>2010-12-28T16:40:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.255-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Kisah Pembuat Kendi dan Pengrajin Emas</title><content type='html'>&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Tersebutlah , tinggal seorang pengrajin emas dan seorang pembuat kendi. Perajin emas itu seorang materialis dan pecinta harta.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Oleh sebab itu, dia senantiasa berusaha dengan segala cara untuk mendapatkan harta dan kekayaan. Semua orang tahu bahwa&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;dia tidak mengindahkan kejujuran. Sebaliknya, pembuat kendi adalah seorang mukmin dan pekerja keras. Dia dicintai oleh&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;masyarakat. Setiap orang yang memiliki problema akan datang meminta bantuannya. Si perajin emas berfikir, mengapa warga&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;kota begitu menyintai pembuat kendi, padahal dia tidak memiliki harta benda. Menurutnya, cinta dan kasih sayang bisa diperoleh&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;lewat tipu daya dan makar.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Karena itu timbul rasa dengki si pengrajin emas terhadap pembuat kendi. Pada salah satu hari, sewaktu petugas kota mengejar pencuri&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;di pasar, si pengrajin emas melihat bahwa saat itu adalah momen yang tepat untuk menuntaskan dendamnya terhadap pembuat kendi.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Oleh sebab itu, dia menunjuk si pembuat kendi dan berbohong dengan mengatakan: Saya melihat pencuri masuk ke rumah lelaki ini.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Petugas dengan segera memasuki rumah pembuat kendi dan ketika dia tidak menemukan tanda-tanda adanya pencuri, ia menyeret paksa&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;pembuat kendi ke penguasa dan memintanya untuk menyerahkan si pencuri. Pembuat kendi bersumpah bahwa dia tidak mengetahui apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Tapi ada daya, ia tetap dijebloskan ke penjara. Selang beberapa hari kemudian, pencuri tersebut tertangkap dan sekaligus membuktikan bahwa&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;pembuat kendi tidak bersalah. Diapun dibebaskan. Sebaliknya, pengrajin emas yang berbohong mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;perbuatannya. Setelah peristiwa itu, si pengrajin emas itu bukan hanya tidak menyesal atas tindakannya, tetapi malah semakin dibakar oleh&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;api kedengkian terhadap pembuat kendi. Apalagi, dia menyaksikan bahwa si pembuat kendi semakin dicintai oleh masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Dengki dan hasad sedemikian membakar jiwa dan hatinya sehingga dia mengambil keputusan yang berbahaya. Dia menyediakan racun dan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;memperalat seorang anak muda bodoh untuk meracun pembuat kendi dengan mengupahnya seratus keping emas. Hari yang ditetapkan pun tiba.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Perajin emas menanti suara jerit tangis dari rumah pembuat kendi. Tetapi hal itu tidak terjadi. Sebaliknya pembuat kendi kelihatan sehat&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;dan segar bugar seperti biasa.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Pengrajin emas merasa heran dan dengan segera dia mencari anak muda itu dan menyelidiki apa yang terjadi. Sadarlah dia bahwa bukan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;hanya si pembuat kendi itu tidak diracun, tetapi anak muda tersebut malah lari dari kota membawa seratus keping emas pemberiaannya.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Ketika perajin emas ini mendengar berita itu, dia merasa sangat sedih. Begitu sedihnya sampai ia jatuh sakit. Tidak ada dokter yang bisa&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;mengobatinya. Ya, karena memang tidak ada obat yang bisa menyembuhkan api dendam dan kedengkian. Lelaki pengrajin emas telah&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;kehilangan segala-galanya dan dunia menjadi gelap baginya. Hal ini menyebabkan isteri dan anak-anaknya meninggalkannya. Berita&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;kesendirian pengrajin emas yang sakit itu diketahui oleh tetangganya, si pembuat kendi yang baik hati. Dia berpikir, inilah waktunya&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;untuk pergi mengunjungi pengrajin emas.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Dia menyediakan makanan yang enak dan membawanya ke rumah perajin emas. Pengrajin emas, tidak dapat berkata apa-apa ketika&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;melihat pembuat kendi. Pembuat kendi duduk di sisinya dan dengan lemah lembut menanyakan keadaan dirinya dan berkata: Aku datang&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;karena memenuhi hakmu sebagai tetanggaku. Pengrajin emas menundukkan kepalanya karena malu. Pembuat kendi melanjutkan: Aku&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;mengetahui segala apa yang berlaku pada masa lalu. Anak muda itu satu hari datang kepadaku dan memberitahu apa yang terjadi dan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;menyarankan supaya aku meninggalkan kota ini karena sudah tentu nyawa aku akan tidak selamat dari mu. Tetapi oleh karena aku&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;berharap kepada rahmat dan karunia Ilahi, setiap hari aku berdoa untuk mu semoga dirimu dibebaskan dari rasa dengki dan hasad&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;terhadapku. Kata-kata pembuat kendi menyebabkan pengrajin emas itu menangis. Pembuat kendi memegang tangan tetangganya dan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;berkata, “Sahabat ku, ketahuilah bahawa kedengkian laksana api yang membakar dan orang yang mula-mula dibakarnya adalah diri&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;insan itu sendiri. Alangkah baiknya jika dalam masa yang pendek dan singkat di kehidupan dunia ini, kita saling kasih mengasihi sehingga&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;kita meninggalkan nama yang baik. Tahukah engkau apakah rahasia kebaikanku di tengah masyarakat? Untuk mengetahui rahasia ini,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;aku ingin menyajikan sebuah kisah untuk mu.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Pengrajin emas memasang telinganya untuk mendengar kisah tersebut dan dalam keadaan tersenyum yang tersungging di bibirnya, dengan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;penuh perhatian dia mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh pembuat kendi. Si pembuat kendi berkata; Pada suatu hari Imam Sajad as,&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;berkata kepada salah seorang sahabatnya bernama Zuhri yang begitu sedih memikirkan segala yang muncul dari sifat hasad pada dirinya.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Beliau berkata: “Wahai Zuhri, apakah salahnya jika engkau menganggap orang lain sama seperti saudara dan keluargamu sendiri, orang&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt; yang tua sebagai bapakmu,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;anak-anak sebagai anakmu dan orang yang sebayamu seperti saudaramu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Ketika dalam keadaan begini, bagaimana mungkin engkau berbuat zalim kepada orang lain?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Janganlah engkau lupa pada hal ini bahwa orang&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;lebih menyayangi siapa yang berbuat baik kepada orang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Jika metode yang begini engkau teruskan dalam hidupmu, dunia akan menjadi&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;tempat yang membahagiakanmu dan engkau akan mempunyai banyak kawan.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Kata-kata pembuat kendi itu sampai disini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Pengrajin emas berpikir jauh dan lahirlah rasa penyesalan di wajahnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Dengan suara yang bergetar,&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;dia meminta maaf atas segala yang terjadi di masa lalu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;Kepada Tuhan dia berjanji bahwa selepas ini dia akan menggantikan rasa dengki yang&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;span style="color: #783f04;"&gt;memenuhi hatinya dengan kasih sayang dan persahabatan kepada orang lain............&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #783f04;" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-4718480996183746265?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/4718480996183746265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-pembuat-kendi-dan-pengrajin-emas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4718480996183746265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4718480996183746265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-pembuat-kendi-dan-pengrajin-emas.html' title='Kisah Pembuat Kendi dan Pengrajin Emas'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-3987127914127083335</id><published>2010-12-28T16:34:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.255-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Kisah Kake` Tua</title><content type='html'>&lt;div style="color: magenta;"&gt;Seorang lelaki tua yang baru kematian isteri tinggal bersama anaknya...&lt;br /&gt;Arwan dan menantu perempuannya, Rina, serta anak pasangan itu, Viva yang baru berusia enam tahun.&lt;br /&gt;Keadaan lelaki tua itu agak uzur, jari-jemarinya sentiasa menggeletar dan pandangan pula semakin hari&lt;br /&gt;semakin kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam pertama pindah ke rumah anaknya, mereka makan malam bersama.&lt;br /&gt;Lelaki tua merasa kurang menikmati hidangan di meja makan.&lt;br /&gt;Dia merasa amat canggung menggunakan pisau dan garpu. Selama ini dia makan,&lt;br /&gt;gemar sekali duduk bersila di lantai, tapi di rumah anaknya dia tiada pilihan.&lt;br /&gt;Cukup sulit dirasakannya, sehingga makanan berasa hambar di lidah.&lt;br /&gt;dia merasa tidak enak hati dengan keadaan dirinya saat itu di depan anak menantunya,&lt;br /&gt;Lantaran kerap kerap kali dilirik oleh menantunya, seleranya menjadi hilang.&lt;br /&gt;Dan tatkala dia mencapai gelas minuman, pegangannya terjatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prannnnngggggg ... !! Berhamburan pecahan kaca di lantai.&lt;br /&gt;Lelaki tua serba salah. Dia bangun,coba untuk membereskan serpihan gelas itu,&lt;br /&gt;tapi anaknya Arwan melarangnya. Rina bermuka masam.&lt;br /&gt;Viva kasian melihat kake`nya, tapi dia hanya melihat, kemudian kembali makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan malam, di dalam peraduan Rina berkata kepada suaminya,&lt;br /&gt;"Esok ayah tak boleh makan bersama kita, berapa gelas dan piring nantinya yg&lt;br /&gt;akan dia pecahkan di rumah ini" Viva mendengar ibunya berkata pada ayahnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arwan hanya menghela nafas dan membisu.&lt;br /&gt;Sebagai memenuhi tuntutan Rina,&lt;br /&gt;Arwan membeli sebuah meja kecil yang rendah,&lt;br /&gt;lalu diletakkan di suatu sudut meja makan.&lt;br /&gt;Di situlah ayahnya menikmati hidangannya sendirian,&lt;br /&gt;sedangkan anak - menantu makan di meja.&lt;br /&gt;Dan sejak saat itu pula lelaki tua itu apabila makan&lt;br /&gt;disediakan nya piring dan gelas khusus yang terbuat dari plastik.&lt;br /&gt;Walaupun makanan berserakan setiap kali waktu makan,&lt;br /&gt;tetapi tiada lagi piring atau gelas yang pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viva pun dihalang apabila dia merengek ingin makan bersama kake`nya&lt;br /&gt;"dengan alasan tidak boleh menggangu makan kake`nya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata lelaki tua itu meleleh melihat nasibnya diperlakukan seperti itu.&lt;br /&gt;Ketika itu dia teringat kampung halaman yang ditinggalkan.&lt;br /&gt;Dia terkenang isteri tercintanyanya semasa hidup.&lt;br /&gt;di dalam hatinya ia berkata : " Miah... buruk benar layanan anak kita ini pada abang,&lt;br /&gt;ingin rasanya aku kembali kekampung halaman Miah, merawat makam mu dan rumah kita,&lt;br /&gt;klo saja aku tidak teringat cucu kta Viva "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, lelaki tua merasa tidak betah tinggal di situ.&lt;br /&gt;Hari-hari dia dihardik karena menumpahkan sisa makanan.&lt;br /&gt;Dia diperlakukan seperti hamba sahaya.&lt;br /&gt;Pernah dia terfikir untuk lari dari situ, tetapi mengenangkan cucunya, dia menahan diri.&lt;br /&gt;Dia tidak mau melukai hati cucunya. Biarlah dia menahan diri dihina anak menantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa terus berlalu. suatu hari diajaknya Viva ke supermaket oleh ayah dan ibunya&lt;br /&gt;untuk membeli kebutuhan sehari - hari, setelah sesampainya di sana Viva merengek&lt;br /&gt;minta dibelikan seperangkat alat makan dan minum yang terbuat dari plastik.&lt;br /&gt;Rina pun menuruti permintaan anak semata wayangnya itu ia berpikir, Viva membelikan untuk kake`nya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesampainya dirumah Viva membungkusnya rapi2 dan menyimpannya di tempat khusus yang&lt;br /&gt;sudah dipersiapkannya...&lt;br /&gt;ibunya heran, dan bertanya, "loh koq disimpan nak, memangnya kenapa"...&lt;br /&gt;Viva pun menjawab, " ini untuk mama ma papa, klo va dah gede nanti.&lt;br /&gt;Biar ga susah nyari lagi, kan kasian mama ma papa nanti..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gamam demi mendengar jawaban anaknya,&lt;br /&gt;Arwan dan Rina hanya bisa membisu. Air mata keduanya meleleh.&lt;br /&gt;Jawaban Viva menusuk, jantungnya dirasa seperti dihiris sembilu.&lt;br /&gt;Mereka benar-benar rasa bersalah!....&lt;br /&gt;Malam itu di meja makan Arwan memapah bahu ayahnya ke meja makan.&lt;br /&gt;Rina menyenduk nasi dan menuang minuman ke dalam gelas untuk mertuanya.&lt;br /&gt;Nasi yang tumpah tidak dihiraukannya lagi.&lt;br /&gt;Viva beberapa kali memandang ibunya, kemudian ayah dan terakhir sekali wajah kake`nya.&lt;br /&gt;dia hanya keheranan, melihat perubahan itu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Pa, Ma besok va mau buang piring dan gelas plastik itu, sekarang sudah ga terpakai lagi?"&lt;br /&gt;katanya Viva, pada ayah dan ibunya suatu hari selepas makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arwan dan Rina hanya mengangguk, tetapi sebenarnya dadanya terus sesak.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargailah kasih sayang kedua orang tua kita. Ibu bapa kita hanya satu, perginya tidak akan ada&lt;br /&gt;pengganti. Jadi, berbaktilah kepada mereka selagi hayat dikandung badan......&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-3987127914127083335?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/3987127914127083335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-kake-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3987127914127083335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3987127914127083335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-kake-tua.html' title='Kisah Kake` Tua'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-4989055862176302409</id><published>2010-12-28T16:29:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.255-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Kisah Penjual Tempe</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: white; color: #20124d; text-align: left;"&gt;Di sebuah desa di pedalaman Tanah Jawa.&lt;br /&gt;Di situ ada seorang perempuan tua yang kuat beribadah.&lt;br /&gt;Pekerjaannya ialah membuat tempe dan menjualnya di pasar setiap hari.&lt;br /&gt;itu merupakan satu-satunya sumber pendapatannya untuk menyambung hidupnya.&lt;br /&gt;Tempe yang dijualnya merupakan tempe yang dibuatnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu pagi, seperti biasa, ketika&lt;br /&gt;beliau sedang bersiap-siap untuk pergi menjual tempenya, tiba tiba dia kaget&lt;br /&gt;ternyata tempenya yang terbuat daripada kacang kedelai hari itu masih, separuh jadi.&lt;br /&gt;Kebiasaannya tempe yang dibuatnya telah masak sebelum berangkat untuk dijual kepasar.&lt;br /&gt;Diperiksanya beberapa bungkusan yang lain. Ternyata memang kesemuanya belum masak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tua itu amat sedih sebab tempe yang masih belum masak itu&lt;br /&gt;pastinya tidak akan laku terjual dan tiadalah ia memperoleh rezeki pada hari itu.&lt;br /&gt;Dalam suasana hatinya yang sedih, dia pasrah kepada Allah.&lt;br /&gt;dia yang memang kuat beribadah teringat akan firman Allah SWT yang menyatakan,&lt;br /&gt;bahwa Allah dapat melakukan perkara-perkara gaib, bagi Allah tiada hal yang mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu diapun pergi mengambil air wudhu tuk melakukan sholat sunnah 2 rakaat&lt;br /&gt;setelah itu ia mengangkat kedua tangannya sambil berdoa , Ya Allah aku&lt;br /&gt;memohon kepadaMu agar hari ini dimudahkan bagiku tuk mencari rizki,&lt;br /&gt;dan kacang kedelaiku dapat cepat masak dan menjadi tempe. Amin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya.&lt;br /&gt;Dia sangat yakin bahwa Allah pasti mengabulkan doanya.&lt;br /&gt;Dengan tenang perempuan tua itu menekan-nekan bungkusan &lt;br /&gt;bakal tempe dengan ujung jarinya dan dia pun membuka sedikit bungkusan.&lt;br /&gt;Namun, dia termenung seketika sebab tempe itu masih setengah jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dia tidak putus asa, sebaliknya ia berfikir mungkin doanya kurang khusyu.&lt;br /&gt;Maka dia pun kembali mengangkat kedua tangannya dan memanjatkan doa.&lt;br /&gt;"Ya Allah, aku tahu bahwa tiada yang mustahil bagi - Mu, &lt;br /&gt;mudahkanlah aku supaya hari ini aku dapat menjual tempe karena inilah mata pencarianku, &lt;br /&gt;jadikanlah tempe ku masak Ya Allah, Amin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh harapan dia pun sekali lagi membuka sedikit bungkusan itu.&lt;br /&gt;berharap sesuatu terjadi pada tempenya itu, apa yang terjadi?&lt;br /&gt;Dia termangu ternyata tempenya masih tetap belum masak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu hari pun semakin meninggi, sudah tentu aktivitas dipasar sudah ramai.&lt;br /&gt;namun dia tetap tidak kecewa atas doanya yang belum terkabul.&lt;br /&gt;Walau bagaimanapun karena keyakinannya yg sangat tinggi,&lt;br /&gt;dia memutuskan untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tua itu pun berserah pada Allah dan meneruskan perjalanannya ke pasar&lt;br /&gt;sambil berdoa dengan harapan apabila sampai di pasar kesemua tempenya akan masak.&lt;br /&gt;Dia berfikir mungkin keajaiban Tuhan akan terjadi selama perjalanannya ke pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum keluar dari rumah, ia sempat mengangkat kedua tangannya untuk berdoa.&lt;br /&gt;" Ya Allah, murahkanlah aku keselamatan dan mudahkanlah urusanku,&lt;br /&gt;aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku Ya Allah , Amin ".&lt;br /&gt;Lalu dia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan dia tetap tidak lupa membaca doa di dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di pasar, segera dia meletakkan barang-barangnya.&lt;br /&gt;Hatinya betul-betul yakin yang tempenya sekarang pasti sudah menjadi.&lt;br /&gt;Dengan hati yang berdebar-debar dia membuka bakulnya&lt;br /&gt;dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan tempe yang ada.&lt;br /&gt;Perlahan-lahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya.&lt;br /&gt;namun tempenya masih belum masak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seketika itu ia menarik nafas dalam-dalam. Dalam hatinya sudah mulai merasa sedikit kecewa&lt;br /&gt;dan putus asa kepada Allah karena doanya tidak dikabulkan. Dia merasakan Allah tidak adil.&lt;br /&gt;Allah tidak kasihan padanya, inilah satu-satunya mata pencariannya, hasil jualan tempe.&lt;br /&gt;Dia hanya duduk saja tanpa menggelar barang jualannya sebab dia merasa,&lt;br /&gt;bahwa tiada orang yang akan membeli tempe yang baru separuh jadi.&lt;br /&gt;Sementara itu hari pun semakin petang dan pasar sudah mulai sepi,&lt;br /&gt;para pembeli sudah mulai berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melihat - lihat kawan - kawan sesama penjual tempe, tempe mereka sudah hampir habis.&lt;br /&gt;Dia tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan bahwa&lt;br /&gt;hari ini tiada hasil jualan yang bisa dibawa pulang.&lt;br /&gt;Namun sebenarnya jauh di sudut hatinya masih menaruh harapan kepada Allah,&lt;br /&gt;pasti Allah akan menolongnya. Walaupun dia tahu bahwa pada hari itu&lt;br /&gt;mungkin dia tidak akan dapat pendapatan langsung.&lt;br /&gt;Namun dia tetap berdoa, "Ya Allah, Ya Rabbi Tuhanku Yang Maha Adil dan Bijaksana,&lt;br /&gt;berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum masak ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba dia dikejutkan dengan teguran seorang wanita.&lt;br /&gt;"Maaf ya, saya ingin bertanya, apakah nene` menjual tempe yang belum jadi?&lt;br /&gt;Dari tadi saya sudah pusing, keliling pasar ini untuk mencarinya tapi masih belum mendapatkannya".&lt;br /&gt;perempuan tua itu termenung dan terpinga-pinga seketika.&lt;br /&gt;Hatinya terkejut sebab sejak berpuluh tahun menjual tempe,&lt;br /&gt;belum pernah seorang pun pelanggannya mencari tempe yang belum jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia pun gembira dalam hatinya dan bersyukur kepada Allah.&lt;br /&gt;Wanita itu pun memborong habis semua tempenya yang belum jadi itu.&lt;br /&gt;Sebelum wanita yang membeli tempenya itu pergi, dia sempat bertanya,&lt;br /&gt;Mengapa hendak membeli tempe yang belum jadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Wanita itu pun menerangkan bahwa anaknya yang kini berada di Kairo - Mesir&lt;br /&gt;yang sedang melanjutkan studi,&lt;br /&gt;ingin sekali makan tempe dari desa. karena tempe itu akan dikirimkan ke luar negeri,&lt;br /&gt;si ibu terpaksa membeli tempe yang belum jadi supaya apabila sampai di Kairo nanti&lt;br /&gt;menjadi tempe yang masak.&lt;br /&gt;Kalau dikirimkan tempe yang sudah jadi, nanti disana tempe itu sudah tidak bagus lagi dan rasanya pun kurang enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tua itu pun keheranan dan berfikir rupa-rupanya doanya sudah&lt;br /&gt;dikabulkan oleh Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pesan moral :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Allah sewaktu berdoa,&lt;br /&gt;padahal sebenarnya Allah lebih mengetahui apa yang kita perlukan dan apa&lt;br /&gt;yang terbaik untuk diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua:. Senantiasalah berdoa dalam menjalani kehidupan sehari - hari kita sebagai hamba - Nya&lt;br /&gt;yang lemah.&lt;br /&gt;Jangan sekali-kali berputus asa terhadap apa yang dipinta.&lt;br /&gt;Percayalah bahwa Tuhan akan mengabulkan doa kita, sesuai dengan rencana - Nya,&lt;br /&gt;yang mungkin di luar jangkauan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Doa adalah lagu hati yang membimbing kearah singgasana Tuhan meskipun di tingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Khalil Gibran 1833 - 1931 ~&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-4989055862176302409?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/4989055862176302409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-penjual-tempe_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4989055862176302409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4989055862176302409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-penjual-tempe_28.html' title='Kisah Penjual Tempe'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-3634821323014198204</id><published>2010-12-28T16:24:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T17:04:02.256-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Kotak Berisi Kasih</title><content type='html'>&lt;div style="color: #274e13;"&gt;Satu ketika seorang ayah membeli beberapa gulung kertas bungkusan hadiah,&lt;br /&gt;anak perempuannya yang masih kecil, meminta satu gulung.&lt;br /&gt;"Untuk apa?" tanya si ayah.&lt;br /&gt;"buat bungkus hadiah ayah" jawab si kecil.&lt;br /&gt;"Jangan dibuang-buang ya." pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, pagi-pagi lagi si kecil sudah bangun, dan membangunkan ayahnya,&lt;br /&gt;"Yah, Ayah........ ada hadiah untuk Ayah."&lt;br /&gt;Si ayah yang masih menggeliat, matanya pun belum lagi terbuka sepenuhnya menjawab,&lt;br /&gt;"Sudahlah.... nanti nanti saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi si kecil pantang menyerah, "Ayah, Ayah, bangun Ayah, dah pagi."&lt;br /&gt;"Eh... kenapa ganggu ayah... masih pagi."&lt;br /&gt;Ayah memandang sebuah bungkusan yang telah dibungkus dengan kertas &lt;br /&gt;pembungkus yang diberikan semalam.&lt;br /&gt;"Hadiah apa ni?"&lt;br /&gt;"Hadiah hari jadi untuk Ayah. Bukalah Yah, buka sekarang."&lt;br /&gt;Dan si ayah pun membuka bungkusan itu.&lt;br /&gt;Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong. Tidak berisi apa pun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh.. kenapa kosong?? Tak ada isi di dalamnya.&lt;br /&gt;Kan Ayah dah katakan jangan buang - buang kertas bungkusan Ayah. Membazir "&lt;br /&gt;si kecil menjawab, "Tidak Ayah....., ada isi nya koq... Tadi kan,&lt;br /&gt;Puteri masukkan banyak sekali ciuman untuk Ayah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ayah terdiam merasa terharu, dia mengangkat anaknya. Dipeluk dan diciumnya.&lt;br /&gt;"Puteri, Ayah belum pernah menerima hadiah seindah ini. Ayah akan selalu menyimpan hadiah ini.&lt;br /&gt;Ayah akan mengambil satu. Nanti kalau kosong diisi lagi ya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa-apa pun,&lt;br /&gt;tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. Apa yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, walaupun kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata si ayah,&lt;br /&gt;namun di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa pun.&lt;br /&gt;Orang lain akan tetap menganggapnya sebuah kotak kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kosong bagi seseorang boleh dianggap penuh oleh orang lain.&lt;br /&gt;Sebaliknya, penuh bagi seseorang boleh dianggap kosong oleh orang lain.&lt;br /&gt;KOSONG dan PENUH - kedua-duanya merupakan produk dari "fikiran" anda sendiri.&lt;br /&gt;Sebagaimana anda memandangi hidup demikianlah kehidupan anda.&lt;br /&gt;Hidup menjadi berarti, bermakna, karena anda memberikan arti kepadanya,&lt;br /&gt;memberikan makna kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti,&lt;br /&gt;hidup ini ibarat lembaran kertas yang kosong..........&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-3634821323014198204?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/3634821323014198204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kotak-berisi-kasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3634821323014198204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3634821323014198204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kotak-berisi-kasih.html' title='Kotak Berisi Kasih'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-7035933582951512220</id><published>2010-12-28T16:12:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T16:14:00.964-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khalil Gibran'/><title type='text'>Khalil Gibran (1833 - 1931)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;CINTA DAN KEHIDUPAN&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang pertama adalah imajinasinya dan yang kedua&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; adalah yang belum dilahirkan.....&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan kebajikan.......&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Untuk, yang sedang bertanya-tanya tentang masa depan yang &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tersembunyi dan terbayang begitu jauh,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berharap-harap tentang hidup yang sedang dan akan dihadapi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang sedang mencari keyakinan jiwa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; terhadap jiwa lain yang menjadi pasangan jiwanya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang sedang gelisah menjalani hidup yang penuh ketidakpastian &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan godaan-godaan yang memberatkan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang semakin dewasa dan penuh dengan beban tanggung jawab &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kehidupan aku berdoa untuk kalian&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ya Allah, Karuniakanlah kebajikan dan keteguhan hati kepada mereka &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwa-jiwa yang sedang tumbuh dewasa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bersihkanlah jiwa mereka masukkanlah mereka dalam &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; lindungan-Mu dan pemeliharaan-Mu.........&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pada mulanya engkau dan dia bertemu dalam &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ketidak-sengajaan karena sejak mulanya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; adalah engkau dan dia dipertemukan oleh &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tangan Ghaib yang mengatur kehidupan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan sejak bertemu, ada yang tersentak dari dalam dadamu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau akan segera menyadari keadaannya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tidaklah jauh berbeda takdir tengah bicara kepadanya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ada yang tersentak dari dalam dadanya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sejak ia bertemu denganmu gadis &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bermata lembut dan tatapanmu yang sejuk.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu waktu yang engkau dan dia bayangkan pun tiba, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau bertemu dengannya berdiri didekat duduknya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi ia hanya duduk terdiam engkaupun &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hanya berdiri terpaku berharap-harap. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau ragu keliru memahami pandangan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; matanya ketakutanlah yang menyelubungi langkahnya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ia takut menemui kenyataanmu yang berbeda, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; waktu berlalu dan engkau dan dia berlalu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sejak ia berlalu dari hadapanmu sepi menggelayut &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di dalam dadamu dan rindu bayang-bayangnya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sejak engkau berlalu dari hadapannya di dadanya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bergayut sepi dan rindu bayang-bayangmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mengapa engkau dan dia tidak bersegera mengikuti panggilan jiwa, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Yang disatukan Tangan Ghaib dalam cinta Anugerah yang mengejawantah dalam &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dirimu dan dirinya pabila cinta telah memanggilmu ikutilah jalannya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; meski dibalik sayapnya yang anggun tersimpan pedang tajam melukaimu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yakinlah anugrah GhaibNya, akan membimbing engkau dan dia dalam perjalanan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang mengembirakan betapapun jauhnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Apabila anugerah cinta telah melingkupi jiwamu dan jiwanya maka atas kehendakNya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau dan dia akan dipertemukan betapapun engkau tidak menginginkannya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; atau dia tidak menghendaki apabila hanya hasrat dan gelora nafsu yang melingkupi jiwamu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan jiwanya maka atas kehendakNya engkau dan dia dipisahkan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; betapapun engkau ingin menemukannya, atau dia ingin menemukanmu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sesungguhnya atas kehendakNyalah engkau dan dia dipertemukan atau dipisahkan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Nampaknya kegelisahanmu dan hasratnya hendak dipertemukan olehNya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dalam cinta sehingga waktu membuatmu sering berhadapan dengannya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan ruang sering menempatkannya di dekatmu lalu engkau dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dia menjadi lebih mudah berbicara dan mendekatkan jiwamu dengan jiwanya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sampai tiba waktu yang engkau dan dia tunggu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; benih yang dianugerahkan untukmu dan untuknya telah mulai bersemi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan tumbuh sebagai pohon cinta dengan cepatnya, kalian menjadi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sepasang kekasih yang saling mengikat janji setia.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sampai tiba waktunya engkau dan dia dikuatkan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kalian saling memantapkan harapan dan tujuan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kalian saling mengingatkan tanggungjawab dan kenyataan hidup.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kalian saling setuju hidup bersekutu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Maka atas kehendakNya kalian dipersatukan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Atas NamaNya kalian menjadi suami istri dengan kasih sayang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berjanji saling menjaga dan mengingatkan tentang kebaikan saling &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; melindungi dan mendukung dalam kehidupan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan hidup menjadi lebih nyata dan membahagiakan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Begitulah kalian menjalani hidup bersekutu, bulan2 berlimpah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kegembiraan dan kesenangan memadu kasih dengan bahagia tanpa kesedihan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kegelisahan, lalu waktu berjalan semakin &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; panjang dan hidup menjadi semakin nyata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; keriuhan dan gejolak hidup menampakkan wujudnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau mengandung anakmu yang pertama, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; suamimu bergembira dan menjadi semakin dewasa.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau bergembira dan bahagia penuh syukur dan doa kepadaNya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ketika tiba saatnya beban kandungan semakin memuncak. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan engkau melahirkannya dengan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kesulitan dan berat antara rasa hidup dan mati yang menyakitkan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; suamimu menjagamu dan menguatkanmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ketika suara tangis bayi terdengar manusia baru telah lahir di tengah-tengah keluargamu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan engkau merasakan kebahagiaan yang tinggi memeluk bayi basah yang merah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; jiwamu penuh dengannya dan jiwanya mengenalimu sebagai ibunya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; udara seperti penuh malaikat-malaikat suci menyambut dengan doa kehadiran anakmu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; membisikkan kepadamu harapan-harapan dan janji dari Tuhan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hidupmu menjadi begitu berharga dan mulia dan mendapat tempat istimewa di surgaNya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau menjadi ibu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; suamimu menjadi bapak&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Waktu terus berjalan engkau melihat anakmu tumbuh berkembang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sampai tiba waktunya ia benar-benar menjadi dewasa dan memahami duniamu dengan leluasa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan engkau memahami dunianya dengan lebih lega percaya dan ikhlas &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tentangnya yakin karena engkau telah membimbingnya dengan benar maka engkau &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berdoa untuk anakmu setiap malam dalam sujud&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ya Allah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tunjukkanlah kepada anakku jalan yang benar&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dekatkanlah ia kepada jalanMu bimbinglah ia, jagalah ia, lindungilah ia,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berikanlah kepadanya keteguhan dan keyakinan yang kuat&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tabahkanlah ia menghadapi hidup&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan sabarkanlah kami dan bimbinglah kami orang tuanya Ya Allah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kami berserah diri kepadaMu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tiba waktu bagi anakmu menemukan kekasihnya seperti engkau ketika muda&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan ketika anakmu menikahi kekasihnya waktupun tiba&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau berpisah dengannya anakmu menjalani hidup sendiri mendiami rumahnya sendiri&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bersama dengan isterinya seperti engkau dahulu dan hidupmu seolah-olah kesepian&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Waktu terus berputar dan kalian berdua menjadi begitu tua&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; rambut memutih dan tubuh melemah, kenangan berjalan satu-satu di depan mata&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau menjadi memiliki kesadaran dan memahami hidup ini bisa begitu mudah atau rumit&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tergantung bagaimana engkau melihat dan menjalaninya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sekarang engkau telah tua, sehingga engkau melihat apa yang &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dahulunya engkau anggap sebagai kerumitan dan kesulitan yang besar&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ternyata hanyalah hal yang sederhana dan mudah saja&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ternyata engkau lahir bukan untuk bersiap-siap menghadapi hidup.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau lahir adalah untuk ibadah kepadaNya dan menjalani kehidupan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau lalu menjadi begitu pasrah dan ikhlas&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menerima waktu yang semakin habis&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tubuhmu menjadi sakit dan terbaring di dipan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; anak-anakmu yang dekat maupun yang jauh berdatangan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berdoa dan memohonkan ampun disamping dipan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengantarkanmu memenuhi waktu yang terakhir&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sampai engkau akhirnya pergi meninggalkan dunia dengan tenang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; anak-anakmu bahagia melihatmu tersenyum dengan tenang di saat &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; terakhir menandakan keberhasilanmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menjalani hidup&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mereka mendoakan hidupmu lebih bahagia dan tenang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di alam yang lebih kekal&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mereka bangga terhadapmu......&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; [dari berbagai sumber, sumber pustaka : QS Ali Imran, Musahi - Eiji Yoshikawa, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang Nabi Kahlil Gibran, Nyanyian Kasmaran - Ebiet G Ade, dan di edit kembali oleh : Chandra K.]&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  MUSIM BUNGA&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bunga akan nampak indah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ketika musim bunga bermula&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mencium pucuk-pucuk kecilnya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Namun kasih akan sentiasa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Nampak indah dari bunga&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana ia terus tumbuh &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tanpa bantuan musim&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  ANAK&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan seorang perempuan yang menggendong &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bayi dalam dakapan dadanya berkata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bicaralah pada kami perihal Anak. Dan dia berkata:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mereka dilahirkan melalui engkau tapi bukan darimu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan fikiranmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana mereka memiliki fikiran mereka sendiri &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh mereka, tapi bukan jiwa mereka&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau bisa menjadi seperti mereka, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tapi jangan cuba menjadikan mereka sepertimu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau adalah busur-busur tempat anakmumenjadi anak-anak panah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang hidup diluncurkan, Sang pemanah telah membidik arah keabadian, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan ia merenggangkanmu dengan kekuatannya, sehingga anak - anak panah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka ia juga mencintai busur teguh yang telah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; (Dari Cinta, Keindahan, Kesunyian)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; KATA SELEMBAR KERTAS SEPUTIH SALJU&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kata selembar kertas seputih salju,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Aku tercipta secara murni, kerana itu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku akan tetap murni selamanya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lebih baik aku dibakar dan kembali menjadi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; abu putih dari pada menderita kerana tersentuh kegelapan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; atau didekati oleh sesuatu yang kotor."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tinta botol mendengar kata kertas itu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ia tertawa dalam hatinya yang hitam, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tapi tak berani mendekatinya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pensil-pensil beraneka warnapun mendengarnya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  dan merekapun tak pernah mendekatinya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan selemba rkertas yang seputih &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; salju itu tetap suci dan murni selamanya - suci dan murni- dan kosong.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; CINTA I&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu berkatalah Almitra, Bicaralah pada kami perihal Cinta.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kearah kumpulan manusia itu, dan keheningan menguasai mereka.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dengan suara lantang dia berkata :&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pabila? cinta menggamitmu, ikutlah ia&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Walaupun jalan-jalannya sukar dan curam&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pabila ia mengepakkan sayapnya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau serahkanlah dirimu kepadanya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Walaupun pedang yang tersisip pada sayapnya akan melukakankamu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pabila ia berkata-kata&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau percayalah kepadanya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; walaupun suaranya akan menghancurkan mimpimu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; seperti angin utara yang memusnahkan taman-taman&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kerana sekalipun cinta memahkotakan kamu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ia juga akan mengorbankan kamu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; walaupun ia menyuburkan dahan-dahanmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ia juga mematahkan ranting-rantingmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; walaupun ia memanjat dahanmu yang tinggi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan mengusap ranting-rantingmu yang gementar&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dalam remang cahaya matahari&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ia juga turun ke akar-akarmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan menggoncangkannya dari perut bumi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seperti seberkas jagung&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ia akan mengumpulmu untuk dirinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; membantingkanmu sehingga engkau bogel&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengayakkanmu sehingga terpisah kamu dari kulitmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengisarkanmu sehingga engkau menjadi putih bersih&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengulimu agar kamu mudah dibentuk&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan selepas itu membakarmu di atas bara api&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; agar kamu menjadi sebuku roti yang diberkati&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk hidangan kenduri Tuhanmu yang suci&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Semua ini akan cinta lakukan kepadamu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; supaya engkau memahami rahsia hatinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan dengan itu menjadi wangi-wangian kehidupan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi seandainya di dalam ketakutanmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau hanya mencari kedamaian dan nikmat cinta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka lebih baiklah engkau membalut dirimu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang bogel itu dan beredarlah dari laman cinta yang penuh gelora&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ke dunia gersang yang tidak bermusim&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di sana engkau akan ketawa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi bukan tawamu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan engkau akan menangis&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi bukan dengan air matamu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta tidak memberikan apa - apa melainkan dirinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan tidak mengambil apa-apa melainkan daripada dirinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; cinta tidak mengawal sesiapa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan cinta tidak boleh dikawal sesiapa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kerana cinta lengkap dengan sendirinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan pabila engkau bercinta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau tidak seharusnya berkata&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kejadian adalah hatiku, sebaliknya berkatalah:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku adalah kejadian.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan janganlah engkau berfikir&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau boleh menentukan arus cinta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kerana seandainya cinta memberkatimu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ia akan menentukan arah perjalananmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta tiada nafsu melainkan dirinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi seandainya kamu bercinta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan ada nafsu pada cintamu itu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka biarlah yang berikut ini menjadi nafsumu;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menjadi air batu yang cair&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; membentuk anak-anak sungai&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang menyanyikan melodi cinta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pada malam yang gelap gelita&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk mengenal betapa pedihnya kemesraan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk merasa luka kerana engkau kini mengenali cinta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan rela serta gembira&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; melihat darah dari lukanya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk bangun pada waktu fajar dengan hati yang lega&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan bersyukur untuk satu hari lagi yang terisi cinta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk beristirehat ketika matahari remang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk mengingati kemanisan cinta yang tidak terperi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk kembali ke rumahmu ketika air mati&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan rasa kesyukuran di dalam hati&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan dalam tidurmu berdoalah untuk kekasihmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang bersemadi di dalam hatimu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan lagu kesyukuran pada bibirmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; (Dari Sang Nabi)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; PERKAHWINAN&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; SEKARANG,CINTA mulai menciptakan puisi dalam prosa kehidupan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk mencipta fikiran -fikiran masa lalu menjadi nyanyian pujian &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; agar bersenandung siang hari dan menyanyi pada malam hari.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sekarang, hasrat menyingkapkan tabir keraguan dari kebingungan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pada tahun - tahun yang telah berlalu. Dari rangkaian kesenangan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ia merajut kebahagiaan yang hanya bisa dilampaui dengan kebahagiaan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; jiwa ketika ia memeluk tuannya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Itulah dua peribadi kukuh yang berdiri berdampingan untuk mempertentangkan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; cinta mereka dengan kedengkian dari takdir yang lemah. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Itulah perpaduan anggur kuning dengan anggur warna lembayung untuk menghasilkan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; paduan keemasan, warna cakerawala saat fajar merekah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Itulah pertentangan dua roh untuk pertentangan dan kesatuan dua jiwa dengan kesatuan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ia adalah curahan hujan jernih dari langit murni kedalam kesucian alam, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; membangkitkan kekuatan - kekuatan ladang yang penuh berkat.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Apabila pandangan pertama dari wajah sang kekasih adalah seperti benih yang ditaburkan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; oleh cinta diladang hati manusia dan ciuman pertama dari dua bibir adalah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; seperti bunga pertama cabang kehidupan, maka perkahwinan adalah buah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pertama dari bunga pertama benih itu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ( dari Suara Sang Guru)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; KEKASIHKU LAYLA&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemarilah, kekasihku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemarilah Layla, dan jangan tinggalkan aku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kehidupan lebih lemah dari pada kematian, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi kematian lebih&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; lemah daripada cinta...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau telah membebaskanku, Layla, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dari siksaan gelak tawa dan pahitnya anggur itu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Izinkan aku mencium tanganmu, tangan yang &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; telah memutuskan rantai-rantaiku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ciumlah bibirku, ciumlah bibir yang telah mencuba untuk &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; membohongi dan yang telah menyelimuti rahsia - rahsia hatiku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tutuplah mataku yang meredup ini dengan jari - jemarimu yang berlumuran darah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ketika jiwaku melayang keangkasa, taruhlah pisau itu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ditangan kananku dan katakan pada mereka &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bahawa aku telah bunuh diri kerana putus asa dan cemburu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku hanya mencintaimu, Layla, dan bukan yang lain, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku berfikir bahwa tadi lebih baik bagiku untuk mengorbankan hatiku, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kebahagiaanku, kehidupanku dari pada melarikan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; diri bersamamu pada malam pernikahanmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ciumlah aku, kekasih jiwaku...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebelum orang - orang melihat tubuhku...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ciumlah aku... &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ciumlah, Layla... &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-7035933582951512220?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/7035933582951512220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931_9981.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7035933582951512220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7035933582951512220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931_9981.html' title='Khalil Gibran (1833 - 1931)'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-5327557190466110541</id><published>2010-12-28T16:10:00.001-08:00</published><updated>2010-12-28T16:17:08.829-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khalil Gibran'/><title type='text'>Khalil Gibran (1833 - 1931)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; LAGU OMBAK&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pantai yang perkasa adalah kekasihku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan aku adalah kekasihnya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Akhirnya kami dipertautkan oleh cinta,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Namun kemudian Bulan menjarakkan aku darinya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kupergi padanya dengan cepat&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu berpisah dengan berat hati.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Membisikkan selamat tinggal berulang kali.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku segera bergerak diam-diam&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dari balik kebiruan cakerawala&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Untuk mengayunkan sinar keperakan buihku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ke pangkuan keemasan pasirnya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan kami berpadu dalam adunan terindah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku lepaskan kehausannya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan nafasku memenuhi segenap relung hatinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dia melembutkankan suaraku dan mereda gelora didada.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kala fajar tiba, kuucapkan prinsip cinta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di telinganya, dan dia memelukku penuh damba&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Di terik siang kunyanyikan dia lagu harapan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Diiringi kucupan-kucupan kasih sayang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Gerakku pantas diwarnai kebimbangan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sedangkan dia tetap sabar dan tenang.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dadanya yang bidang meneduhkan kegelisahan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kala air pasang kami saling memeluk&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kala surut aku berlutut menjamah kakinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Memanjatkan doa Seribu sayang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku selalu berjagasendiri Menyusut kekuatanku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tetapi aku pemuja cinta, Dan kebenaran cinta itu sendiri perkasa,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mungkin kelelahan akan menimpaku, Namun tiada aku bakal binasa.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  DARI PETIKAN SANG NABI (The Prophet)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; PERENGGAN&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang ahli hukum menyusul bertanya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan bagaimana tentang undang - undang kita?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dijawabnya: Kalian senang meletakkan perundangan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; namun lebih senang lagi melakukan perlanggaran,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bagaikan kanak-kanak yang asyik bermain ditepi pantai,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang penuh kesungguhan menyusun pasir jadi menara,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kemudian menghancurkannya sendiri, sambil gelak tertawa ria.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi, selama kau sedang sibuk menyusun menara pasirmu,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sang laut menghantarkan lebih banyak lagi pasir ketepi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan pada ketika kau menghancurkan menara buatanmu,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sang laut pun turut tertawa bersamamu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sesungguhnya, samudera sentiasa ikut tertawa,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bersama mereka yang tanpa dosa.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi bagaimanakah mereka, yang menganggap &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kehidupan bukan sebagai samudera, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan melihat undang - undang buatannya sendiri, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bukan ibarat menara pasir?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Merekalah yang memandang kehidupan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; laksana sebungkal batu karang,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan undang-undang menjadi pahatnya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk memberinya bentuk ukiran,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menurut selera manusia, sesuai hasrat kemahuan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bagaimana dia, si tempang yang membenci para penari?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bagaimana pula kerbau yang menyukai bebannya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dam mencemuh kijang, menamakannya haiwan liar tiada guna?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu betapa ular tua, yang tak dapat lagi menukar kulitnya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kerana itu menyebut ular lain sebagai telanjang, tak kenal susila?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ada lagi dia, yang pagi- pagi mendatangi pesta,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  suatu keramaian perkahwinan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kemudian setelah kenyang perutnya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan badan keletihan, meninggalkan keramaian &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan umpatan, menyatakan semua pesta sebagai suatu kesalahan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan semua terlibat melakukan kesalahan belaka.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Apalah yang kukatakan tentang mereka, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kecuali bahawa memang mereka berdiri dibawah sinar mentari, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; namun berpaling wajah, dan punggung mereka membelakangi?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mereka hanya melihat bayangannya sendiri, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan bayangan itulah menjadi undang - undangnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Apakah erti sang suria bagi mereka, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; selain sebuah pelempar bayangan?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan apakah kepatuhan hukum baginya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; selain terbongkok dan melata diatas tanah, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mencari dan menyelusuri bayangan sendiri? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi kau, yang berjalan menghadapkan wajah kearah mentari, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bayangan apa di atas tanah, yang dapat menahanmu?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kau yang mengembara di atas angin, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kincir mana yang mampu memerintahkan arah perjalananmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hukum mana yang mengikatmu, bila kau patahkan pikulanmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tanpa memukulnya pada pintu penjarao rang lain?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hukum apa yang kau takuti, jikalau kau menari-nari, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tanpa kakimu tersadung belenggu orang lain?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan siapakah dia yang menuntutmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bila kau mencampakkan pakaianmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tanpa melemparkannya dijalan orang lain?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Rakyat Orphalese, kalian mungkin mampu memukul gendang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kalian dapat melonggarkan tali kecapi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; namun katakan, siapakah yang dapat menghalangi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; burung pipit untuk menyanyi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang ahli pidato maju ke depan; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bertanyakan masalah kebebasan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dia mendapat jawapan; Telah kusaksikan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di gerbang kota maupun dekat tungku perapian, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dikau bertekuk lutut memuja Sang Kebebasan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Laksana hamba budak merendahkan diri didepan sang tuan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; si zalim yang disanjung puja, walaupun dia hendak menikam. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ya, sampaipun direlung - relung candi, dan keteduhan pusat kota, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kulihat yang paling bebas pun diantara kalian, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengendong kebebasannya laksana pikulan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengenakannya seperti besi pembelenggu tangan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hatiku menitikkan darah dalam dada, kerana kutahu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bahawa kau hanya dapat bebas sepenuhnya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pabila kau dapat menyedari, bahawa keinginan untuk kebebasanpun, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; merupakan sebentuk belenggu jiwamu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hanya jikalau kau pada akhirnya, berhenti bicara tentang Kebebasan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebagai suatu tujuan dan sebuah hasil perbincangan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka kau akan bebas, bila hari-hari tiada kosong dari beban fikiran, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan malam-malammu tiada sepi dari kekurangan dan kesedihan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bahkan justeru Kebebasanmu berada dalam &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; rangkuman beban hidup ini,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi yang berhasil engkau atasi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan jaya kau tegakmenjulangtinggi, sempurna, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; terlepas segala tali - temali.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan bagaimana kau kan bangkit, mengatasi hari dan malammu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pabila kau tak mematahkan belenggu ikatan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  yang di pagi pengalamanmu, telah engkau kaitkan pada ketinggian tengah harimu?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sesungguhnya lah, apa yang kau namai Kebebasan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tak lain dari mata terkuat diantara mata rantai belenggumu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; walau kilaunya gemerlap cemerlang disinar suria, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; serta menyilaukan pandang matamu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan sedarkah engkau, apa yang akan kau lepaskan itu?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tiada lain adalah cebisan dari dirimu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; jikalau kau hendak mencapai kebebasan yang kau rindu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pabila yang akan kau buang itu, suatu hukum yang tak adil, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; akuilah bahwa dia telah kau tulis dengan tanganmu sendiri, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; serta kau pahatkan diatas permukaan keningmu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mustahil kau akan menghapusnya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan hanya membakar kitab-kitab hukum mu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tak mungkin pula dengan cara membasuh kening para hakimmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; walau air seluruh lautan kau curah kan untuk itu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pabila seorang zalim yang hendak kau tumbangkan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; usahakanlah dahulu, agar kursi tahtanya yang kau tegakkan di hatimu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kau cabut akarnya sebelum itu. Sebab bagaimanakah seorang zalim, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dapat memerintah orang bebas dan punya harga diri,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  jika bukan engkau sendiri membiarkan nya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menodai kebebasan yang kau junjung tinggi,  mencorengkan arang pada &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; harkat martabat kemanusiaanmu peribadi? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pabila suatu beban kesusahan yang hendak kau tanggalkan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka ingatlah bahwa beban itu telah pernah menjadi pilihanmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bukannya telah dipaksakan diatas pundakmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bilamana ketakutan yang ingin kau hilangkan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka perasaan ngeri itu bersarang dihatimu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bukannya berada pada dia yang kautakuti. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebenarnyalah, segalanya itu bergetar dalam diri, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dalam rangkulan setengah terkatup, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang abadi  antara  yang kauinginkan dan yang kautakuti, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang memuakkan dan yang kau sanjung puji, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang kau kejar - kejar dan yang hendak kau tinggal pergi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kesemuanya itu hadir dalam dirimu selalu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bagaikan Sinar dan Bayangan, dalam pasangan - pasangan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang lestari berpelukan. Dan pabila sang bayangan menjadi kabur, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; melenyap hilang, maka sinar yang tinggal, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; wujudlah bayangan baru, bagi sinar yang lain; demikianlah selalu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seperti itulah pekerti Kebebasan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pabila ia kehilangan pengikatnya yang lama, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka ia sendirilah menjadi pengikat baru, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bagi Kebebasan yang lebih agung, sentiasa.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bila engkau sedang bersukaria renunglah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dalam-dalam ke lubuk hati disanalah nanti &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau dapati bahwa hanya yang pernah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; membuat derita berkemampuan memberimu bahagia &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jika engkau berdukacita renunanglah lagi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ke lubuk hati disanalah pula bakal kau temui bahawa sesungguhnya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau sedang menangisi sesuatu yang pernah engkau syukuri.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bila kau memberi dari hartamu, tidak banyaklah pemberian itu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bila kau memberi dari dirimu, itulah pemberian yang penuh arti.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebab, apalah harta milikan itu, pabila ia bukan simpanan yang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kau jaga buat persediaan dihari kemudian? Dan hari kemudian;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; terkandung janji apakah bagi dia, si anjing kikir, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Yang menimbun tulang-tulang di bawah pasir, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dalam perjalanan ke kota suci, mengikuti musafir ?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan bukankah ketakutan akan kemiskinan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Merupakan kemiskinan itu sendiri ?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ketakutan akan dahaga, sedangkan sumur masih penuh, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bukankah dahaga yang tak mungkin dipuaskan ? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ada orang yang memberi sedikit dari miliknya yang banyak &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan pemberian itu dilakukan demi sanjungan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hasrat tersembunyi membuat tak murni dermanya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ada pula yang memiliki sedikit dan memberikan segalanya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Merekalah yang percaya akan kehidupan dan anugerah kehidupan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan peti mereka tiada pernah mengalami kekosongan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ada yang memberi dengan kegembiraan dihati, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kegembiraanlah yang menjadi anugerah pengganti. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ada yang memberi dengan kepedihan dihati, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka Kepedihan menjadi air pensucian diri.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan ada yang memberi tanpa merasa sakit didalamnya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tanpa mencari kegirangan dari pemberiannya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tanpa mengingat-ingat kebaikannya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mereka memberi, sebagaimana di lembah sana, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bunga-bunga menyebarkan wewangiannya keudara.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Melalui mereka inilah, Tuhan berbicara,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dari sinar lembut tatapan mata mereka Dia tersenyum pada dunia. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebab sesungguhnya, kehidupanlah yang memberi pada kehidupan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sedangkan kau, yang mengira dirimu seorang pemberi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebetulnya  hanyalah seorang saksi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan kau, kaum penerima - ya ,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau semuanya tergolong penerima ! &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jangan memberati diri dengan rasa terhutang budi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebab kau akan membebani dirimu dan dia yang memberi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sayugia kau bangkit bersama si pemberi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Naik sayap pemberiannya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Melambung ke taraf yang lebih tinggi. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Terlampau menyedari hutangmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; adalah meragukan kedermawanan dia, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang putera Bumi yang murah hati,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan Tuhan, sebagai sumber segala hartanya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; IBU&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ibu adalah segalanya, dialah penghibur di dalam kesedihan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pemberi harapan di dalam penderitaan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan pemberi kekuatan di dalam kelemahan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dialah sumber cinta, belas kasihan, simpati dan pengampunan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Manusia yang kehilangan ibunya bererti kehilangan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; jiwa sejati yang memberi berkat dan menjaganya tanpa henti.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Segala sesuatu di alam ini melukiskan tentang sosok ibu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Matahari adalah ibu dari planet bumi yang memberikan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; makanannya dengan pancaran panasnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Matahari tak pernah meninggalkan alam semesta &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pada malam hari sampai matahari meminta bumi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk tidur sejenak di dalam nyanyian lautan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan siulan burung-burung dan anak-anak sungai.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan Bumi ini adalah ibu dari pepohonan dan bunga-bunga &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menjadi ibu yang baik bagi buah - buahan dan biji - bijian.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ibu sebagai pembentuk dasar dari seluruh kewujudan dan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; adalah roh kekal, penuh dengan keindahan dan cinta.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; PERSAHABATAN&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan seorang remaja berkata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dia? menjawab:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  mencarinya saat jiwa mahu kedamaian. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kau tiada takut membisikkan kata"Tidak" di kalbumu sendiri, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pun tiada kau menyembunyikan kata"Ya".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan bilamana dia diam, hatimu berhenti dari mendengar hatinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kerana tanpa ungkapan kata, dalam? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; persahabatan, segala fikiran, hasrat, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan kegembiraan tiada terkirakan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Di kala berpisah dengan sahabat, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tiadalah kau berduka cita.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan tiada maksud lain dari persahabatan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kecuali saling memperkaya roh kejiwaan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bukanlah cinta, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hanya menangkap yang tiada diharapkan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jika dia harus tahu musim surutmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Gerangan apa sahabat itu jika? kau sentiasa mencarinya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bukan mengisi kekosonganmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dalam manisnya persahabatan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; biarkanlah ada tawa ria dan berbagi kegembiraan..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana dalam titisan kecil embun pagi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; SUARA KEHIDUPANKU - KEINDAHAN KEHIDUPAN&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Suara kehidupanku memang tak akan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mampu menjangkau telinga kehidupanmu;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tapi marilah kita coba saling bicara&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; barangkali kita dapat mengusir kesepian&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan tdak merasa jemu....&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Keindahan adalah kehidupan itu sendiri&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; saat ia membuka tabir penutup wajahnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kalian adalah kehidupanya itu,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kalianlah cadar itu. Keindahan adalah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; keabadian yang termanggu di depan cermin.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan kalian adalah keabadian itu, kalianlah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; cermin itu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; SYUKUR&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bangun difajar subuh dengan hati seringan awan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Istirahat diterik siang merenungkan puncak getaran cinta.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pulang dikala senja dengan syukur penuh dirongga dada.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan sebuah nyanyian kesyukuran terpahat dibibir senyuman.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; KISAHKU&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dengarkan kisahku...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dengarkan, tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku: &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jika kita mencintai, cinta kita bukan dari diri kita, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; juga bukan untuk diri kita.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jika kita bergembira, kegembiraan kita bukan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berada dalam diri kita, tapi dalam hidup itu sendiri.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jika kita menderita, kesakitan kita tidak terletak &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jangan kauanggap bahawa cinta itu datang kerana &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun - tahun &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; atau bahkan dari generasi ke generasi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang terbuka namun rahsia &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hanya dapat difahami melalui cinta, hanya dapat disentuh dengan kebaikan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan ketika kita mencuba untuk menggambarkannya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ia menghilang bagai segumpal uap. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-5327557190466110541?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/5327557190466110541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931_8302.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/5327557190466110541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/5327557190466110541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931_8302.html' title='Khalil Gibran (1833 - 1931)'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-7072936180607112977</id><published>2010-12-28T16:09:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T16:14:00.965-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khalil Gibran'/><title type='text'>Khalil Gibran (1833 - 1931)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;PROSA (VI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah pada kehidupan yang telah menganugerahimu rasa haus.&lt;br /&gt;Hatimu akan menjadi seperti tepian pantai dari sebuah samudera yang &lt;br /&gt;tak memiliki gelombang. Tak menyimpan gemuruh dan tak mengerami pasang &lt;br /&gt;surut bila engkau tak memiliki rasa haus.&lt;br /&gt;Teguklah isi pialamu sendiri sambil memekik gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Junjunglah pialamu diatas kepala mu lalu teguklah kuat &lt;br /&gt;demi mereka yang meminumnya dalam kesendirian.&lt;br /&gt;AKu pernah sekali mencari gerombolan manusia &lt;br /&gt;yang kemudian duduk rapi mengelilingi meja jamuan &lt;br /&gt;sebuah pesta kemudian minum dengan sepuas - puasnya. &lt;br /&gt;Namun mereka tidak mengangkat anggurnya diatas kepalaku, &lt;br /&gt;tidak pula meresapkannya kedalam dadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka hanya membasahi kakiku....&lt;br /&gt;kebijakan kumasih kerontang. Hatiku terkunci dan terpatri.&lt;br /&gt;Cuma sepasang kakikulah yang bergomol dengan &lt;br /&gt;mereka diantara selubung kabut yang suram.&lt;br /&gt;Aku tidak lagi mau mencari kumpulan manusia atau pula &lt;br /&gt;meneguk anggur bersama mereka dalam meja jamuan pesta mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang engkau rasakan jika kututurkan padamu &lt;br /&gt;semua itu jika waktu begitu garang menghentaki jantungmu?&lt;br /&gt;Akan sangat baik bagimu bila engkau meneguk piala rengsamu &lt;br /&gt;seorang diri dan piala bahagianmu seorang diri pula...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7 ALASAN MENCELA DIRI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh kali aku pernah mencela jiwaku,&lt;br /&gt;pertama kali ketika aku melihatnya lemah, &lt;br /&gt;padahal seharusnya ia bisa kuat.&lt;br /&gt;Kedua kali ketika melihatnya berjalan &lt;br /&gt;terjongket - jongket dihadapan orang yang lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga kali ketika berhadapan dengan pilihan &lt;br /&gt;yang sulit dan mudah ia memilih yang mudah&lt;br /&gt;Keempat kalinya, ketika ia melakukan kesalahan &lt;br /&gt;dan coba menghibur diri dengan mengatakan &lt;br /&gt;bahawa semua orang juga melakukan kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima kali, ia menghindar kerana takut, &lt;br /&gt;lalu mengatakannya sebagai sabar&lt;br /&gt;Keenam kali, ketika ia mengejek kepada seraut wajah buruk&lt;br /&gt;padahal ia tahu, bahwa wajah itu adalah salah satu topeng &lt;br /&gt;yang sering ia pakai Dan ketujuh, ketika ia menyanyikan lagu pujian &lt;br /&gt;dan menganggap itu sebagai suatu yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;IBU&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir - bibir manusia.&lt;br /&gt;Dan "Ibuku" merupakan sebutan terindah.&lt;br /&gt;Kata yang semerbak cinta dan impian, &lt;br /&gt;manis dan syahdu yangmemancar dari kedalaman jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dikala lara, &lt;br /&gt;impian kita dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.&lt;br /&gt;Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. &lt;br /&gt;Siapapun yang kehilangan ibunya, &lt;br /&gt;ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa&lt;br /&gt;merestui dan memberkatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu.&lt;br /&gt;Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.&lt;br /&gt;Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai &lt;br /&gt;malam merebahkannya dalam lentera ombak, &lt;br /&gt;syahdu tembang beburungan dan sesungaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. &lt;br /&gt;Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. &lt;br /&gt;Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus &lt;br /&gt;memelihara bebuahan dan bebijian.&lt;br /&gt;Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.&lt;br /&gt;Penuh cinta dan kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KASIH SAYANG DAN PERSAMAAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku yang papa, jika engkau mengetahui, &lt;br /&gt;bahawa Kemiskinan yang membuatmu sengsara itu mampu menjelaskan &lt;br /&gt;pengetahuan tentang Keadilan dan pengertian tentang Kehidupan, &lt;br /&gt;maka engkau pasti berpuas hati dengan nasibmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusebut pengetahuan tentang Keadilan : &lt;br /&gt;Kerana orang kaya terlalu sibuk mengumpul harta utk mencari pengetahuan. &lt;br /&gt;Dan kusebut pengertian tentangKehidupan : &lt;br /&gt;Kerana orang yang kuat terlalu berhasrat mengejar kekuatan dan keagungan &lt;br /&gt;bagi menempuh jalan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergembiralah, sahabatku yang papa, &lt;br /&gt;kerana engkau merupakan penyambung lidah &lt;br /&gt;Keadilan dan Kitab tentang Kehidupan.&lt;br /&gt;Tenanglah, kerana engkau merupakan sumber &lt;br /&gt;kebajikan bagi mereka yang memerintah terhadapmu, &lt;br /&gt;dan tiang kejujuran bagi mereka yang membimbingmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau menyedari, sahabatku yang papa, &lt;br /&gt;bahawa malang yang menimpamu dalam hidup &lt;br /&gt;merupakan kekuatan yang menerangi hatimu, &lt;br /&gt;dan membangkitkan jiwamu dari ceruk ejekan &lt;br /&gt;ke singgahsana kehormatan, maka engkau akan merasa&lt;br /&gt;berpuas hati kerana pengalamanmu, dan engkau akan &lt;br /&gt;memandangnya sebagai pembimbing, serta membuatmu bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan ialah suatu rantai yang tersusun oleh banyak &lt;br /&gt;mata rantai yang berlainan. &lt;br /&gt;Duka merupakan salah satu mata rantai emas antara &lt;br /&gt;penyerahan terhadap masa kini dan harapan? &lt;br /&gt;masa depan. Antara tidur dan jaga, diluar fajar merekah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku yang papa, Kemiskinan menyalakan api keagungan jiwa, &lt;br /&gt;sedangkan kemewahan memperlihatkan keburukannya. &lt;br /&gt;Duka melembutkan perasaan, dan Suka mengubati hati yang luka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Duka dan kemelaratan dihilangkan, &lt;br /&gt;jiwa manusia akan menjadi batu tulis yang kosong, &lt;br /&gt;hanya memperlihatkan kemewahan dan kerakusan. &lt;br /&gt;Ingatlah, bahawa keimanan itu adalah peribadi sejati Manusia. &lt;br /&gt;Tidak dapat ditukar dengan emas; tidak dapat dikumpul seperti harta kekayaan. &lt;br /&gt;Mereka yang mewah sering meminggirkan keimananan, dan mendakap erat emasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang muda sekarang jangan sampai meninggalkan Keimananmu, &lt;br /&gt;dan hanya mengejar kepuasan diri dan kesenangan semata.? &lt;br /&gt;Orang-orang papa yang kusayangi, saat bersama isteri dan anak sekembalinya &lt;br /&gt;dari ladang merupakan waktu yang paling mesra bagi keluarga, &lt;br /&gt;sebagai lambang kebahagiaan bagi takdir angkatan yang akan datang. &lt;br /&gt;Tapi hidup orang yang senang bermewah-mewahan dan mengumpul emas, &lt;br /&gt;pada hakikatnya seperti hidup cacing didalam kuburan. Itu menandakan ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata yang kutangiskan, wahai sahabatku yang papa, &lt;br /&gt;lebih murni dari pada tawa ria orang yang ingin melupakannya,&lt;br /&gt;dan lebih manis dari pada ejekan seorang pencemooh. &lt;br /&gt;Air mata ini membersihkan hati dan kuman benci, &lt;br /&gt;dan mengajar manusia ikut merasakan pedihnya hati yang patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benih yang kautaburkan bagi si kaya, dan akan kau tuai nanti, &lt;br /&gt;akan kembali pada sumbernya, sesuai dengan Hukum Alam. &lt;br /&gt;Dan duka cita yang kau sandang, akan dikembalikan menjadi sukacita oleh kehendak Syurga. &lt;br /&gt;Dan angkatan mendatangakan mempelajari &lt;br /&gt;Dukacita dan Kemelaratan sebagai pelajaran tentang Kasih Sayang danPersamaan.&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BANGSA - CERMIN DIRI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Manusia terbagi dalam bangsa,&lt;br /&gt;negara dan segala perbatasan.&lt;br /&gt;Tanah airku adalah alam semesta.&lt;br /&gt;Aku warga negara dunia kemanusiaan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata tidak mengenal waktu.&lt;br /&gt;Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya&lt;br /&gt;dengan menyadari akan keabadiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku berdiri bagaikan&lt;br /&gt;sebuah cermin jernih di hadapanmu,&lt;br /&gt;kamu memandang kedalam diriku dan&lt;br /&gt;melihat bayanganmu.&lt;br /&gt;kemudian kamu berkata, "Aku cinta kamu."&lt;br /&gt;Tetapi sebenarnya, kamu mencintai&lt;br /&gt;dirimu dalam diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PANDANGAN PERTAMA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya, &lt;br /&gt;itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah - wilayah jiwa. &lt;br /&gt;Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai - dawai perak hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari - hari &lt;br /&gt;yang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesedaran yang dilakukan malam, &lt;br /&gt;menjadikan mata jernih melihat kenikmatan didunia dan &lt;br /&gt;menjadikan misteri - misteri keabadian didunia ini hadir.&lt;br /&gt;Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar, dewi cinta, dari suatu tempat yang tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata mereka menaburkan benih didalam ladang hati, perasaan memeliharanya, &lt;br /&gt;dan jiwa membawanya kepada buah - buahan.&lt;br /&gt;Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak dipermukaan &lt;br /&gt;air mengalir menuju syurga dan bumi. &lt;br /&gt;Pandangan pertama dari sahabat kehidupan menggemakan kata - kata Tuhan, &lt;br /&gt;Jadilah, maka terjadilah ia.&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CIUMAN PERTAMA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Itulah tegukan pertama dari cawan yang &lt;br /&gt;telah diisi oleh para dewa dari air pancuran cinta. &lt;br /&gt;Itulah batas antara kebimbangan yang menghiburkan &lt;br /&gt;dan menyedihkan hati dengan takdir yang &lt;br /&gt;mengisinya dengan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah baris pembuka dari suatu puisi kehidupan, &lt;br /&gt;bab pertama dari suatu novel tentang manusia. &lt;br /&gt;Itulah tali yang menghubungkan pengasingan masa lalu &lt;br /&gt;dengan kejayaan masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciuman pertama menyatukan keheningan perasaan - perasaan &lt;br /&gt;dengan nyanyian - nyanyiannya. Itulah satu kata yang diucapkan oleh &lt;br /&gt;sepasang bibir yang menyatukan hati sebagai singgahsana, &lt;br /&gt;cinta sebagai raja, kesetiaan sebagai mahkota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sentuhan lembut yang mengungkapkan bagaimana jari - jemari &lt;br /&gt;angin mencumbui mulut bunga mawar, mempesonakan desah nafas &lt;br /&gt;kenikmatan panjang dan rintihan manis nan lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah permulaan getaran - getaran yang memisahkan kekasih dari dunia &lt;br /&gt;ruang dan matra dan membawa mereka kepada ilham dan impian-impian. &lt;br /&gt;Ia memadukan taman bunga berbentuk bintang-bintang dengan bunga buah delima, &lt;br /&gt;menyatukan dua aroma untuk melahirkan jiwa ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pandangan pertama adalah seperti benih yang &lt;br /&gt;ditaburkan para dewa di ladang hati manusia, &lt;br /&gt;maka ciuman pertama mengungkapkan bunga pertama yang mekar &lt;br /&gt;pada ranting pohon cabang pertama kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-7072936180607112977?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/7072936180607112977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931_7743.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7072936180607112977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7072936180607112977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931_7743.html' title='Khalil Gibran (1833 - 1931)'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-7859889026411258784</id><published>2010-12-28T16:08:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T16:14:00.965-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khalil Gibran'/><title type='text'>Khalil Gibran (1833 - 1931)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt; &lt;i&gt;PROSA V&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;    Aku akan melakukan segala &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; apa yang telah engkau ucapkan tadi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan aku akan menjadikan jiwaku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebagai sebuah kelambu yang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menyelubungi jiwamu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hatiku akan menjadi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tempat tinggal keanggunanmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; serta dadaku akan menjadi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kubur bagi penderitaanmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan selalu mencintaimu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebagaimana padang rumput&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang luas mencintai musim bunga.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan hidup di dalam dirimu laksana&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bunga-bunga yang hidup oleh panas matahari.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan menyanyikan namamu seperti lembah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menyanyikan gema loceng di desa &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan mendengar bahasa jiwamu seperti &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pantai mendengarkan kisah-kisah gelombang.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan mengingatimu seperti perantau asing &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang mengenang tanah air tercintanya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebagaimana orang lapar &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengingati pesta jamuan makan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seperti raja yang turun takhta &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengingati masa-masa kegemilangannya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan seperti seorang tahanan mengingati&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; masa-masa kesenangan dan kebebasan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan mengingatimu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebagaimana seorang petani yang mengingati &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bekas-bekas gandum di lantai tempat simpanannya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; juga seperti gembala mengingati padang rumput&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang luas dan sungai yang segar airnya."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; (Dari Sayap Sayap Patah) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;b&gt;NASIHAT JIWAKU&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;     Jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mencintai semua orang yang membenciku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan berteman dengan mereka yang memfitnahku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku dan mengungkapkan kepadaku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bahawa cinta tidak hanya menghargai orang  yang mencintai,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi juga orang yang dicintai.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sejak saat itu bagiku cinta ibarat jaring lelabah di antara dua bunga, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dekat satu sama lain. Tapi kini dia menjadi suatu lingkaran cahaya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; disekeliling matahari yang tiada berawal pun tiada berakhir, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Melingkari semua yang ada, dan bertambah secara kekal.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku dan mengajarku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; agar melihat kecantikan yang ada di sebalik bentuk dan warna.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku memintaku untuk menatap semua yang buruk &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan tabah sampai nampaklah keelokannya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sesungguhnya sebelum jiwaku meminta dan menasihatiku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku melihat keindahan seperti titik api yang tergulung asap;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tapi sekarang asap itu telah tersebar dan menghilang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan aku hanya melihat api yang membakar.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku dan memintaku untuk &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mendengar suara yang keluar bukan dari &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; lidah maupun dari tenggorokan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebelumnya aku hanya mendengar teriakan dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; jeritan di telingaku yang bodoh dan sia-sia. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi sekarang aku belajar mendengar keheningan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Yang bergema dan melantunkan lagu dari zaman kezaman.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Menyanyikan nada langit, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan menyingkap tabir rahsia keabadiaan..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku berkata padaku dan menasihatiku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; agar memuaskan kehausanku dengan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; meminum anggur yang tak dituangkan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ke dalam cangkir - cangkir,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Yang belum terangkat oleh tangan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan tak tersentuh oleh bibir&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hingga hari itu kehausanku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; seperti nyala redup yang terkubur dalam abu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tertiup angin dingin dari musim - musim bunga;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi sekarang kerinduan menjadi cangkirku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta menjadi anggurku, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kesendirian adalah kebahagianku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku dan memintaku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mencari yang takdapat dilihat;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan jiwaku menyingkapkan kepadaku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bahwa apa yang kita sentuh adalah apa yang kita impikan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku mengatakan padaku dan mengundangku untuk &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menghirup harum tumbuhan yang tak memiliki akar, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tangkai maupun bunga, dan yang tak pernah dapat dilihat mata.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebelum jiwaku menasihati, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku mencari bau harum dalam kebun - kebun,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dalam botol minyak wangi tumbuhan-tumbuhan dan bejana dupa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi sekarang aku menyedari hanya pada dupa yang tak dibakar,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku mencium udara lebih harum dari semua &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kebun - kebun di dunia ini dan semua angin di angkasa raya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku dan memintaku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; agar tidak merasa mulia kerana pujian&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan agar tidak disusahkan oleh ketakutan kerana cacian.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sampai hari ini aku berasa ragu akan nilaipekerjaanku;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi sekarang aku belajar; Bahawa pohon berbunga di musim bunga, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan berbuahdi musim panas Dan menggugurkan daun-daunnya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di musim gugur untukmenjadi benar-benar telanjang di musim dingin. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tanpa merasa mulia dan tanpa ketakutan atau tanpa rasa malu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku dan meyakinkanku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bahawa aku tak lebih tinggi berbanding cebol &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ataupun tak lebih rendah berbanding raksasa.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebelumnya aku melihat manusia ada dua, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang yang lemah yang aku caci atau ku kasihani, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan seorang yang kuat yang kuikuti, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maupun yang kulawan dalam pemberontakan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi sekarang aku tahu bahwa aku bahkan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dibentuk oleh tanah yang sama&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  darimana semua manusia diciptakan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bahwa unsur-unsurku adalah unsur-unsur mereka, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan pengembaraan mereka adalah juga milikku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bila mereka melanggar aku juga pelanggar, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan bila mereka berbuat baik, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; maka aku juga bersama perbuatan baik mereka.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bila mereka bangkit, aku juga bangkit bersama mereka;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bila mereka tinggal di belakang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku juga menemani mereka.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku dan memerintahku untuk melihat &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bahawa cahaya yang kubawa bukanlah cahayaku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bahawa laguku tidak diciptakan dalam diriku;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana meski aku berjalan dengan cahaya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku bukanlah cahaya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan meskipun aku bermain kecapi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang diikat kemas oleh dawai - dawaiku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku bukanlah pemain kecapi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku dan mengingatkanku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk mengukur  waktu dengan perkataan ini: &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Di sana ada hari semalam dan di sana ada hari esok".  &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pada saat itu aku menganggap masa lampau &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebuah zaman yang lenyap dan akan dilupakan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan masa depan kuanggap suatu masa yang tak bisa kucapai ".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi kini aku terdidik perkara ini : &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bahawa dalam keseluruhan waktu masa kini yang singkat, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; serta semua yang ada dalam waktu, Harus diraih sampai dapat.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menasihatiku, saudaraku, dan menerangiku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan seringkali jiwamu menasihati dan menerangimu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kerana engkau seperti diriku, dan tak ada beza diantara kita.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kusimpan apa yang kukatakan dalam diriku ini &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dalam kata-kata yang kudengar dalam heningku, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan engkau jagalah apa yang ada di dalam dirimu,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan engkau adalah penjaga yang sama baiknya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; seperti yang kukatakan ini.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;b&gt;DUA KEINGINAN&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;     Di keheningan malam, Sang Maut turun dari hadirat Tuhan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menuju ke bumi. Ia terbang melayang-layang di atas sebuah kota &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan mengamati seluruh penghuni dengan tatapan matanya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ia menyaksikan jiwa-jiwa yang melayang-layang dengan sayap-sayap mereka, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan orang-orang yang terlena didalam kekuasaan sang lelap.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ketika rembulan tersungkur kaki langit, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kota itu berubahwarna menjadi hitam legam, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang Maut berjalan dengan langkah tenang ditengah pemukiman -- &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berhati - hati tidak menyentuh apapun -- sampai tiba disebuah istana. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dia masuk dan tak seorang pun kuasa menghalangi. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dia tegak disisi sebuah ranjang dan menyentuh pelupuk matanya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan orang yang tidur itu bangun dengan ketakutan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Melihat bayangan Sang Maut di hadapannya, dia menjerit dengan suara ketakutan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Menyingkirlah kau dariku, mimpi yang mengerikan! Pergilah engkau makhluk jahat! &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Siapakah engkau ini? Dan bagaimana mungkin kau masuk istana ini? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Apa yang kauinginkan?  Minggatlah, karena akulah empunya rumah ini.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Enyahlah kamu, kalau tidak, kupanggil para budak &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan para pengawal untuk mencincangmu menjadi kepingan!"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian Maut berkata dengan suara lembut, tapi sangat menakutkan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Akulah kematian,  berdiri dan membungkuklah kepadaku."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dan si kaya berkuasa itu bertanya, "Apa yang kau inginkan dariku sekarang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan benda apa yang kau cari? Kenapa kau datang ketika pekerjaanku belum selesai? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Apa yang kau inginkan dari orang kuat seperti aku?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;Pergilah sana, carilah orang-orang yang lemah, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan ambillah dia! Aku ngeri oleh taring-taringmu yang berdarah dan wajahmu yang bengis,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan mataku bergetar menatap sayap-sayapmu yang menjijikan dan tubuhmu yang memuakkan."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Setelah diam beberapa saat dan tersadar dari ketakutannya, ia menambahkan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Tidak, tidak,  Maut yang pengampun, jangan pedulikan apa yang telahku katakan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; karena rasa takut membuat diriku mengucapkan kata -kata yang sesungguhnya terlarang. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Maka ambillah emasku seperlunya atau nyawa salah seorang dari budak, dan tinggalkanlah diriku... &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku masih memperhitungkan kehidupan yang masih belum terpenuhi dan kekayaan pada &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; orang-orang yang belum terkuasai. Diatas laut aku memiliki kapal yang belum kembali kepelabuhan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan pada hasil bumi yang belum tersimpan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ambillah olehmu barang yang kauinginkan dan tinggalkanlah daku. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku punya selir, cantik bagai pagihari, untuk kau pilih, Kematian. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dengarlah lagi : Aku punya seorang putra tunggal yang ku sayangi, dialah biji mataku. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ambillah dia juga, tapi tinggalkan diriku sendirian."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang Maut itu menggeram, engkau tidak kaya tapi orang miskin yang tak tahu diri. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian Maut mengambil tangan orang itu, mencabut kehidupannya, dan memberikannya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kepada para malaikat dilangit untuk memeriksanya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan maut berjalan perlahan di antara orang-orang miskin &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hingga ia mencapai rumah paling kumuh yang ia temukan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ia masuk danmendekati ranjang dimana tidur seorang pemuda &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan kelelapan yang damai. Maut menyentuh matanya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; anak muda itu pun terjaga. Dan ketika melihat Sang Maut berdiri disampingnya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ,ia berkata  dengan suara penuh cinta dan harapan, "Aku disini, wahai Sang Maut yang cantik. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sambutlah ruhku, impianku yang mengejawantah dan hakikat harapanku. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Peluklah diriku, kekasih jiwaku, karena kau sangat penyayang dan takkan meninggalkan diriku di sini. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kaulah utusan Ilahi, kaulah tangan kanan kebenaran. Jangan tinggalkan daku."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Aku telah memanggilmu berulang kali, namun kau tak mendengarkan.Tapi kini kau telah mendengarku, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; karena itu jangan kecewakan cintaku dengan peng-elakan diri. Peluklah ruhku, Sang Maut terkasih."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian Sang Maut meletakkan jari - jari lembutnya keatas bibir yang bergetar itu, mencabut nyawanya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan menaruhnya dibawah sayap - sayapnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ketika ia naik kembali ke langit, Maut menoleh ke belakang --kedunia--dan dalam bisikan ia berkata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Hanya mereka yang didunia mencari Keabadian-lah yang sampai ke Keabadian itu."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;   &lt;b&gt;MIMPI&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Kala malam datang dan rasa kantuk membentangkan selimutnya diwajah bumi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku bangun dan berjalan ke laut, " Laut tidak pernah tidur, dan dalam keterjagaan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yaitu laut menjadi penghibur bagi jiwa yang terjaga.",&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ketika aku sampai di pantai, kabus dari gunung menjuntaikan kakinya seperti selembar jilbab &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang menghiasi wajah seorang gadis.Aku meliha tombak yang berdeburan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku mendengar puji-pujiannya kepada Tuhan dan bermeditasi diatas kekuatan abadi yang tersembunyi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di dalam ombak-ombak itu-kekuatan yang lari bersama angin, mendaki gunung, tersenyum lewat bibir &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sang mawar dan menyanyi dengan desiran air yang mengalir di parit-parit.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu aku melihat tiga Putera Kegelapan duduk diatas sebongkah batu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku menghampirinya seolah-olah ada kekuatan yang menarik kutanpa aku dapat melawannya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku berhenti beberapa langkah dari Putera Kegelapan itus eakan-akan ada tenaga magis yang menahanku. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Saat itu, salah satunya berdiri dan dengan suara yang seolah berasal dari dalam laut ia berkata:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Hidup tanpa cinta ibarat pohon yang tidak berbunga dan berbuah. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan cinta tanpa keindahan seperti bunga tanpa aroma semerbak dan seperti buah tanpa biji. Hidup, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; cinta dan keindahan adalah tiga dalam satu, yang tidak dapat dipisahkan ataupun diubah."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Putera kedua berkata dengan suara bergema seperti air terjun,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Hidup tanpa berjuang seperti empat musim yang kehilangan musim bunganya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan perjuangan tanpa hak seperti padang pasir yang tandus. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hidup,perjuangan dan hak adalah tiga dalam satu yang tidak dapat dipisahkan ataupun diubah."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian Putera ketiga membuka mulutnya seperti dentuman halilintar :&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Hidup tanpa kebebasan seperti tubuh tanpa jiwa,dan kebebasan tanpa akal seperti roh yang kebingungan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hidup, kebebasan dan akal adalah tiga dalam satu, abadi dan tidak pernah sirna."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Selanjutnya ketiga-tiganya berdiri dan berkata &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan suara yang menggerunkan sekali:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Itulah anak-anak cinta,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Buah dari perjuangan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Akibat dari kebebasan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tiga manifestasi Tuhan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan Tuhan adalah ungkapan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dari alam yang bijaksana.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Saat itu diam melangut, hanya gemersik sayap-sayap yang tak nampak &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan getaran tubuh-tubuh halus yang terus-menerus.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku menutup mata dan mendengar gema yang baru saja berlalu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ketika aku membuka mataku, aku tidak lagi melihat Putera-Putera Kegelapan itu,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hanya laut yang dipeluk halimunan. Aku duduk, tidak memandang apa-apa pun &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kecuali asap dupa yang menggulung ke syurga.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;b&gt;GURU&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Barangsiapa mahu menjadi guru, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; biarkan dia memulai mengajar dirinya sendiri&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebelum mengajar orang lain, dan biarkan dia mengajar &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan teladan sebelum mengajar dengan kata-kata.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebab mereka yang mengajar dirinya sendiri dengan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; memperbetulkan perbuatan-perbuatannya sendiri &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; daripada mereka yang hanya mengajar orang lain&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan memperbetulkan perbuatan-perbuatan orang lain.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;b&gt;CINTA III&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Kelmarin aku berdiri berdekatan pintu gerbang sebuah rumah ibadat &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan bertanya kepada manusia yang lalu-lalang disitu tentang misteri dan kesucian cinta.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang lelaki setengah baya menghampiri,tubuhnya rapuh wajahnya gelap. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sambil mengeluh dia berkata, "Cinta telah membuat suatu kekuatan menjadi lemah, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; aku mewarisinya dari Manusia Pertama."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang pemuda dengan tubuh kuat dan besar menghampiri. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dengan suara bagai menyanyi dia berkata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Cinta adalah sebuah ketetapan hati yang ditumbuhkan dariku, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang rnenghubungkan masa sekarang dengan generasi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; masa lalu dan generasi yang akan datang.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang wanita dengan wajah melankolis &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menghampiri dan sambil mendesah, dia berkata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta adalah racun pembunuh, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ular hitam berbisa yang menderita dineraka, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; terbang melayang dan berputar-putar &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menembusi langit sampai ia jatuh tertutup embun, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ia hanya akan diminum oleh roh-roh yang haus. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian mereka akan mabuk untuk beberapa saat, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; diam selama satu tahun dan mati untuk selamanya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang gadis dengan pipi kemerahan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menghampiri dan dengan tersenyum dia berkata,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Cinta itu laksana air pancuran yang digunakan roh pengantin &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebagai siraman kedalam roh orang-orang yg kuat ?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; membuat mereka bangkit dalam doa diantara bintang-bintang &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di malam hari dan senandung pujian?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di depan matahari disiang hari.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Setelah itu seorang lelaki menghampiri.Bajunya hitam, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; janggutnya panjang dengan dahi berkerut, dia berkata,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Cinta adalah ketidak pedulian yang buta. Ia bermula &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dari hujung masa muda dan berakhir pada pangkal masa muda.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang lelaki tampan dengan wajah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bersinar dan dengan bahagia berkata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta adalah pengetahuan syurgawi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang menyalakan mata kita. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ia menunjukkan segala sesuatu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kepada kita seperti para dewa melihatnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang bermata buta menghampiri, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sambil mengetuk - ngetuk kan tongkatnya ketanah dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dia kemudian berkata sambil menangis, Cinta adalah kabus tebal &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang menyelubungi gambaran sesuatu darinya atau yang membuatnya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hanya melihat hantu dari nafsunya yang berkelana di antara batu karang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tuli terhadap suara-suara dari tangisnya sendiri yang bergema dilembah-lembah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang pemuda, dengan membawa sebuah gitar menghampiri dan menyanyi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta adalah cahaya ghaib yang bersinar dari kedalaman kehidupan yang peka &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan mencerahkan segala yang ada di sekitarnya.Engkau bisa melihat dunia bagai &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebuah perarakan yang berjalan melewati padang rumput hijau. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kehidupan adalah bagai sebuah mimpi indah yang diangkat dari kesedaran dan kesedaran.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang lelaki dengan badan bongkok dan kakinya bengkok bagai &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; potongan-potongan kain menghampiri. Dengan suara bergetar, dia berkata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Cinta adalah istirahat panjang bagi raga di dalam kesunyian makam, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kedamaian bagi jiwa dalam kedalaman keabadian.?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seorang anak kecil berumur lima tahun menghampiri dan sambil tertawa dia berkata,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Cinta adalah ayahku, cinta adalah ibuku. Hanya ayah dan ibuku yang mengerti tentang cinta."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Waktu terus berjalan. Manusia terus - menerus melewati rumah ibadat. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Masing-masing mempunyai pandangannya tersendiri tentang cinta. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Semua menyatakan harapan-harapannya dan mengungkapkan misteri - misteri kehidupannya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;   &lt;b&gt;SUARA PENYAIR&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Berkah amal soleh tumbuh subur dalam ladang hatiku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan menuai gandum dan membahagikannya pada mereka yang lapar.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jiwaku menyuburkan ladang anggur yang kuperas buahnya dan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kuberikan sarinya pada mereka yang kehausan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Syurga telah mengisi pelitaku dengan minyaknya dan akan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kuletakkan di jendela.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Agar musafir berkelana di gelap malam menemui jalannya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kulakukan semua itu kerana mereka adalah diriku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Andaikan nasib membelenggu tanganku dan aku tak bisa lagi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menuruti hati nuraniku, maka yang tertinggal &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dalam hasratku hanyalah: Mati!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku seorang penyair, apabila aku tak bisa memberi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  akupun tak mau menerima apa - apa.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;   &lt;b&gt;SURAT DARI KEKASIH&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Untukmu yang selalu Kucintai, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Saat kau bangun di pagi hari, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepadaKu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bercerita, meminta pendapat Ku, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengucapkan sesuatu untuk Ku walaupun hanya sepatah kata.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Atau berterima kasih kepada Ku atas sesuatu hal yang indah yang terjadi &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dalam hidupmu pada tadi malam, kemarin, atau waktu yang lalu....&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tetapi Aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja... &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tak sedikitpun kau menyedari Aku di dekat mu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku kembali menanti saat engkau sedang bersiap, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi engkau terlalu sibuk...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Di satu tempat, engkau duduk tanpa melakukan apapun. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku berfikir engkau akan datang kepadaKu, tetapi engkau berlari ke telefon &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan menelefon seorang teman untuk sekadar berbual-bual.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku menanti dengan sabar sepanjang hari. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Namun dengan semua kegiatanmu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku berfikir engkau terlalu sibuk &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk mengucapkan sesuatu kepadaKu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang ke sekeliling, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada Ku, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; itulah sebabnya mengapa engkau tidak sedikitpun menyapa Ku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut nama Ku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan lembut sebelum menjamah makanan yang kuberikan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi engkau tidak melakukannya.....&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ya, tidak mengapa, masih ada waktu yang tersisa dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku masih berharap engkau akan datang kepadaKu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Setelah tugasmu selesai, engkau menghidupkan TV, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku tidak tahu apakah kau suka menonton TV atau tidak, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hanya engkau selalu ke sana dan menghabiskan banyak waktu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menikmati siaran yang ditampilkan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hingga waktu- waktu untukKu dilupakan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menikmati makananmu &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi kembali engkau lupa menyebut nama Ku dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berterima kasih atas makanan yang telah Kuberikan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Saat tidur Kufikir kau merasa terlalu lelah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kau melompat ke tempat tidurmu dan tertidur tanpa &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sepatahpun namaKu kau sebut. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tidak mengapa kerana mungkin engkau masih belum &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menyedari bahawa Aku selalu hadir untukmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sedari.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku sangat menyayangimu, setiap hari Aku menantikan sepatah kata darimu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ungkapan isi hatimu, namun tak kunjung tiba.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Baiklah..... &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau bangun kembali dan kembali Aku menanti dengan penuh kasih&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bahawa hari ini kau akan memberiKu sedikit waktu untuk menyapaKu...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi yang Kutunggu ... ah tak juga kau menyapaKu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya dan Subuh lagi kau masih tidak mempedulikan Aku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tak ada sepatah kata, tak ada seucap doa, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tak ada pula harapan dan keinginan untuk sujud kepada KU....&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Apakah salahKu padamu ...? Rezeki yang Kulimpahkan, kesihatan yang Kuberikan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Harta yang Kurelakan, makanan yang Kuhidangkan , Keselamatan yang Kukurniakan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kebahagiaan yang Kuanugerahkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKu ???&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Percayalah, Aku selalu mengasihimu, dan Aku tetap berharap suatu saat engkau akan menyapaKu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; memohon perlindunganKu, bersujud menghadapKu ... &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kembali kepadaKu....&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Yang selalu bersamamu setiap saat, Tuhanmu....&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-7859889026411258784?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/7859889026411258784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7859889026411258784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7859889026411258784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931_28.html' title='Khalil Gibran (1833 - 1931)'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-935150263290907121</id><published>2010-12-28T16:02:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T16:14:00.966-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khalil Gibran'/><title type='text'>Khalil Gibran (1833 - 1931)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;PROSA III&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan aku melihat hal - hal yang menyedihkan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Para Malaikat Kebahagiaan tengah berperang dengan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Syaitan-syaitan Penderitaan Dan Manusia berdiri diantara mereka.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Yang satu menariknya dengan Harapan dan yang lain dengan Keputus-asaan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku melihat Cinta dan Benci bermain-main dihati manusia, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta menyembunyikan kesalahan Manusia dan memabukkanya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan anggur kepatuhan, pujian dan rayuan:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  sementara Kebencian menghasutnya dan menutup telinganya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan membutakan matanya dari Kebenaran...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku melihat para pemimpin mulutnya berbuih seperti serigala licik dan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; juri penyelamat palsu merencanakan dan bersekongkol untuk&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Melawan Kebahagiaan Manusia...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dan aku melihat Manusia memanggil Kebijakan untuk membebaskannya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tetapi Kebijakan tidak mendengar jeritannya, kerana Manusia pernah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mengabaikannya ketika ia berbicara kepadanya dijalananan kota...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian datang seorang pertapa, Yang sekali setahun turun ke kota,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Memohon jawaban tentang kesenangan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jawabnya demikian : Kesenangan adalah lagu kebebasan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Namun bukannya sang kebebasan sendiri,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dialah bunga-bunga hasrat keinginan, Namun bukan buah yang asli. Sebuah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; jurang ternganga yang berseru ke puncak ketinggian, Itulah dia namun dia&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bukan kedalaman maupun ketinggian itu sendiri. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dialah si terkurung yang terbang terlepas, Namun bukannya ruang yang terbentang luas ;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ya, sesungguhnyalah kesenangan merupakan lagu kebebasan. Dan aku amat suka&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bila dapat mendengarkan, Kalian menyanyikannya dengan sepenuh hati, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Namun jangan hanyutkan diri dalam nyanyian Beberapa diantaramu mencari kesenangan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seolah kesenangan itu adalah segala-galanya, Dan mereka ini dipersoalkan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dihakimi dan dipersalahkan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Aku tak akan mempersalahkannya, ataupun memarahinya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Melainkan akan mendorong mereka untuk mencari dan menyelami. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebab mereka akan menemukan kesenangan, Namun kesenangan tiada berdiri&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sendiri. Saudaranya ada beberapa, ialah tujuh orang puteri, Yang terjelek&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pun diantaranya lebih unggul kecantikannya, Daripada dia yang bernama&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kesenangan. Engkau pernah mendengar tentang seorang manusia, Yang menggali&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tanah hendak mencari akar, Namun menemukan harta pusaka ?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Beberapa di antara orang tua mengenangkan saat kesenangan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dengan penuh rasa penyesalan, Seolah kesenangan itu dosa yang diperbuatnya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tatkala sedang terbius diluar kesedarannya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi penyesalan ini hanya mengaburkan akal budi, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tiada berkemampuan menyucikan hati nurani, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sayugia mereka mengingat kesenangan yang lalu,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dengan rasa syukur dan terima kasih dalam kalbu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebagaimana mereka mengenang rahmat tuaian di musim panas, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Namun pabila rasa penyesalan lebih menenteramkan hatinya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Maka biarlah mereka menikmati ketenteramannya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan ada di antaramu yang bukan lagi remaja namun masih perlu mencari,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pun belum terlampau tua namun memerlukan kenang - kenangan untuk digali,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu menyingkirkan segala kesenangan yang ada dimaya pada, Khuatir&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; melemahkan kekuatan jiwa, Ataupun bertentangan dan merugikannya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tapi dalam pencegahan diri inipun terletak kesenangan mereka, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dengan demikian mereka pun menemui sebuah mustika, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Walau semua mereka dengan tangan gementar,hanya mencuba menggali akar. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tetapi katakanlah padaku, siapakah yang dapat menenang jiwa ? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Si burung bul-bul yang menyanyikan lagu merdu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Terganggukah olehnya ketenangan malam yang syahdu ? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Atau ambillah dia, si kunang - kunang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Adakah diganggunya keagungan bintang-bintang ? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan nyala api, ataupun asap bara, Adakah dia memberati pawana ? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dikau mengira, bahwa jiwa merupakan danau yang tenang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Yang hanya dengan sentuhan sepucuk kayu, dapat kauganggu ?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Betapa seringnya, dengan menyingkiri segala kesenangan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kau hanya menimbun keinginan tersembunyi, di relung kesedaran. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Siapa tahu bahawa apa yang nampaknya lenyap sekarang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dari permukaan,hanya menanti saat kebangkitan dihari kemudian ?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bahkan jasmani memahami kudratnya dan keperluan hak alamiahnya, Serta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tiada sudi mengalami tipuan dari akal manusia. Jasmani adalah kecapi jiwa,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tergantung kepada manusia, Untuk menggetarkannya dengan petikan lagu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; merdu, Ataupun suara yang tiada menentu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu sekarang bertanyalah dalam hatimu; bagaimana cara membedakan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; baik - buruk dalam kesenangan? Maka pergilah dikau ke ladang, kebun dan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tamanmu, Dan kau akan mengerti, bahawa bagi lebah, menghisap madu adalah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kesenangan, namun bagi bunga pun memberikan madu adalah kesenangan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Untuk lebah, bunga merupakan pancaran kehidupan, Untuk bunga, lebah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; merupakan duta kasih kehidupan. Dan bagi keduanya,sang lebah maupun sang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bunga, Memberi dan menerima kesenangan adalah keperluan dan keasyikan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Rakyat Orphalese, bersenanglah bagaikan bunga dan lebah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;b&gt;SETITIS AIRMATA DAN SEULAS SENYUMAN&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Takkan kutukar duka cita hatiku demi kebahagiaan khalayak. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan takkan kutumpahkan airmata kesedihan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang mengalir dari tiap bahagian diriku berubah menjadi gelak tawa. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kuingin diriku tetaplah setitis air mata dan seulas senyuman.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Setitis airmata yang menyucikan hatiku dan memberiku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pemahaman rahasia kehidupan dan hal ihwal yang tersembunyi. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seulas senyuman menarikku dekat kepada putera kesayanganku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan menjelma sebuah lambang pemujaan kepadaTuhan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Setitis airmata meyatukanku dengan mereka yang patah hati, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; berbanding jika aku hidup menjemukan dan putus asa.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku bersedia kelaparan demi cinta dan keindahan yang ada di dasar jiwaku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; setelah kusaksikan mereka yang dimanjakan amat menyusahkan orang. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Telah kudengar keluhan mereka dalam hasrat kerinduan dan itu lebih manis &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; daripada melodi yang termanis. Ketika malam tiba bunga menguncupkan kelopak dan tidur,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; memeluk kerinduannya. tatkala pagi menghampiri, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ia membuka bibirnya demi menyambut ciuman matahari.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kehidupan sekuntum bunga sama dengan kerinduan dan pengabulan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Setitis airmata dan seulas senyuman.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Air laut menjadi uap dan naik menjelma menjadi segumpal mega. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Awan terapung di atas pergunungan dan lembah ngarai hingga berjumpa angin sepoi bahasa, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  jatuh bercucuran ke padang-padang lalu bergabung  bersama aliran &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sungai dan kembali ke laut, rumahnya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kehidupan awan-gemawan itu adalah sesuatu perpisahan dan pertemuan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bagai setitis airmata seulas senyuman. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan kemudian jiwa jadi terpisahkan dari jiwa yang lebih besar, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bergerak di dunia zat melintas bagai segumpal mega diatas &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pergunungan duka cita dan dataran kebahagiaan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Menuju samudera cinta dan keindahan - kepada Tuhan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;b&gt;INDAHNYA KEMATIAN&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Biarkan aku terbaring dalam lelapku, kerana jiwa ini telah dirasuki&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; cinta, dan biarkan daku istirahat, kerana batin ini memiliki segala kekayaan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; malam dan siang.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi disekeliling&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; ranjang ini, dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki - kaki ini dengan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; wangian, dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Biarku istirahat di ranjang ini, kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkap kant abir lara hatiku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Nyanyikanlah masa - masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dalam mataku, kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tempat hatiku berbaring. Hapuslah airmatamu, saudaraku, dan tegakkanlah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kepalamu seperti bunga-bunga menyemai jari - jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom - kolom cahaya antara ranjangku dengan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; jarak infiniti. Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap - sayapnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku.Ciumlah mataku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan seulas senyummu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dengan kelembutan jemari merah jambu mereka,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya didahiku dan memberkatiku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Biarkanlah perawan - perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan mendengar Gema Iradat-Nya  berlarian dengan nafasku.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan melakukan segala apa yang telah engkau ucapkan tadi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan aku akan menjadikan jiwaku sebagai sebuah kelambu yang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menyelubungi jiwamu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Hatiku akan menjadi tempat tinggal keanggunanmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; serta dada ku akan menjadi kubur bagi penderitaanmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan selalu mencintaimu...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; sebagai mana padang rumput yang luas mencintai musim bunga.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan hidup didalam diri mu laksana bunga - bunga yang hidup oleh panas matahari.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan menyanyi kan nama mu seperti lembah menyanyikan gema loceng di desa Aku &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; akan mendengar bahasa jiwa mu seperti pantai mendengarkan kisah-kisah gelombang.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan mengingati mu seperti perantau asing yang mengenang tanah air tercintanya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebagaimana orang lapar mengingati pesta jamuan makan, Seperti raja yang turun takhta &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengingati masa - masa kegemilangannya, Dan seperti seorang tahanan mengingati &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; masa - masa kesenangan dan kebebasan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Aku akan mengingatimu sebagaimana seorang petani yang mengingati &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bekas - bekas gandum dilantai tempat simpanannya, juga seperti gembala &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengingati padang rumput yang luas dan sungai yang segar airnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; (Dari Sayap Sayap Patah)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;b&gt;PENYAIR&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dia adalah rantai penghubung&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Antara dunia ini dan dunia akan datang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kolam air manis buat jiwa-jiwa yang kehausan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dia adalah sebatang pohon tertanam&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Di lembah sungai keindahan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Memikul bebuah ranum&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Bagi hati lapar yang mencari.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dia adalah seekor burung nightingale&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Menyejukkan jiwa yang dalam kedukaan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Menaikkan semangat dengan alunan melodi indahnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dia adalah sepotong awan putih di langit cerah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Naik dan mengembang memenuhi angkasa.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian mencurahkan kurnianya di atas padang kehidupan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Membuka kelopak mereka bagi menerima cahaya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dia adalah malaikat diutus Yang Maha Kuasa mengajarkan Kalam Ilahi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Seberkas cahaya gemilang tak kunjung padam.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tak terliput gelap malam Tak tergoyah oleh angin kencang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ishtar, dewi cinta, meminyakinya dengan kasih sayang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan, nyanyian Apollo menjadi cahayanya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Dia adalah manusia yang selalu bersendirian,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hidup serba sederhana dan berhati suci&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dia duduk di pangkuan alam mencari inspirasi ilham&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan berjaga di keheningan malam,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Menantikan turunnya ruh.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dia adalah si tukang jahit yang menjahit benih hatinya diladang kasih sayang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kemanusiaan menyuburkannya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Inilah penyair yang dipinggirkan oleh manusia&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; pada zamannya, Dan hanya dikenali sesudah jasad ditinggalkan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dunia pun mengucapkan selamat tinggal dan kembali ia pada Ilahi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Inilah penyair yang tak meminta apa-apa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dari manusia kecuali seulas senyuman.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Inilah penyair yang penuh semangat dan memenuhi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; cakerawala dengan kata-kata indah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Namun manusia tetap menafikan kewujudan keindahannya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sampai bila manusia terus terlena?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sampai bila manusia menyanjung penguasa yang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; meraih kehebatan dengan mengambil kesempatan??&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sampai bila manusia mengabaikan mereka? &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; yang boleh memperlihatkan keindahan pada jiwa-jiwa mereka&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Simbol cinta dan kedamaian?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sampai bila manusia hanya akan menyanjung jasa? org yang sudah tiada?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan melupakan si hidup yg dikelilingi penderitaan yang menghambakan hidup &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mereka seperti lilin menyala bagi menunjukkan jalan yang benar bagi orang yang lupa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan oh para penyair,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kalian adalah kehidupan dalam? kehidupan ini:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Telah engkau tundukkan abad demi abad termasuk tirainya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Penyair..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Suatu hari kau akan merajai hati-hati manusia&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan, kerana itu kerajaanmu adalah abadi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Penyair...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; periksalah mahkota berdurimu..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kau akan menemui kelembutan disebalik jambangan bunga - bunga Laurel.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; (Dari Damah Wa Ibtisamah -Setitis Air Mata Seulas Senyuman)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;   &lt;b&gt;TANYA SANG ANAK&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Konon pada suatu desa terpencil&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Terdapat sebuah keluarga&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Terdiri dari sang ayah dan ibu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Serta seorang anak gadis muda dan naif!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Pada suatu hari sang anak bertanya pada sang ibu!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ibu! Mengapa aku dilahirkan wanita?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang ibu menjawab,"Kerana ibu lebih kuat dari ayah!"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang anak terdiam dan berkata,"Kenapa jadi begitu?"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang anak pun bertanya kepada sang ayah!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ayah! Kenapa ibu lebih kuat dari ayah?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ayah pun menjawab,"Kerana ibumu seorang wanita!!!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang anak kembali terdiam.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan sang anak pun kembali bertanya!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ayah! Apakah aku lebih kuat dari ayah?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan sang ayah pun kembali menjawab,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Iya, kau adalah yang terkuat!"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Sang anak kembali terdiam dan sesekali mengerut dahinya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan dia pun kembali melontarkan pertanyaan yang lain.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ayah! Apakah aku lebih kuat dari ibu?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ayah kembali menjawab,"Iya kaulah yang terhebat dan terkuat!"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Kenapa ayah, kenapa aku yang terkuat?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Sang anak pun kembali melontarkan pertanyaan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang ayah pun menjawab dengan perlahan dan penuh kelembutan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Kerana engkau adalah buah dari cintanya!,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta yang dapat membuat semua manusia tertunduk dan terdiam.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Cinta yang dapat membuat semua manusia buta, tuli serta bisu! ".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan kau adalah segalanya buat kami.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kebahagiaanmu adalah kebahagiaan kami.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tawamu adalah tawa kami.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Tangismu adalah air mata kami.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan cintamu adalah cinta kami.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan sang anak pun kembali bertanya!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Apa itu Cinta, Ayah?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Apa itu cinta, Ibu?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sang ayah dan ibu pun tersenyum!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan mereka pun menjawab,"Kau, kau adalah cinta kami sayang.."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;   &lt;b&gt;CINTA II&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Mereka berkata tentang serigala dan tikus&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Minum di sungai yang sama &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Di mana singa melepas dahaga.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mereka berkata tentang helang dan? hering&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Menjunam paruhnya ke dalam bangkai yg sama&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan berdamai - di antara satu sama lain,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dalam kehadiran bangkai - bangkai mati itu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Oh Cinta, yang tangan lembutnya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengekang keinginanku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Meluapkan rasa lapar dan dahaga&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; akan maruah dan kebanggaan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Memakan roti dan meminum anggur Menggoda diriku yang lemah ini&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Biarkan rasa lapar menggigitku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Biarkan rasa haus membakarku,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Biarkan aku mati dan binasa,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Sebelum kuangkat tanganku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Untuk cangkir yang tidak kau isi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan mangkuk yang tidak kau berkati.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  (Dari The Forerunner))&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;   &lt;b&gt;BAGI SAHABATKU YANG TERTINDAS&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Wahai engkau yang dilahirkan diatas ranjang kesengsaraan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; diberi makan pada dada penurunan nilai, yang bermain sebagai seorang anak di rumah tirani, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; engkau yang memakan roti basimu dengan keluhan dan meminum air &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; keruhmu bercampur dengan airmata yang getir.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Wahai askar yang diperintah oleh hukum yang tidak adil oleh lelaki yang meninggalkan isterinya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; anak - anaknya yang masih kecil, sahabat - sahabatnya, dan memasuki gelanggang kematian &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; demi kepentingan cita-cita, yang mereka sebut 'keperluan'.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Wahai penyair yang hidup sebagai orang asing di kampung halamannya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; tak dikenali di antara mereka yang mengenalinya, yang hanya berhasrat untuk &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; hidup diatas sampah masyarakat dan dari tinggalan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; atas permintaan dunia yang hanya tinta dan kertas.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Wahai tawanan yang dilemparkan kedalam kegelapan kerana kejahatan kecil yang &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dibuat seumpama kejahatan besar oleh mereka yang membalas kejahatan dengan kejahatan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dibuang dengan kebijaksanaan yang ingin mempertahankan hak melalui cara - cara yang keliru.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan engkau, Wahai wanita yang malang, yang kepadanya Tuhan menganugerahkan kecantikan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Masa muda yang tidak setia memandangnya dan mengekorimu, memperdayakan engkau, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; menanggung kemiskinanmu dengan emas. Ketika kau menyerah padanya, dia meninggalkanmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kau serupa mangsa yang gementar dalam cakar - cakar&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  penurunan nilai dan keadaan yang menyedihkan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Dan kalian, teman-temanku yang rendah hati, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; para martir bagi hukum buatan manusia. Kau bersedih, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan kesedihanmu adalah akibat dari kebiadaban yang hebat, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dari ketidak - adilan sang hakim, dari licik si kaya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dan dari keegoisan hamba demi hawa nafsunya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Jangan putus asa, kerana di sebalik ketidak - adilan dunia ini, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di balik persoalan, di balik awan gemawan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di balik bumi, di balik semua hal ada suatu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  kekuatan yang tak lain adalah seluruh kadilan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; segenap kelembutan, semua kesopanan, segenap cinta kasih.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau laksana bunga yang tumbuh dalam bayangan. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Segera angin yang lembut akan bertiup dan membawa &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; bijianmu memasuki cahaya matahari tempat mereka yang &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; akan menjalani suatu kehidupan indah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Engkau laksana pepohonan telanjang yang rendah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  kerana berat dan bersama salju musim dingin. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu musim bunga akan tiba menyelimutimu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  dengan dedaunan hijau dan berair banyak.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kebenaran akan mengoyak tabir airmata&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  yang menyembunyikan senyumanmu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Saudaraku, kuucapkan selamat datang padamu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  dan kuanggap hina para penindasmu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;b&gt;DUA PENYAIR&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;  Berabad-abad yang lalu, disuatu jalan menuju Athens, dua orang penyair bertemu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Mereka mengagumi satu sama lain. Salah seorang penyair bertanya, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Apa yang kauciptakan akhir - akhir ini, dan bagaimana dengan lirikmu ? " &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Penyair yang seorang lagi, menjawab dengan bangga, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; "Aku tidak melakukan hal lain selain menyelesaikan syairku yang paling indah, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; kemungkinan merupakan syair yang paling hebat yang pernah ditulis di Yunani. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Isinya pujian tentang Zeus yang Mulia ".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Lalu dia mengambil selembar kulit dari sebalik jubahnya dan berkata, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Kemari, lihatlah, syair ini kubawa, dan aku senang bila dapat membacakannya untukmu. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Ayuh, mari kita duduk berteduh dibawah pohon cypress putih itu ".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Lalu penyair itu membacakan syairnya. Syair itu panjang sekali. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Setelah selesai, penyair yang satu berkata,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Itu syair yang indah sekali. Syair itu akan dikenang berabad - abad dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; akan membuat engkau termasyhur."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Penyair pertama berkata dengan tenang,"Dan apa yang telah kau ciptakan akhir-akhir ini ? " &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Penyair kedua menjawab," Aku hanya menulis sedikit. Hanya lapan baris untuk &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; mengenang seorang anak yang bermain dikebun. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; " Lalu ia membacakan syairnya. Penyair pertama berkata, "Boleh tahan, boleh tahan ".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; Kemudian mereka berpisah. Sekarang, setelah dua ribu tahun berlalu, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; syair lapan baris itu dibaca disetiap lidah, diulang - ulang, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; dihargai dan selalu dikenang. Dan walaupun syair yang satu lagi memang &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; benar bertahan berabad - abad lamanya dalam perpustakaan, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; di rak - rak buku, dan walaupun syair itu dikenang, namun tidak ada yang tertarik &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; untuk menyukainya atau membacanya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-935150263290907121?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/935150263290907121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/935150263290907121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/935150263290907121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/khalil-gibran-1833-1931.html' title='Khalil Gibran (1833 - 1931)'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-7252233188138932071</id><published>2010-12-28T11:40:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T11:46:44.492-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Madah Cinta'/><title type='text'>Ada Apa Dengan Cinta ?</title><content type='html'>&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Kerana Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi," Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?". Jawab titis air mata kedua tu," Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja."&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mahu mencuba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu cuba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jangan melarikan diri dari 'cinta' apabila ia berada di hadapan kamu. Jangan melarikan diri daripadanya kerana suatu hari nanti, kamu pasti akan teringatkannya kembali dan menyesali perbuatan kamu itu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat bererti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Dan hanya dengan mendengar kata "Hai" darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kaum lelaki sering mempersoalkan kelemahan wanita kerana sering mengalirkan airmata. Tetapi, segagah-gagah dan perwiranya lelaki, sedarlah bahawa suatu hari nanti mereka juga akan mengalirkan airmata syahdu kerana satu perkara kecil iaitu kerana CINTA. Alangkah misterinya cinta seorang wanita yg dianggap lemah sehingga boleh mengalirkan airmata seorang wira! Aneh, tetapi itulah hakikatnya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan kerana perginya tanpa berpatah lagi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jangan kerana cinta, kita gugur dari perjuangan, dan jangan kerana cinta juga, prinsip kita menjadi larut dan cair. Cinta tidak semestinya akan berakhir dengan perkahwinan dan perkahwinan juga tidak semestinya akan menoktahkan titik akhir kepada percintaan. Kesetiaan akan mengikat cinta, kecurangan akan meranapkan segala kemanisan cinta. Sesebuah perkahwinan akan menjadi indah jika cinta terus bersama.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta sejati ialah kasih Tuhan kepada hambaNya. Kasih murni ialah kasih ibu bapa kepada anaknya. Kasih saudara masa berada. Kasih sahabat masa binasa. Kasih suami isteri sepenanggungan. Kasih orang menaruh harapan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi kiranya kamu benar menyintainya setulus hati.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Rasa percintaan lebih pahit dari hempedu .Teman percintaan ialah sayu dan pilu, namun demikian, dara dan teruna tetap berpusu-pusu terjerumus ke dalamnya kerana dianggap seperti lautan madu - Raja Pedang Deir&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hati-hati dengan cinta, kerana cinta juga dapat membuat orang sihat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Terdapat banyak bebintang di langit tetapi hanya satu sahaja yang begitu menyerlah sehingga dapat menarik perhatianmu. Dari kalangan yang kamu pilih untuk abaikan ialah sebutir bintang yang sanggup menyinari anda walau dimana sahaja kamu berada.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tak usah sebut pasal cinta jika kamu tidak sebenar-benarnya mengambil kisah. Tak usah bercakap tentang perasaan, jika ia tidak berada di hatimu. Tak usahlah menunjuk ke dada, jika kamu berhasrat melukakan hati pasanganmu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Minat bukan bermaksud cinta, bangga bukan bererti cinta, kagum juga bukan bermaksud cinta, dan suka juga tidak serasi dengan cinta, malah sayang pun bukan cinta. Tetapi, cinta itu adalah cinta.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Berkemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan di dalamnya dan berkemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan di dalamnya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta kepada harta ertinya bakhil, cinta kepada perempuan ertinya alam. Cinta kepada diri ertinya bijaksana, cinta kepada mati ertinya hidup dan cinta kepada Tuhan ertinya Takwa.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam , tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekadar canang yang gemerincing.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta adalah keabadian...dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dialami&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Siapapun pandai menghayati cinta tapi tiada siapa yg pandai menilai cinta kerana cinta bukan objek yg boleh di lihat oleh mata kasar. Sebaliknya cinta hanya dapat ditilik melalui hati dan perasaan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta dan kasih sayang adalah jawapan yang dapat menyembuhkan segala penyakit, dan jalan yang menuju kepada rasa cinta dan kasih sayang hanyalah melalui kemaafan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta umpama bunga di taman yang sedang mekar, hiasilah, jagalah taman kamu untuk kelihatan cantik dan ceria dan seandainya kamu tidak berbuat demikian, layulah bunga di taman dan rosaklah cinta yang sejati.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta itu membuatkan kamu gembira walaupun ia sering melukakan. Cinta itu istimewa jika ia diberikan kepada orang yang bertuah.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta ibarat pasu antik, ia sukar ditemui, sukar diperolehi tapi mudah untuk jatuh berderai&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Andainya hadirnya cinta sekadar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta sesuatu yg mengasyikkan,ia boleh membuat kita hilang kewarasan fikiran. Cinta juga sebenarnya indah jika pandai menghayatinya. Sebaliknya cinta boleh jadi racun jika tersalah tempat. Apa pun cinta itu buta.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Anyamlah buih-buih di laut demi membuktikan cinta yang suci tanpa menodai keaslian pantai itu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Apa yang buta ialah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa pertimbangan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan. Tangisan juga bukanlah pengubat cinta kerana ia tidak mengerti perjalananan hati naluri.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Di suatu hari kau datang dan bertanya padaku apa yang lebih penting : Dirimu atau nyawaku. Dan aku menjawab nyawaku lebih penting dan kau pun berlalu dengan penuh kekecewaan tanpa pernah kau sedari bahawa kaulah nyawaku itu. Sesungguhnya kau adalah cinta dan nyawaku dalam hidup ini.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta pertama adalah kenangan. Cinta kedua menjadi pengajaran. Dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan kerana hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Lantaran itu bajailah cinta yang dianugerahkan itu sebaik-baiknya. Agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kecewa bercinta bukan bermakna dunia sudah berakhir.Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa kekecewaan itu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hanya diperlukan waktu seminit untuk menafsir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Ada cinta yang agung antara hamba dan Tuhannya. Cinta kudus antara bonda dan anaknya. Ada cinta rafik yang setia. Ada cinta berahi antara kekasih teruna dara. Ada cinta persaudaraan yang tiada bandingnya. Ada cinta sesama makhluk yang begitu mulia dan cinta dikatakan hampir tidak memilih usia. Ia juga tidak mengira rona bangsa. Tidak ada miskin kaya dalam catatan kamus cinta. Justeru, cinta dikatakan sesuatu yang cukup luar biasa dalam cakerawala hidup setia jiwa.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Setiap orang punya rasa cinta. Tapi tak semua orang dapat merasai cinta. Setiap orang pernah bercinta. Tapi tak semua mampu mengecapi bahagia.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Keikhlasan bererti tidak mengharapkan balasan atas perbuatan kita. Keikhlasan dalam bercinta bererti tidak mengharapkan balasan cinta atas kasih yang kita curahkan padanya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta itu apabila kamu bertemu dan membuat pilihan yang tepat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Ketika sebuah cinta mengungkapkan suatu kejujuran, dia tidak akan berbohong. Tidak akan ada sebuah konspirasi untuk mendahulukan sebuah nafsu untuk memiliki. Tidak akan ada sebuah harapan untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan. Tetapi hanya akan mendambakan untuk bisa mendapatkan kesempatan untuk memberikan sesuatu yang lebih berharga.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta laki-laki seumpama gunung, ia besar tapi konstan dan (sayangnya) rentan, ada waktu ia meletus memuntahkan lahar, menghanguskan apa saja yang ditemuinya. Cinta perempuan seumpama kuku, ia hanya sehujung jari, tapi tumbuh perlahan-lahan, diam-diam dan terus menerus bertambah. Jika dipotong, ia tumbuh dan tumbuh lagi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Manusia tidak jatuh 'ke dalam' cinta, dan tidak juga keluar 'dari cinta'. Tapi manusia tumbuh dan besar dalam cinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta yang wujud dalam sebuah tindakan agung : "Memaafkan".&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta kurniaan Ilahi mengapa mesti dibenci? Yang harus dibenci dan dihindari ialah kepalsuan, bukan cinta.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hidup tanpa cinta seperti makanan tanpa garam. Oleh itu, kejarlah cinta seperti kau mengejar masa, dan apabila kau sudah mendapat cinta itu, jagailah ia seperti kau menjaga dirimu, sesungguhnya cinta itu kurniaan Tuhan Yang Maha Agung.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;“Aku mencintaimu”, sukarkah untuk dilafazkan?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tidak ada cinta yang tidak cemburu -Pepatah Perancis&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Sesuatu percintaan yang terjalin di antara dua insan itu tiada ada kemesraan atau kemanisannya sekiranya sentiasa membayangi akan kemusnahan, kekecewaan dan kehancuran.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cintailah orang yang engkau kasihi itu sekadarnya belaka, barangkali dia akan menjadi orang yang kau benci pada suatu hari kelak. Juga bencilah terhadap orang yang kau benci itu sekadarnya belaka barangkali dia akan menjadi orang yang engkau kasihi pada suatu hari nanti.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Menerima cinta dari seseorang secara terburu-buru tanpa usul periksa latar belakangnya akan merugikan kerana cendawan yang tumbuh melata jika terus dimakan dikhuatiri beracun.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Usah diratapi perpisahan dan kegagalan bercinta kerana hakikatnya jodoh itu bukan ditangan manusia. Atas kasih sayang Tuhan kau dan dia bertemu dan atas limpahan kasihNya jua kau dan dia dipisahkan bersama hikmah yg tersembunyi. Pernahkah kau terfikir kebesaranNya itu?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta itu adalah api yang dingin. Sesiapa yang mendekatinya tidak akan terbakar tetapi tertangkap ke dalamnya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jika kasih sayang telah mencapai batasnya, maka ia dinamakan Cinta. "Cinta adalah kasih sayang yang melimpah". Cinta juga lebih istimewa dibanding kasih sayang, sebab setiap cinta sama dengan kasih sayang, tetapi tidak semua kasih sayang sama dengan cinta.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bercintalah dengan pelajaran, bertunanglah dengan mengulangkaji, berkahwinlah dengan peperiksaan dan berbulan madulah dengan kejayaan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta adalah suatu bentuk ungkapan keabadian yg tidak mampu dijelaskan melalui untaian kata-kata indah tapi melalui kenyataan pahit yang hidup dan sakit.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta itu tidak menjanjikan sebuah rumahtangga aman damai, tetapi penerimaan dan tanggungjawab adalah asas utama kebahagiaan rumahtangga. Cinta hanya sebuah keindahan perasaan. Cinta akan bertukar menjadi tanggungjawab apabila terbinanya sebuah rumahtangga.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Janganlah mengigil kedinginan kerana hilangnya cinta .Tetapi mengigillah dengan kedinginan kerana tiada lagi ada rasa.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jangan pernah bermimpi tentang cinta tanpa mampu memperjuangkannya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu. Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah kerana cinta tumbuh di hatimu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Berkasih sayang adalah suatu akhlak yang mulia. Oleh itu semai dan bajailah rasa kasih sayang dan cinta terhadap sesama insan, lebih-lebih lagi kepada Allah SWT kerana Allah terlalu kasihkan hambaNya lebih daripada seorang ibu mengasihi anaknya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta ia tetap hadir,ia datang bukan dengan nafsu atau keinginan tetapi kepasrahan tentang yang mutlak, itulah cinta terulung.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Usah gembira pada kelahiran cinta pertama. Jua usahlah menangis di awal kegagalan kerana kekeliruan seimbang pertemuan dan perpisahan. Kebahagiaan tidak semestinya kekal abadi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pergaulan dan cinta di antara lelaki dan perempuan pada hari ini diibaratkan seperti minyak dengan api, apabila tersentuh maka maraklah ia.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta adalah sebuah telaga yang tiada dasarnya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Untuk menyelami cinta dan cita-cita, anggap dahulu cinta itu derita dan cita -cita itu cahaya. Sebelum mendekati erti cinta, mengertilah dahulu erti cita-cita dan sebelum mengenal cinta, kenallah dahulu cita-cita.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta yang terselit pendustaan ibarat kehidupan yang bercampur gaul dengan penghinaan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, ghairah, romantika dan masih tetap menghargainya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta lebih mudah mekar di hati yang sedang dilanda kecewa. Cinta seperti ini adalah cinta yang mengharapkan belas kasihan, sebab itu bila sepi telah punah maka selalunya cinta juga akan turut terbang.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bukan dikatakan cinta apabila yang menjadi matlamatnya semata-mata untuk memiliki sepenuhnya. Tetapi cinta itu ialah perkongsian di dalam kecenderungan dan kegemaran serta perasaan bahawa diri orang yang anda cintai itu tidak kurang pentingnya dari anda.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jangan sesekali mengkhianati perasaan hati kamu kerana akibatnya, hanya kamu yang akan sengsara; bukan orang lain. Salah satu cabaran paling sukar dalam hidup ialah mencari orang yang tahu segala kelemahan dan kekurangan diri kamu, tetapi dia masih sangup menyayangi dan mencintai kamu dengan sepenuh hatinya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hanya ada satu pelita yang dapat kita pegang dan sentiasa menyala di mana-mana jua pun, yang tetap akan menerangi tempat-tempat yang jauh seperti menerangi tempat kita sendiri, iaitu rasa cinta dan kasih sayang pada segala yang bernyawa- Innayan Khan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Manusia merasa kesepian dari cinta kerana mereka kerap hanya membangun dinding, bukannya jambatan kasih sayang.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Mereka yang cintanya selalu dibalas,kurang mengerti perasaan cinta yang sebenar..~ Khan ~&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta yang dikaitkan dengan kepentingan peribadi akan berubah menjadi putus asa.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Dalam percintaan kamu janganlah kamu kesali perpisahan tetapi kesalilah pertemuan kerana tanpa pertemuan tidak ada perpisahan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kamu tidak akan mati kerana cinta, tetapi cinta cukup meracuni hidup kamu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kahwinilah orang yang lebih mencintai diri kita daripada kita mencintai diri orang itu. Itu lebih baik daripada mengahwini orang yang kita cintai tetapi tidak menyintai diri kita kerana adalah lebih mudah mengubah pendirian diri sendiri daripada mengubah pendirian orang lain.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hiduplah dengan cinta! Tetapi bukan bererti cinta buta. Kita dapat mencintai hidup dengan lebih baik, yaitu cintailah sekelilingmu, baik yang ada diluar dirimu atau didalam dirimu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata-mata.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Rasa cinta itu jika dipupuk ke arah dan sinar yang lurus akan membawa pengekalan abadi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Selagi usia di kandung badan .Selagi jiwa merantai hati&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bibir tidak perlu berkata , bila hati sudah bersuara nada cinta dan rindu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta membuatkan orang bersemangat untuk hidup, rasa cinta adalah satu rangsangan indah dalam kehidupan. Cinta adalah sesuatu yang subjektif, susah untuk ditafsirkan. Kadangkala kita merasakan apa yang kita alami itu cinta tapi sebenarnya bukan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta adalah penyakit manakala perasaan adalah kumannya. Perkahwinan pula merupakan ubat penawarnya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Ibaratkanlah kehilangan cinta itu umpama hilangnya cincin permata di lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pabila cinta tidak diajarkan di rumah, hampir tidak masuk akal untuk mempelajarinya di mana pun.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta yang tak berbalas itu bagaikan layang-layang putus talinya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kata pujangga cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya jelas sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan kita sehingga kadangkala kita melakukan hal terbodoh tanpa sedari.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Mencintai itu umpama bermain piano. Pertama, kita bermain ikut peraturannya. Kemudian, lupakan peraturannya dan main ikut hati.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Ruang kosong di antara celah-celah jari kita dicipta untuk dipenuhi oleh jari-jari orang lain.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta menakluk segala-galanya. Cinta dapat mengubah pondok kayu menjadi istana emas&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hidup kalau tak memakai cinta tak ubahnya seperti bumi kehilangan matahari -Aswir&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kamu tidak pernah kalah/kecewa dalam mencintai/menyayangi. Anda cuma kalah jika anda bertangguh.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan dakapan dan seringkali berakhir dengan air mata.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta menekan pertimbangan, memandang ringan bahaya dan cinta memandang enteng akan kematian&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tiada kasih yang lebih manis daripada kasih cinta. Tiada kasih yang lebih ngeri dari putus cinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta monyet ialah cinta keanak-anakan. Cinta palsu adalah sekadar basa-basi. Cinta materialistik merosakkan jiwa. Cinta sejati ialah cinta yang akan menghasilkan cita-cita yang luhur dan abadi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta adalah penyakit dan perkahwinan ialah sihat. Sakit dan sihat tidak bertemu.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Seseorang yang pernah mengalami kegagalan dalam percintaan, maka dia akan melihat kebahagiaan itu laksana melihat pelangi. Tidak pernah pelangi itu berada di atas kepalanya. Selamanya dia melihat pelangi itu berada di atas kepala orang lain.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hanya hati yang dapat menilai erti Cinta sejati. Dengarkan kata hati dan Cinta sejati tidak berlandaskan nafsu kerana ia adalah suci, lahir dari kasih dan sayang.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta akan hidup bersama dengan waktu, pabila waktu itu mati, maka matilah cinta suci itu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Seorang wanita akan memandang rendah terhadap lelaki yang menyatakan cinta kepadanya, terkecuali kalau memang lelaki itu yang diharapkannya.~ Elizabeth Stoddard ~&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Lelaki itu prosa alam, perempuan sajaknya. Cinta itu lagu dan perkahwinan orkestranya -Pepatah Denmark&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta boleh tumbuh dalam madu dan racun&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta tidak selalu bersama jodoh tapi jodoh selalu bersama cinta.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kehidupan ini seumpama bunga, maka cinta adalah madunya -Hamka&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Manusia yang dibakar api cinta dapat melihat di dalam gelap -Peribahasa Mexico&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hidup tanpa cinta ibarat taman tidak berbunga -Pepatah Inggeris&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta tidak mempunyai umur, ia sentiasa memudakan dirinya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta itu tidak buta tetapi ia tidak melihat -Pepatah Jerman&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Barangsiapa yang belum pernah jatuh cinta, ia telah membangunkan langit di atas bumi -Pujangga Barat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Orang yang menulis surat cinta itu kurus dan orang yang membacanya gemuk -Pepatah Belanda&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Keburukan dapat disembunyikan apabila timbulnya rasa cinta -Pepatah Greek&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta tidak mempunyai undang-undang&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta pandang pertama adalah cinta yang akan kekal abadi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta lebih tua daripada alam ini kerana alam ini dijadikan Allah atas dasar cinta -Muttanabi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta ialah penyakit -Taufiq Al-Hakim&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Yang termanis daripada yang manis di dunia ini ialah pujian kekasih yang terlontar daripada rasa cintanya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;~ 0oo0 ~&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;~ Koleksi madah cinta ini dikumpul dan disusun oleh Anna Abadi sebagai sumber rujukan ~&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-7252233188138932071?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/7252233188138932071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/ada-apa-dengan-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7252233188138932071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/7252233188138932071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/ada-apa-dengan-cinta.html' title='Ada Apa Dengan Cinta ?'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-1963605924563566483</id><published>2010-12-28T11:07:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T11:24:23.104-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Bungkusan Dari Ayah</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: green; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Sehari sebelum saya berangkat ke kota lain untuk melanjutkan study, &lt;br /&gt;ayah memanggil saya kedalam kamarnya dan berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ambil bungkusan ini dan buka hanya apabila kamu rasa buntu untuk&lt;br /&gt;menyelesaikan masalah kamu", kata ayah sambil menyerahkan sebuah&lt;br /&gt;bungkusan yang sederhana besar. Dan keesokan harinya ayah mengantar&lt;br /&gt;saya hingga ke stasiun bus dengan senyuman penuh makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, setelah hampir 3 bulan saya berada di kota, saya ditimpa satu masalah yang benar-benar membuat saya buntu dan hampir putus asa untuk menghadapinya. Saya teringat akan bungkusan yang ayah berikan dulu. Saya kira, inilah masanya untuk saya membuka rahasia yang tersirat di balik bungkusan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di dalam bungkusan itu terdapat sehelai sejadah lama, sehelai kain sarung baru dan sebuah kompas penunjuk arah kiblat serta secarik kertas yang berbunyi :&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: green; font-family: arial;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;"....Tiada namanya lautan jika ia tidak bergelora, tiada namanya bumi jika tidak ditimpa hujan dan tidak namanya kehidupan jika tiada masalah. Sebagaimana warna menyempurnakan lukisan, masalah pula adalah penyempurnaan kehidupan. Bersyukurlah, sekurang-kurangnya kamu masih hidup dan Tuhan masih menyayangi kamu, karena itu dianugerahkan oleh-Nya masalah. Buat kamu menajamkan lagi akalmu. Tenang dan rapatkan kedua tangan menadah doa mohon petunjuk kepada Allah SWT. Karena sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Muhammad Shalleh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terpana, ternyata itu adalah hadiah daripada kakek saya kepada ayah saya dan sekarang diwariskan kepada saya. Dan sejak dari hari itu, saya selalu mengucapkan syukur setiap kali saya dilanda masalah karena saya tahu bahwa Tuhan masih menyayangi saya.......... &lt;br /&gt;&lt;/b&gt; &lt;/i&gt; &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-1963605924563566483?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/1963605924563566483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/bungkusan-dari-ayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1963605924563566483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1963605924563566483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/bungkusan-dari-ayah.html' title='Bungkusan Dari Ayah'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-4651736623007496785</id><published>2010-12-28T11:02:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T11:48:36.520-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Hati Yang Tersentuh</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue;"&gt;Karena wataknya yang tegas dan keras, Sayyidina Umar bin Khatthab dijuluki Al-Faruq, yang berarti pembeda antara yang haq dan yang batil. Tubuh beliau gagah dan kekar, suaranya lantang, dengan pedang selalu disandangnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;Suatu hari beliau naik kuda. Tiba-tiba ia mendengar seseorang membaca Al-Quran surat At-Thuur ayat 7-8, maka jatuhlah beliau dari kudanya. Beliau pingsan, tak sadarkan diri. Beberapa Sahabat lalu menggotong beliau ke rumahnya. Sejak itu, hampir sebulan beliau tak pernah keluar dari rumah. &lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;Apa sebenarnya yang terjadi?. Meskipun berhati keras, rupanya Sayyidina Umar sangat halus perasaannya. Hatinya peka, gampang tersentuh dan melelehkan air mata. Setiap hari, beliau mencatat semua amalannya dalam buku harian. Hari Jum'at baru beliau buka. Bila beliau membaca catatan tentang sesuatu amalan yang tidak diridhai Allah, maka dipukullah dirinya dengan cemeti sambil berkata, "Apa demikian ini perbuatanku?." &lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;Rupanya ayat yang membuat Sayyidina Umar pingsan itu adalah ayat azab Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;"Sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, tidak seorang pun yang dapat menolaknya." &lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;Pantas beliau pingsan seketika.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-4651736623007496785?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/4651736623007496785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/hati-yang-tersentuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4651736623007496785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/4651736623007496785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/hati-yang-tersentuh.html' title='Hati Yang Tersentuh'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-1387960369754564146</id><published>2010-12-28T10:38:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T11:18:29.749-08:00</updated><title type='text'>Kisah Penjual Tempe</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sebuah desa di pedalaman Tanah Jawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di situ ada seorang perempuan tua yang kuat beribadah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pekerjaannya ialah membuat tempe dan menjualnya di pasar setiap hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;itu merupakan satu-satunya sumber pendapatannya untuk menyambung hidupnya.&lt;br /&gt;Tempe yang dijualnya merupakan tempe yang dibuatnya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu pagi, seperti biasa, ketika beliau sedang bersiap-siap untuk pergi menjual tempenya, &lt;br /&gt;tiba tiba dia kaget ternyata tempenya yang terbuat daripada kacang kedelai hari itu masih,&lt;br /&gt;separuh jadi. Kebiasaannya tempe yang dibuatnya telah masak sebelum berangkat untuk dijual kepasar. Diperiksanya beberapa bungkusan yang lain. Ternyata memang kesemuanya belum masak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perempuan tua itu amat sedih sebab tempe yang masih belum masak itu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;pastinya tidak akan laku terjual dan tiadalah ia memperoleh rezeki pada hari itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam suasana hatinya yang sedih, dia pasrah kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dia yang memang kuat beribadah teringat akan firman Allah SWT yang menyatakan,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bahwa Allah dapat melakukan perkara-perkara gaib, bagi Allah tiada hal yang mustahil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu diapun pergi mengambil air wudhu tuk melakukan sholat sunnah 2 rakaat setelah itu ia mengangkat kedua tangannya sambil berdoa , Ya Allah aku memohon kepadaMu agar hari ini dimudahkan bagiku tuk mencari rizki, dan kacang kedelaiku dapat cepat masak dan menjadi tempe. Amin.....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia sangat yakin bahwa Allah pasti mengabulkan doanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan tenang perempuan tua itu menekan-nekan bungkusan bakal tempe&lt;br /&gt;dengan ujung jarinya dan dia pun membuka sedikit bungkusan.&lt;br /&gt;Namun, dia termenung seketika sebab tempe itu masih setengah jadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun dia tidak putus asa, sebaliknya ia berfikir mungkin doanya kurang khusyu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dia pun kembali mengangkat kedua tangannya dan memanjatkan doa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Ya Allah, aku tahu bahwa tiada yang mustahil bagi - Mu,&lt;br /&gt;mudahkanlah aku supaya hari ini aku dapat menjual tempe karena inilah mata pencarianku,&lt;br /&gt;jadikanlah tempe ku masak Ya Allah, Amin.....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan penuh harapan dia pun sekali lagi membuka sedikit bungkusan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;berharap sesuatu terjadi pada tempenya itu, apa yang terjadi?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia termangu ternyata tempenya masih tetap belum masak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu hari pun semakin meninggi, sudah tentu aktivitas dipasar sudah ramai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;namun dia tetap tidak kecewa atas doanya yang belum terkabul.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walau bagaimanapun karena keyakinannya yg sangat tinggi,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dia memutuskan untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perempuan tua itu pun berserah pada Allah dan meneruskan perjalanannya ke pasar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sambil berdoa dengan harapan apabila sampai di pasar kesemua tempenya akan masak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia berfikir mungkin keajaiban Tuhan akan terjadi selama perjalanannya ke pasar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum keluar dari rumah, ia sempat mengangkat kedua tangannya untuk berdoa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Ya Allah, murahkanlah aku keselamatan dan mudahkanlah urusanku,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku Ya Allah , Amin ".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu dia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan dia tetap tidak lupa membaca doa di dalam hatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesampainya di pasar, segera dia meletakkan barang-barangnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hatinya betul-betul yakin yang tempenya sekarang pasti sudah menjadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan hati yang berdebar-debar dia membuka bakulnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan tempe yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlahan-lahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;namun tempenya masih belum masak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;seketika itu ia menarik nafas dalam-dalam.&lt;br /&gt;Dalam hatinya sudah mulai merasa sedikit kecewa&lt;br /&gt;dan putus asa kepada Allah karena doanya tidak dikabulkan.&lt;br /&gt;Dia merasakan Allah tidak adil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah tidak kasihan padanya,&lt;br /&gt;inilah satu-satunya mata pencariannya, hasil jualan tempe.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia hanya duduk saja tanpa menggelar barang jualannya sebab dia merasa,&lt;br /&gt;bahwa tiada orang yang akan membeli tempe yang baru separuh jadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu hari pun semakin petang dan pasar sudah mulai sepi,&lt;br /&gt;para pembeli sudah mulai berkurang.&lt;br /&gt;Dia melihat - lihat kawan - kawan sesama penjual tempe,&lt;br /&gt;tempe mereka sudah hampir habis.&lt;br /&gt;Dia tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan&lt;br /&gt;bahwa hari ini tiada hasil jualan yang bisa dibawa pulang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun sebenarnya jauh di sudut hatinya masih menaruh harapan kepada Allah,&lt;br /&gt;pasti Allah akan menolongnya. Walaupun dia tahu bahwa pada hari itu&lt;br /&gt;mungkin dia tidak akan dapat pendapatan langsung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun dia tetap berdoa, "Ya Allah, Ya Rabbi Tuhanku Yang Maha Adil dan Bijaksana,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum masak ini."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiba-tiba dia dikejutkan dengan teguran seorang wanita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Maaf ya, saya ingin bertanya, apakah nene` menjual tempe yang belum jadi?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari tadi saya sudah pusing, keliling pasar ini untuk mencarinya tapi masih belum mendapatkannya".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;perempuan tua itu termenung dan terpinga-pinga seketika. Hatinya terkejut sebab sejak berpuluh tahun menjual tempe, belum pernah seorang pun pelanggannya mencari tempe yang belum jadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dia pun gembira dalam hatinya dan bersyukur kepada Allah. Wanita itu pun memborong habis semua tempenya yang belum jadi itu. Sebelum wanita yang membeli tempenya itu pergi, dia sempat bertanya, Mengapa hendak membeli tempe yang belum jadi?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dan Wanita itu pun menerangkan bahwa anaknya yang kini berada di Kairo - Mesir yang sedang melanjutkan studi, ingin sekali makan tempe dari desa. karena tempe itu akan dikirimkan ke luar negeri, si ibu terpaksa membeli tempe yang belum jadi supaya apabila sampai di Kairo nanti menjadi tempe yang masak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau dikirimkan tempe yang sudah jadi, nanti disana tempe itu sudah tidak bagus lagi dan rasanya pun kurang enak. Perempuan tua itu pun keheranan dan berfikir rupa-rupanya doanya sudah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dikabulkan oleh Allah...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;pesan moral :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Allah sewaktu berdoa, padahal sebenarnya Allah lebih mengetahui apa yang kita perlukan dan apa yang terbaik untuk diri kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua: Senantiasalah berdoa dalam menjalani kehidupan sehari - hari kita sebagai hamba - Nya yang lemah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan sekali-kali berputus asa terhadap apa yang dipinta.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Percayalah bahwa Tuhan akan mengabulkan doa kita, sesuai dengan rencana - Nya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yang mungkin di luar jangkauan kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Doa adalah lagu hati yang membimbing kearah singgasana Tuhan meskipun di tingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;~ Khalil Gibran ~&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-1387960369754564146?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/1387960369754564146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-penjual-tempe.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1387960369754564146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/1387960369754564146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/kisah-penjual-tempe.html' title='Kisah Penjual Tempe'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-3897327167222283322</id><published>2010-12-28T10:12:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T10:40:39.788-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pojok Inspirasi'/><title type='text'>Kata Bijak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu. Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Frederick Smith, Pendiri Federal Express&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan, Pengakuan adalah motivasi terkuat. Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat "disisipkan" diantara pujian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;May Kay Ash, Pendiri Kosmetik Mary Kay&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannnya. Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus, Tanpa inspirasi.... kita akan binasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Walt Disney, Pendiri Walt Disney Corporation&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan yang sangat buruk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;P.T. Barnum, Anggota Pendiri Sirkus Barnum &amp;amp; Bailey&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;John Naisbitt, Pemimpin Umum Naisbitt Group&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Thomas A. Edison, Penemu dan Pediri Edison Electric Light Company&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Alexander Graham Bell, Penemu dan Mantan Presiden National Geographic Society&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jangan biarkan jati diri menyatu dengan pekerjaan Anda. Jika pekerjaan Anda lenyap, jati diri Anda tidak akan pernah hilang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Gordon Van Sauter, Mantan Presiden CBS News&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Charles "Tremendeous" Jones, Presiden Life Management Services, Inc.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan, tetapi keikutsertaan ... Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Baron Pierre de Coubertin, Pendiri &amp;amp; Presiden pertama Komite Olimpiade International&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Tujuan Hidup adalah gawang, di mana Anda mengarahkan tendangan bola dengan segenap konsentrasi dan kekuatan yang Anda miliki. ~Hillary Jones~.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Gagasan bukan sesuatu, tetapi gagasan adalah yang menciptakan sesuatu. ~Napoleon Hill~.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Selamanya Anda tidak akan pernah tahu siapa diri Anda, sampai Anda bisa melihat hasil karya Anda. ~Martha Grimes~.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Menjalani hidup dari tujuan akhir, adalah langkah menaiki tangga kekuatan di dalam diri yang akan menyadarkan Anda, bahwa kegagalan merupakan jalan kesuksesan. ~James Allen~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jadilah diri sendiri. Milikilah Visi, harapan optimisme, tujuan dan prinsip hidup. Anda akan menjadi sosok yang dipotret oleh visi Anda. ~Peter Nivio Zarlenga~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Hanya dengan berpedoman pada prinsip kebenaran abadi, yang akan tetap mendorong Anda untuk mencapai tujuan ideal. Anda akan tetap sabar, ketika dunia tidak mempedulikan nasib Anda. Anda akan tetap tenang ketika orang lain menggoda Anda dengan pujian. ~Honore de Balzac~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jangan terjebak dalam kesalahan hidup, di mana Anda mencoba meraih tujuan hidup secara instant sekaligus dan langsung besar, bagaikan aksi sulap yang dapat mentransformasikan khayalan menjadi realita. Perlu Anda ketahui, sesuatu yang besar itu tidak pernah tercipta kecuali Anda memulai dengan sesuatu yang kecil untuk pertama kali. kesuksesan seseorang, pada umumnya direalisasikan bukan oleh perubahan nasib mendadak, melainkan dari langkah yang sederhana, secara terus menerus menapaki tangga kemajuan. ~Andrew Wood~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Prestasi besar adalah hak yang pantas bagi orang yang punya harapan optimis. ~J. Harold Wilkins~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Tidak mungkin Anda naik ke lantai dua tanpa tangga. Jangan membuat rumusan tujuan tanpa tangga, karena semakin sering Anda tidak dapat merealisasikan tujuan, akan membuat gairah Anda berkurang dan tersa menyakitkan. Buatlah tujuan yang mempunyai tangga, lalu menapaklah secara bertahap. Dan rasanya hanya itu jalan menuju ke puncak. ~Emil Zatopek~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jika Anda tidak mau merumuskan tujuan hidup bagi diri Anda maka Anda akan bekerja untuk merealisasikan tujuan hidup milik rang lain. ~Brian Tracy~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Merealisasikan kesuksesan yang Anda pilih, mutlak membutuhkan perjuangan menemukan objek konsentrasi, pedoman hidup yang Anda yakini, motivasi yang dapat mendorong, dan inspirasi yang dapat mencerahkan. ~Tony Dorestt~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Bersiaplah untuk menyongsong kedatangan peluang hidup. Nasib baik adalah ketika persiapan dan peluang bertemu. ~Roy D. Chapin Jr.~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Awalnya cita - cita besar itu di pandang tidak mungkin terjadi, lalu mungkin, kemudian dan seringkali terjadi. ~ Cristopher Reeve ~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Berpeganglah pada materi visualisasi yang telah Anda ciptakan karena itulah esensi kepemimpinan yang sukses. Saya belajar ini tidak sekedar di dalam gedung bioskop tapi di semua tempat. ~Ronald Reagan~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kebahagian sejati akan Anda dapatkan ketika Anda mengabdikan diri pada tujuan yang luhur. ~Jason Mason Brown~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pikiran Anda hanya akan bekerja ketika disodorkan satu objek sasaran yang jelas dalam satu waktu. Maka sodorkan kepadanya muatan positif dan konstruktif. ~H. Jackson Brown~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya mempunyai cita-cita besar di samping juga saya menghadapi tantangan besar. taklukkanlah tantangan demi pengabdian atas cita-cita besar. ~Dr. Johanes Salk, Penggagas Vaksin Polio~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Semua orang menginginkan kesuksesan. Bagi saya kesuksesan hanya bisa diraih dengan kegagalan dan intropeksi diri. ~Soichiro Honda~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Menjalani meditasi dan mengarahkan konsentrasi pada satu objek dalam satu waktu, akan mengajarkan Anda tentang bagaimana mengerahkan fokus yang Anda pilih. ~Eknath Easwaran~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Tantangan bagi setiap orang adalah bagaimana membuang ide lama yang menghalangi realisasi ide baru, bukan bagaimana menggagas ide baru. (Seth Godin)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kenyataan hidup mengajarkan, bukan peluang yang menciptakan kemauan, tetapi kemauanlah yang menciptakan peluang. (John C Maxwell)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Benih semua prestasi adalah kemauan, bukan harapan atau impian . (Napoleon Hill)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Orang sukses mendapatkan keuntungan dari kesalahan yang dilakukan, lalu mencobanya sekali lagi. (Dale Carnegie)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Semakin giat Anda mencari keamanan hidup, semakin berkurang rasa aman yang Anda miliki. Semakin giat Anda mencari peluang kemungkinan hidup, semakin banyak keamanan yang akan Anda raih. (Ralph Marstone)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ketika kekalahan datang, terimalah kekalahan itu sebagai isyarat bahwa rencana Anda kurang kokoh. Perbaikilah rencana Anda sekali lagi dan teruskan perjalanan menuju tujuan. (Napoleon Hill)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Gagasan merupakan sumber kemakmuran, sumber kesuksesan, sumber kekayaan, sumber penemuan dan sumber prestasi. (Mark Viktor Hansen)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Milikilah mentalitas jagoan ketika Anda memutuskan naik tangga, tetapi jangan lupa menjadi penyembuh ketika keadaan memaksa Anda turun, agar Anda bisa naik ke tangga yang tinggi. (John Heider).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Setiap kesengsaraan, kegagalan dan kenestapaan hidup senantiasa membawa benih - benih keuntungan yang lebih besar. (Ralph Emerson)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya sampai pada kesimpulan, bahwa seluruh kegagalan saya di masa lalu ternyata menciptakan pemahaman baru tentang hidup yang sekarang saya nikmati. (Anthony Robbins)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Siapa pun tidak akan sanggup menyelesaikan pekerjaan besar sebelum sanggup mengatasi dirinya. (Lowell)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Untuk menarik ketertarikan orang lain, maka Anda harus lebih dulu menjadi pribadi yang menarik. Untuk menarik orang kuat maka Anda harus lebih dulu menjadi orang kuat . Jadilah sosok yang Anda inginkan sehingga Anda mampu menarik orang lain yang Anda inginkan. (Jim Rohn)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Orang sukses itu umumnya ahli dalam menyederhanakan masalah hidup, sehingga ia selamat dari perdebatan argumen, perbedaan pendapat, dan keragu-raguan yang tidak perlu. Ia memotong serangkaian masalah dengan solusi yang dibutuhkan oleh semua orang. (michael Korda)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Materi hidup yang perlu Anda pelajari adalah bagaimana mengatasi keadaan ketika peristiwa yang tidak Anda inginkan terjadi. (Greg Philip)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Segelap apa pun keadaan yang terjadi dalam hidup, jangan pernah menutup mata untuk melihat kemungkinan, sebab selalu ada peluang disana. (Norman Vincent Peale)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jangan Anda membuang waktu untuk mengatasi masalah sementara Anda belum tahu apa yang benar - benar penting bagi Anda. (Peter Senge)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mungkin saja Anda akan dikalahkan oleh keadaan untuk sesaat, tetapi Anda tidak akan kalah untuk selamanya kecuali Anda kalah oleh diri sendiri. (Maya Angelou)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Memang Anda tidak diberi kewenangan untuk mengubah keadaan dunia, tetapi Anda bisa mengubah dunia dengan mengubah sikap Anda terhadap dunia. (Zig Ziglar)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Carilah ilmu dan kekayaan jika Anda memilih cita-cita sebagai pemimpin. Ilmu akan menyelesaikan masalah kelompok orang `khusus` yang Anda pimpin, sedangkan harta akan membantu Anda menyelesaikan masalah kelompok orang `umum`. (Ali Bin Abi Thalib)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jika Anda ditanya rumus apakah yang bisa menjamin kesuksesan seseorang? Jawablah dengan mudah: Tambahlah jumlah kegagalan Anda! Mungkin Anda mengira kegagalan merupakan musuh kesuksesan, padahal sama sekali Tidak. Anda boleh memilih menjadi binasa karena kegagalan atau memilih belajar dari kegagalan. Majulah dan jangan Anda menghindari kegagalan karena takut gagal. Biasanya kesuksesan Anda temukan di lokasi yang tidak jauh dari tempat Anda gagal. (Thomas J. Watson)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jadikanlah kegagalan sebagai guru bukan belenggu yang menghancurkan hidup Anda, karena sesungguhnya kegagalan adalah penundaan, bukan kekalahan yang mengakhiri segalanya. Hanya ada satu cara untuk menghindari kegagalan: Jangan katakan, jangan lakukan, dan jangan menginginkan sesuatu. (Denis Waitley)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Hampir semua orang sukses yang sudah saya temui mengatakan: Hidup saya mulai berubah sejak keyakinan saya berubah. (Dr. Robert Schuller)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Keberanian bukanlah Anda melakukan sesuatu tanpa rasa takut, tetapi menjadikan ketakutan sebagai sumber melakukan. (Filsafat Pejuang Gagasan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Nasibmu adalah kumpulan dari tindakanmu, dan kumpulan dari apa yang sanggup engkau lakukan. Tidak ada lagi. (Mahatma Gandhi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;**************************&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kebahagiaan biasanya merupakan hasil dari sebuah pengorbanan. Sebelum tidur, bertanyalah, kebaikan apa yang sudah kulakukan hari ini ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;~ 0oo0 ~&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-3897327167222283322?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/3897327167222283322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/pojok-inspiratif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3897327167222283322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/3897327167222283322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/pojok-inspiratif.html' title='Kata Bijak'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-769268783573859826</id><published>2010-12-27T19:29:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T19:46:42.044-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pojok Photoshop'/><title type='text'>Membedakan foto asli dan rekayasa</title><content type='html'>Ada satu orang di Indonesia yang seringkali dimintai pertolongan untuk membedakan foto asli dan rekayasa, Roy Suryo. Sebenarnya cara yang dilakukannya cukup mudah dan Anda pun bisa. Sering kali pula saya mencoba sendiri rekayasa foto untuk keperluan manipulasi prewedding ataupun keinginan pembuatan portofolio. Sudah pasti cara yang saya lakukan ini juga seringkali dipakai oleh orang-orang yang menginginkan membuat sensasi di internet dengan memunculkan foto-foto porno hasil editan software grafis, yang membedakan hanya objek dan tujuannya atuaupun  teknik manipulasinya. Bagaimana cara membedakan itu foto asli atau rekayasa? Ini hampir sama dengan cara seorang detektif yang menggunakan reka ulang, karena setiap kejadian pasti akan menimbulkan jejak. Nah, jejak inilah yang akan kita cari. &lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Meta data&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk membaca meta data sebuah file gambar, Anda bisa menggunakan windows explorer. Klik kanan pada gambar digital Anda &amp;gt; Properties &amp;gt; Summary &amp;gt; Advanced. Dalam foto yang asli bidikan kamera, ada informasi yang dapat dibaca di bagian &lt;i&gt;equpment make&lt;/i&gt; (pada contoh gambar satu adalah sony), dan informasi jenis kamera. Jika foto ini hasil rekayasa, biasanya tidak ada informasi detail seperti contoh ataupun juga jenis kamera yang tidak support summary data. Foto asli biasanya menyertakan data IPTC, History, dan Origin, bila ada copyright juga akan dimasukkan dalam meta data ini. Meskipun dengan meta data kita bisa mengetahui foto yang asli atau bukan, sebuah foto hasil rekayasa juga bisa dimasukkan meta data yang mirip foto yang asli. Meta data juga bisa anda temukan dengan menggunakan software, bisa menggunakan adobe photoshop dengan cara klik menu File &amp;gt; File Info atau dengan software&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dengan properties" class="aligncenter size-full wp-image-150" height="499" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_dengan_properties.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_dengan_properties.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa dengan properties" width="358" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 1. metadata summary properties WinExplorer&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa menggunakan photoshop" class="aligncenter size-full wp-image-151" height="270" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_photoshop.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_photoshop.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa menggunakan photoshop" width="450" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_photoshop.png"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Gambar2. metadata menggunakan adobe photoshop&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa menggunakan acdsee" class="aligncenter size-full wp-image-152" height="270" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_acdsee.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_acdsee.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa menggunakan acdsee" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_acdsee.png"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Gambar 3. metadata menggunakan ACDSEE&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;2. Sumber cahaya yang berbeda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada foto asli, sumber cahaya datang dari satu arah dan berlaku pada objek-objek lain dalam foto tersebut. Misalnya sama-sama cahaya matahari atau lampu. Intensitas cahaya yang berbeda antar bagian juga menunjukkan foto tersebut hasil rekayasa.&lt;br /&gt;Misalnya dalam potongan foto gambar empat , terlihat cahaya datang tepat dari depan mengenai wajah, cahaya datang dari atas mengenai bantal. Kemudian ada bayang-bayang di bantal yang menandakan cahaya berasal dari samping kiri. Arah sumber cahaya yang berbeda-beda ini menyimpulkan bahwa foto ini adalah rekayasa.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-cahaya.png"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari cahaya" class="aligncenter size-full wp-image-153" height="270" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-cahaya.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-cahaya.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari cahaya" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 4. perbedaan arah cahaya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;3. Pola ketajaman pixel gambar yang tidak sama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebuah foto asli dalam format JPG, seharusnya memiliki pola yang sama baik itu di bagian wajah, tubuh, atau background. Pola ini dapat dilihat jika foto tersebut di zoom hingga kelihatan piksel-pikselnya. Dalam contoh ini, pola wajah terlihat sangat halus, dan pola background terlihat sangat kasar.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan pola pixel" class="aligncenter size-full wp-image-154" height="270" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-pola-pixel.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-pola-pixel.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan pola pixel" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 5. &lt;/i&gt;&lt;i&gt;Pola ketajaman pixel gambar yang tidak sama&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;4. Efek blur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan Adobe Photoshop atau software pengolah gambar yang lain, zoom sebuah foto hingga setiap satu piksel kelihatan jelas (misalnya zoom 1000%). Piksel-piksel yang baur, menunjukkan foto itu telah direkayasa dengan efek blur. Contoh berikut ini menunjukkan bahwa daerah 1 adalah asli, sedangkan daerah 2 adalah rekayasa.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari efek blur" class="aligncenter size-full wp-image-155" height="270" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-efek-blur.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-efek-blur.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari efek blur" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 6. Perbedaan blur pada linkaran 1 dan 2&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;5. Perbatasan yang tidak sempurna&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Foto hasil rekayasa yang merupakan gabungan dua buah foto atau lebih, misalnya wajahnya milik artis tertentu tetapi tubuhnya milik orang lain, memiliki perbatasan (sambungan) yang kurang sempurna (misalnya di bagian leher atau dagu, badan dengan background).&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan tepian" class="aligncenter size-full wp-image-156" height="270" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-tepian.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-tepian.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan tepian" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 7.  Pengubahan gambar terutama tepian adalah trik yang paling sering dilakukan&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;6. Perbedaan &lt;a href="http://www.ahlidesain.com/tag/warna" title="warna"&gt;warna&lt;/a&gt; kulit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Foto Jihan Fahira ini menunjukkan foto rekayasa, Karena perbedaan &lt;a href="http://www.ahlidesain.com/tag/warna" title="warna"&gt;warna&lt;/a&gt; kulit antara wajah dengan leher atau tubuh. Juga berbeda dari arah datang cahaya dan intensitas cahaya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan warna" class="aligncenter size-full wp-image-157" height="270" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-warna.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-warna.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan warna" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 8.  Perbedaan warna pipi kiri dan kanan cukup terlihat&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;7. Proporsi tubuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Foto asli, selalu memberikan proporsi tubuh yang ideal, misalnya perbandingan kepala dengan leher, perbandingan kepala dengan badan. Jika orang yang merekayasa foto kurang terampil, perbandingan yang ada tidak natural.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari proporsi" class="aligncenter size-full wp-image-158" height="270" original="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-proporsi.png" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-proporsi.png" style="display: block;" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari proporsi" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 9.  Proporsi tubuh anak letak kanan tidak sesuai &lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;dengan dua anak letak kiri&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;8. Logika&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Meskipun kita telah menggunakan teknik-teknikpendeteksian di atas atau yang lebih canggih (analisis histogram, error level, dan gray level yang biasa dilakukan orang profesional) untuk menyelidiki suatu foto itu asli atau rekayasa, jika orang yang merekayasa foto tersebut sangat mahir, hasil fotonya kelihatan benar-benar asli dan natural. Dalam kasus ini kita menggunakan logika sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Justifikasi adalah hal yang kurang bijaksana untuk menyikapi foto-foto rekayasa yang sebagian banyak terjadi di Indonesia apalagi di luar, kita akan terpedaya jika tidak hati-hati terhadap foto-foto tersebut jika kita menyangkanya adalah foto asli padahal adalah rekayasa orang-orang yang mengingikan popularitas bisa satu pihak atau beberapa pihak. Semoga manfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8183438656605638067-769268783573859826?l=warungpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://warungpojok.blogspot.com/feeds/769268783573859826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/769268783573859826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8183438656605638067/posts/default/769268783573859826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://warungpojok.blogspot.com/2010/12/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa.html' title='Membedakan foto asli dan rekayasa'/><author><name>Warung Pojok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15858120756928296611</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8183438656605638067.post-5602856058445686935</id><published>2010-12-27T18:20:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T18:37:28.285-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Infrared Photography'/><title type='text'>Membuat Foto IR dengan Photoshop</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa itu foto IR?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Foto IR (Infra Red) adalah salah satu jenis foto yang selalu bikin saya kagum sekaligus penasaran…. pengen banget nyoba foto IR, soalnya warna ijo daun berubah jadi warna coklat atau putih seolah-olah da
